3 Keutamaan Membaca Surat Al-Baqarah

[ AyoJalanTerus.com ]  Al-Qur’an adalah kitab penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.  Melalui kitab ini, Allah mengajarkan berbagai hal tentang semesta. Setiap surat di dalamnya, memiliki keutamaan tersendiri jika dibaca lalu diamalkan.

Seperti surat-surat lainnya dalam Alquran, Surat Al-Baqarah juga memiliki keutamaan. Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW bahkan mengatakan bahwa orang yang meninggalkan surat al-Baqarah dalam hidupnya, maka ia akan merugi.Garis besar kandungan surat ini berisi tentang hukum-hukum dalam syariat Islam.

Selain memperoleh pahala dari Allah SWT, membaca surat Al-Baqarah juga bisa menjadi senjata yang sangat ampuh dalam menghadapi musuh utama manusia yakni iblis dan bala tentaranya. Terlebih jika kandungan surat ini dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.  Berikut ringkasan 3 Keutamaan Membaca Surat Al-Baqarah

1. Al-Baqarah Sebagai Penjagaan
Keutamaan pertama yang didapat ketika membaca surat Al-Baqarah adalah untuk penjagaan. Seperti sabda Rasulullah yang artinya: “Janganlah kalian menjadikan rumah laksana kuburan, karena sesungguhnya rumah yang di dalamnya diba syetan.” (HR. Tirmidzi, dan ia menyatakan hadits ini hasan shahih).

Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw. bersabda, Abu Mas’ud al-Anshari berkata: Rasulullah bersabda, “Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah di malam hari, maka cukuplah baginya untuk melindungi (dari marabahaya).” (HR.Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain, Rasulullah membenarkan pernyataan penampakan syetan yang disampaikan ke Abu Hurairah, “Apabila kamu merebahkan diri di pembaringan, maka bacalah ayat Kursi. Karena dengan begitu malaikat Allah akan senantiasa menjagamu, dan syetan tidak akan mendekatimu sampai pagi.” (HR. Bukhari).

2. Al-Baqarah untuk Pengusiran
Tidak hanya untuk penjagaan, namun surat Al-Baqarah juga memiliki keutamaan yaitu untuk pengusiran. Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah kalian menjadikan rumah laksana kuburan, karena sesungguhnya syetan akan lari (kabur) dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah.” (HR. Muslim).

‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Semoga aku tidak mendapatkan salah seorang di antara kalian meletakkan salah satu kakinya di atas kakinya yang lain, sambil bernyanyi dan meninggalkan surat al- Baqarah tanpa membacanya.

Sesungguhnya syetan akan lari dari rumah yang dalamnya dibacakan surat al-Baqarah. Sesungguhnya rumah yang kosong adalah rumah yang hampa dari kitab Allah (al-Quran).” (HR. an-Nasai).

Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw. bersabda, “Dalam surat al-baqarah ada ayat yang dinamakan tuan (penghulu) ayat al-Qur’an, yaitu ayat Kursi. Tidaklah ayat itu dibaca di dalam rumah yang ada syetannya (jin pengganggu), kecuali syetan itu akan keluar darinya.” (HR. Hakim dan ia menshahihkannya).

3. Al-Baqarah untuk Penyembuhan
Keutamaan dahsyat selanjutnya dari membaca surat Al-Baqarah adalah untuk penyembuhan. Hal ini pernah dipraktikkan oleh Rasulullah SAW saat melihat seorang yang menderita linglung (gila). Rasulullah SAW kemudian meruqyahnya dengan membacakan surah Al-Baqarah dan beberapa surat lainya. Laki-laki yang sakit tadi langsung berdiri seolah tidak mengalami sakit apapun.

Ubay bin Ka’ab berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah, lalu datanglah orang Badui dan berkata, “Wahai Nabi Allah, aku punya saudara laki-laki yang sedang sakit.” Beliau bertanya, “Apa sakitnya?” Dia menjawab, “Linglung (gila)”. Beliau bersabda, “Bawa dia kemari”. Lalu ia dibawa ke hadapan Rasulullah. Dan Rasulullah meruqyahnya dengan membaca al-Fatihah, empat ayat pertama dari surat al-Baqarah, dua ayat 163 dan 164, ayat Kursi, tiga ayat di akhir surat al-Baqarah, ayat 18 dari surat Ali Imran, ayat 54 dari surat al-A’raf, 4 ayat di akhir surat al-Mukminun, 3 ayat dari surat al-Jin, 10 ayat di awal surat as-Shaffat, 3 ayat di akhir surat al-Hasyr, surat al-Ikhlas, al-Mu’awwidzatain (surat al-Falaq dan an-Nas). Lalu berdirilah laki-laki yang sakit tadi, seakan ia tidak mengalami sakit apapun (dalam keadaan sehat).” (HR. Ahmad). Itulah sebabnya jika sedang dalam keadaan sakit, cobalah untuk membaca surat Al-Baqarah agar mendapat kesembuhan dari Allah SWT.

Itulah tiga keutamaan yang akan diperoleh dari surat Al-Baqarah. Maka dari itu, perbanyaklah membaca surat Al-Baqarah tanpa mengabaikan surat-surat lainnya. Mari ikuti semua perintah Allah SWT dan sunnah Rasul-Nya, agar hidup bahagia di dunia dan akhirat.



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





😉 Anda Sudah Membaca ✔️ 3 Keutamaan Membaca Surat Al-Baqarah



Selengkapnya

Ternyata Mukjizat Terbelahnya Bulan Juga Disaksikan Bangsa Maya dan India

[ AyoJalanTerus.com ]  Seperti yang Anda lihat dari gambar rille yang biasanya disebut sebagai bekas terbelahnya bulan yang terjadi sebagai Mujizat Nabi Muhammad, menunjukkan dengan jelas bahwa itu adalah bekas terbelah yang relatif kecil di wajah bulan dan tidak meluas sepanjang permukaan bulan seperti yang diharapkan.

Belum bisa dipastikan apakah bekas dibulan ini adalah akibat dari pernah terbelahnya bulan pada masa Rasulullah saw atau bukan. Tidak ada bukti Ilmiah yang mengarah kepada hal tersebut.



Lalu Apa Sekarang ?!

Apakah itu berarti terbelahnya bulan tidak pernah terjadi ?!
Apakah itu menyanggah Mukjizat yang Nabi tunjukkan kepada orang-orang Mekkah ?!

Meskipun gambar-gambar itu tidak dapat digunakan sebagai bukti kuat keajaiban atau mukjizat yang terjadi pada abad ke-7 M. namun masih belum ada penjelasan konklusif tentang asal mula struktur bulan yang dimaksud tersebut.

Perlu diingat! Al-Qur'an Suci adalah keajaiban tersendiri, dan sebuah buku penuh dengan segala macam mukjizat. Namun Muslim harus sangat berhati-hati dalam upaya mereka menjelaskan mukjizat ilmiah Al-Quran dengan cara yang tidak membahayakan kredibilitas kitab suci.

Sama sekali tidak perlu membesar-besarkan bukti tertentu untuk membuatnya cocok dengan beberapa fakta yang disebutkan dalam Al Qur'an.

Ingat! Sampai saat ini, banyak fakta ilmiah dalam Quran bertentangan dengan teori-teori ilmiah pada saat itu.

Namun ini tidak  berarti bahwa sains benar dan Quran salah.  Dalam banyak kasus penemuan-penemuan baru membuktikan teori-teori lama yang salah dan hak Al-Quran, (seperti perluasan alam semesta untuk ex.) Dalam kasus lain, penafsiran kita terhadap ayat-ayat Alquran salah.

 Bagaimanapun, sebagai seorang Muslim, kita tak pernah meragukan kredibilitas Quran.

SAKSI DARI TEMPAT LAIN.



Jika para pelancong yang datang dari Suriah dan Yaman menyaksikan terbelahnya bulan dalam perjalanan kembali ke Mekkah, bagaimana dengan seluruh dunia ?!
Apakah ada catatan acara di buku sejarah non-Islam apa pun ?!

Bangsa Maya mencatat keajaiban itu!


 ... bukan hanya kelinci yang menjadi tambahan baru di rumah dewi bulan, tetapi juga pohon kosmik baru. Dalam keadaan berpegangan pada cermin, kelinci itu menunjukkan di mana ia kemudian berada, bukan bagaimana ia lahir. Sesuai dengan dua bidan, itu menunjukkan bahwa istana bulan sedang diguncang oleh gempa.

"Gempa" atau bencana ini tercatat dengan baik di seluruh dunia, bahkan di Peru ...  Kelinci menggantikan monyet sebagai perekam waktu dan menjadi seorang tokoh yang sangat penting dengan wajah bulan yang sama… ia kemudian menjadi perekam waktu resmi.

Di bagian atas halaman 139 dalam Forum Hieroglif Maya tahun 1997, angka titik dan batang telah dimasukkan sebagai koreksi untuk bagian atas kolom lain (hilang dalam karya V dan K). Atas dasar urutan nomor, tanggal pertama (dan, apa yang saya perkirakan, adalah perubahan aslinya) adalah 9,9,9,16,0 atau tanggal Gregorian 9 Februari 623.

Orang India juga melihat keajaiban itu! 

 Pada malam yang diterangi cahaya bulan, raja India (Cheraman Perumal - gelar kerajaan) Chakrawati Farmas sambil berjalan di atas atap istananya bersama dengan ratu melihat bulan tiba-tiba membelah menjadi dua bagian. Kemudian dia tahu melalui para pedagang Arab bahwa seorang nabi yang disebut Muhammad telah melakukan keajaiban pada malam naas itu dan berjemur di bulan sebelum kerumunan penonton yang linglung.

Terkesan oleh utusan Tuhan yang baru di Arabia, raja berangkat ke tanah suci setelah membagi kerajaannya dan menugaskan berbagai wilayah ke kepala suku setempat untuk memastikan pemerintahan yang lancar. Di Arabia dia bertemu Nabi dan memeluk Islam.

Raja, yang mengambil nama Muslim, Tajuddin, meninggal dalam perjalanan kembali ke India dan dimakamkan di pantai Laut Arab di Salala di Kesultanan Oman. Dikatakan bahwa sebelumnya dia telah menulis surat kepada penguasa lokal Malabar dan mengirimkannya melalui menteri-menterinya bersama dengan Malik bin Dinar, seorang sahabat Nabi. Dalam surat-surat dia telah meminta mereka untuk "menerima para pengusung surat-surat dan memperlakukan mereka dengan baik dan membantu mereka membangun masjid di Kodungallur dan di tempat lain".

Para penguasa Kerala menghormati surat-surat itu dan mengizinkan Malik Bin Dinar dan sesama pedagang Arabnya membangun masjid di Kerala. Masjid yang dibangun pada awal abad ke-7 di Kodungallur, yang dikenal sebagai Masjid Cheraman Malik, masih ada dengan struktur aslinya dan dikatakan sebagai masjid tertua di sub-benua. Dinamai sesuai nama Cheraman Perumal dan Malik bin Dinar.

Insiden yang berkaitan dengan Raja Chakrawati Farmas didokumentasikan dalam sebuah manuskrip lama di Perpustakaan Kantor India, London, yang memiliki nomor referensi: Arab, 2807, 152-173.

Seperti dikutip dalam buku "Muhammad Rasulullah," oleh M. Hamidullah: "Ada tradisi yang sangat tua di Malabar, Pantai Barat Daya India, bahwa Chakrawati Farmas, salah satu raja mereka, telah menyaksikan terbelahnya bulan, Mukjizat Nabi Suci (SAW) di Mekah, dan belajar tentang penyelidikan bahwa ada prediksi kedatangan utusan Allah dari Arab (Detail yang diberikan di bawah), ia menunjuk putranya sebagai bupati dan berangkat untuk bertemu Rasul untuk memeluk Islam di tangan Nabi Suci (SAW), dan ketika kembali ke rumah, meninggal di pelabuhan Zafar, Yaman, di mana makam "raja India" dikunjungi sebagai orang saleh selama berabad-abad. ”

Naskah lama di 'Perpustakaan Kantor India' berisi beberapa perincian lain tentang Raja Chakrawati Farmas dan perjalanannya.

Kedatangan raja India dalam Hadits Sebuah tradisi Nabi Suci (SAW) juga telah dilaporkan dari salah satu sahabat, Abu Saeed al Kaudri, mengenai kedatangan Cheraman Perumel: "Seorang raja dari India memberi Rasulullah ( SAW) hadiah berupa  sebotol acar yang memiliki jahe di dalamnya. Nabi Suci (SAW) membagikannya di antara sahbat-sahabatnya. Saya juga menerima sepotong untuk dimakan ". (Hakim melaporkan di 'Al Musthadrak)

Data ilmiah saat ini memberikan beberapa petunjuk tentang retakan di permukaan bulan, namun hal itu belum dapat digunakan sebagai bukti konklusif dari terbelahnya bulan di masa lalu.

Kita mungkin dapat membuktikan secara ilmiah suatu hari nanti bahwa bulan memang terbelah pada masa Nabi shollallhu 'alaihi wasallam.

Di sisi lain, ilmu pengetahuan mungkin juga menjadi bukti yang meyakinkan bahwa bulan tidak pernah terbelah seperti yang diceritakan dalam Al Qur'an.

Lalu bagaimana?! 
Tentu saja sebagai seorang Muslim, kita tidak perlu menunggu dan melihat bukti ilmiah untuk percaya bahwa terbelahnya bulan itu benar-benar terjadi. Jika Quran mengatakan itu terjadi, itu cukup bagi kita muslim untuk percaya.

Itu adalah keajaiban/mukjizat! 


Kita perlu mengingat bahwa terbelahnya bulan itu adalah mukjizat yang dilakukan oleh Nabi sholallohu 'alaihi wassallam. Dan Mukjizat biasanya bertentangan dengan hukum fisika yang dikenal. Yang berarti bahwa pemisahan dan penggabungan kembali bisa terjadi di luar hukum fisika, yang bisa berarti bahwa kita mungkin tidak pernah menemukan bukti ilmiah darinya.

Sama seperti sains yang tidak pernah bisa menjelaskan kehamilan ajaib Maryam dan kelahiran Nabi Isa 'alaihi salam, Begitu juga sains mungkin tidak dapat menjelaskan terbelahnya bulan yang menakjubkan sebagai mukjizat Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wassallam.

Diterjemahkan dari : https://www.slideshare.net/huseinmhanna/did-prophet-muhammad-split-the-moon

Sumber-Sumber:
http://quran.com/54
http://www.holyquran.net/cgi-bin/almizan.pl
http://en.wikipedia.org/wiki/Moon
http://apod.nasa.gov/apod/ap021029.html
http://www.thunderbolts.info/tpod/2004/arch/041011lava-tubes.htm
http://www.kaheel7.com/modules.php?name=News&file=article&sid=758
http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?p=1528939
http://www.holoscience.com/wp/electric-dust-devils/
http://www.answering-christianity.com/moon_split.htm
http://www.imamreza.net/eng/imamreza.php?id=7084
http://www.thunderbolts.info/tpod/2006/arch06/060317rille.htm
http://www.astrosurf.com/lunascan/AS10-31-4645.htm
http://www.packerlighting.com/Lunar_Articles/Moon%20Article%203of6.html http://www.holoscience.com/wp/it-has-to-be-moonglow/
http://www.iosworld.org/interview_cheramul.htm
http://www.cyberistan.org/islamic/farmas.html


Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





😉 Anda Sudah Membaca ✔️ Ternyata Mukjizat Terbelahnya Bulan Juga Disaksikan Bangsa Maya dan India



Selengkapnya

Cek dulu, Ada Kode-Kode Zat Babi Dalam Makanan Kemasan nya ?

[ AyoJalanTerus.com ]  Di Era milenia ini, dunia dibanjiri oleh produk-produk kemasan. 
Setiap produk yang dijual memiliki komposisi bahan berbeda-beda.
Guna melindungi konsumen, pemerintah mewajibkan setiap produsen 
untuk mencantumkan secara detail kandungan bahan yang terdapat
dalam produk makanan kemasan.

Namun sayangnya, detail kandungan bahan yang dicantumkan pada kemasan
hanya berupa kode-kode dan nama-nama yang sulit dipahami oleh orang awam.

Sebagai konsumen muslim tentu kita harus waspada terhadap kehalalan
keharaman dari produk yang hendak kita beli. 

Apalagi banyak bahan-bahan dan produk-produk yang berasal dari Eropa 
ternyata dibuat dari lemak babi. Bagi mereka yang bukan muslim tentu tidak
peduli akan hal ini. Lemak babi sudah menjadi bahan biasa bagi mereka
karena bisa didapat dengan mudah dan murah.

Oleh sebab itu kita harus waspada dan teliti sebelum membeli produk.




Kenapa banyak bahan makanan berasal dari Babi?


Babi lebih murah dan mudah didapatkan sehingga lebih ekonomis dari pada hewan ternak lainnya.

Berikut ini dalah kode-kode bahan makanan yang ada dindikasi mengandung Lemak Babi dan alkohol.


E140 adalah Chlorophyl, pewarna hijau alami dari tanaman.  dan E141
(Syubhat, Kehalalannya sangat tergantung oleh proses ekstraksinya jika cair dan oleh bahan tambahan lainya jika bubuk.)

E153 adalah carbon Black yang bisa berasal dari tanaman atau tulang hewan 
( Syubhat, Bisa dari babi atau sapi yang tidak disembelih secara Syar'i)

E325, E326, E327, E377 (Syubhat tergantung media fermentasi asam laktat yang digunakan)

E422 glycerol adalah hasil samping produksi sabun (Asam lemaknya bisa dari babi)

E430 dan E431 (Syubhat karena Sumber asamnya bisa dari hewan dan tanaman)

E432-E436, E470-E478, E481-E483, E491-E495, E570, E572

E631 (bisa dari Ekstrak daging)

E635

Lesitin = pengemulsi makanan, bisa berasal dari tanaman atau hewan. Dari tanaman biasanya kedelai (Soya Lisetin). Dari Hewan biasanya babi.
Bila suatu produk tertulis Lesitin saja tanpa kata soya, biasanya dari hewan (babi).

Rhum = Cairan beralkohol yang sering dalam pembuatan roti (bakery), mengandung ethanol lebih dari 30%.

Lard = istilah khusus dalam bidang peternakan untuk menyebut lemak babi.

Bacon = daging babi

Bristhle = Bulu rambut babi.

Cholesterol = Jenis lemak yang berasal dari hewan. Kebanyakan di dapat dari babi.

Diglyceride= Pengemulsi, jika berasal dari hewan bisa jadi berasal dari Babi.

Gelatin =  Biasanya berasal dari bianang, kebanyakan dari Babi.

Magnesium Stearate (Stearic Acid) = Haram jika sumbernya dari binatang.

Mono Glycerides: Haram jika berasal dari Binatang.

Pepsin = Enzim yang kebanyakan berasal dari Babi.

Shortening: Lemak dan minyak berasal dari binatang (biasanya Babi).

Vitamins : Haram jika bersumber dari binatang.

Whey: Digunakan untuk es krim dan yogurt. Haram jika bersumber dari binatang.

Sumber: Hidayatullah.com, Soundvision.com, Facebook.com/notes/must-be-halal

Kode-kode bahan makanan tersebut kehalalannya diragukan, sehingga menjadi perkara syubhat.

Indikasi keharamannya kuat karena berbagai olahan babi dan alkohol menjadi bahan yang banyak digunakan di Eropa.





Oleh sebab itu, jika kita mendapati produk yang memiliki kandungan bahan denga
kode-kode tersebut, sebaiknya kita tinggalkan.

Dari An Nu'man bin Basyir Radhiyallahu 'anhuma, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah saw bersabda,

Sesungguhnya yang halal itu jelas, sebagaimana yang haram pun jelas. 
Diantara keduanya terdapat perkara syubhat yang masih samar, 
yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. 
Barang siapa yang menghindarkan diri dari perkara syubhat, 
maka ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. 
Barang siapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, 
maka ia bisa terjatuh pada perkara haram. 
Sebagaimana ada pengembala yang 
menggembalakan ternaknya 
di sekitar tanah larangan 
yang hampir menjerumuskannya. 
Ketahuilah setiap raja memiliki tanah larangan 
dan tanah larangan Allah di bumi  ini 
adalah perkara perkara yang diharamkan-Nya
(HR Bukhari no 2051 dan Muslim no 1599)

Syubhat adalah perkara yang masih samar hukumnya, apakah halal atau haram.
Jika kita menemukan perkara semacam ini maka lebih utama ditinggalkan.



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





😉 Anda Sudah Membaca ✔️ Cek dulu, Ada Kode-Kode Zat Babi Dalam Makanan Kemasan nya ?



Selengkapnya

Asal Usul Syi'ah, Perkembangan dan Sekte-Sektenya

[ AyoJalanTerus.com ]  Sejarah Munculnya Syi’ah dan Perkembangannya


Pada masa Kepemimpinan khalifah ketiga yaitu Ustman Bin Affan r.a, Umat Islam telah mengalami pencapaian yang luar biasa yang belum pernah terjadi dalam sejarah. Kekuasaan Islam dari kota Madinah telah melebar jauh melewati seluruh wilayah jazirah arab, Irak, Syam, Persia, Persia, Mesir, Armenia, hingga beberapa kepulauan di laut tengah.

Dua khalifah sebelumnya, Abu bakar r.a dan Umar bin Khattab r.a  adalah 2 pemimpin umat Islam memiliki kontribusi besar terhadap pencapain luar biasa tersebut.



Akan Tetapi Ustman – kita tidak melihatnya dari kualitas ketakwaan, kewara’an, ketinggian iman dan keagungan jihadnya yang tak perlu diragukan lagi – hanya saja dari sudut pandang politik Ustman memiliki tipikal yang berbeda secara kualitas kepemimpinan, dimana Ustman berada di bawah Abu Bakar dan Umar Bin Khatab.  Mungkin karena umurnya yang sudah mencapai 70 tahun dan juga sifatnya yang lembut.

Bagaimanapun juga kondisi perubahan sosial, ekonomi , politik yang begitu cepat, akibat dari penaklukan kekuasaan yang begitu luas menjadi faktor penting juga.

Pada separuh akhir masa kepemimpinan Ustman bin Affan r.a, muncul perasaan tidak puas  dan kekecewaan di kalangan umat Islam akibat kebijakan-kebijakan politik yang diterapkannya.

Singkat cerita, kepemimpinan umat Islam berakhir dengan tragis. Utsman r.a dibunuh oleh pemberontak yang terdiri dari orang-orang yang kecewa itu.

Terbunuhnya khalifah Utsman Bin Affan ini menjadi awal mula kekacauan dalam politik umat Islam yang akhirnya menimbulkan lahirnya sekte-sekte di tubuh umat Islam.

Setelah kekacauan di Madinah mulai mereda, penduduk Madinah membaiat Ali Ibn Abi Thalib sebagai khalifah penggantinya. Ali Ibn Abi Thalib sendiri adalah anak paman Rasulullah saw sekaligus menantu beliau, yang tidak perlu dipertanyakan lagi ketakwaan dan kualitas kepemimpinannya.

Akan tetapi pembaiatannya ini justru membuat dunia Islam terbagi menjadi 2 kubu besar, yang pertama mendukung Ali dan yang kedua mendukung Muawiyah.

Muawiyah adalah gubernur syam yang sangat lihai dalam berpolitik dan militer dan sekaligus kerabat dari Ustman bin Affan. Kubu Muawiyah tidak menerima Kekhalifahan Ali ra sebelum para pembunuh Utsman diadili dan dihukum.

Singkat cerita, kekacauan politik ini mencapai puncaknya dengan terjadinya perang siffin yaitu perang antara Ali melawan Muawiyah. 

Pada Akhirnya perang besar antar muslim melawan muslim ini, berakhir dengan adanya Tahkim.

Setelah terjadinya tahkim antara Ali dengan Muawiyah ini, pengikut Ali terpecah menjadi 2 kelompok.

Salah satu kelompok membelot menjadi lawan dan beralih menjadi partai pembangkang. Kelompok ini selanjutnya disebut sebagai sekte Khawarij.

Sementara kelompok satunya tetap loyal dan melipatgandakan kesetiaannya kepada Ali. Kemudian loyalitas ini terus berlanjut dalam sejarah dan generasi ini mewariskannya kepada anak keturunannya dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan event dan peristiwa. Kelompok ini yang kita sebut sebagai akar atau pangkal dari Syiah.

Ali Ibn Abi Thalib ra sendiri hidupnya berakhir setelah seorang khawarij membunuhnya pada tahun 40 H.

Pengikut Ali dengan segera megalihkan pandangannya kepada putranya Ali, yaitu Hasan. Namun Hasan telah ‘letih’ dengan berbagai kekacauan dan fitnah, sehingga lebih memilih untuk menyingkir dari panggung politik. Baginya mengklaim kekhalifahan hanya akan menjadi perebutan kekuasaan dan itu tak ada gunanya.

Dengan demikian Muawiyah bisa dianggap telah memenangkan pertarungan politik ini dan segera berdirilah Dinasti Umayah. Kerajaan yang dinisbatkan kepada klannya muawiyah yaitu bani Umayah.

Pada perkembangan berikutnya, pemerintahan dinasti Umayah bertindak sangat represif terhadap kelompok oposisi. Yazid sebagai pengganti Muawiyah terus menerus menindas semua orang yang mungkin menantang kekuasaannya, terutama dari kerabat dan keturunan Ali.

Pada saat ini, Hasan telah meninggal dunia, tetapi saudaranya yaitu Husein masih hidup. Supaya kekuasaannya tetap aman, Yazid berencana  membunuh Husein, saat kunjungannya ke Mekah.

Mengetahui persengkongkolan ini, Husein tidak tinggal diam. Meski dia tidak memiliki pasukan besar dan tidak berpengalaman dalam militer, dia menantang Yazid dan berangkat dari Madinah menuju Kufah dengan kekuatan hanya 72 orang itupun termasuk Istri anak dan kerabatnya yang tua-tua.

Di sebuah tempat di dekat kota Kufah, yaitu Karbala, cucu kesayangan Rasulullah saw itu dipenggal kepalanya oleh pasukan yang dikirim oleh Yazid.

Ini merupakan bencana terbesar dan menyakitkan yang telah melukai hati para pengikut Ali dan telah meninggalkan bekas luka yang dalam, duka cita serta kepedihan hati yang tak akan terlupakan sepanjang sejarah.

Peristiwa-peristiwa dan tragedi-tragedi yang berentetan tesebut telah membentuk sekte syiah, serta mendorong mereka, menyuplai sebentuk kekuatan dalam kancah perpolitikan agamawi dan membuat mereka menjadi sekte yang masih tetap bertahan sampai hari ini.

Pembentukan dan perkembangan Syiah sendiri juga sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor diluar Islam. Akibat dari dampak sosial politik dan budaya atas masuknya orang-orang keturunan non arab, terutama yang berasal dari Persia.

Kufah adalah kota yang dipilih Ali sebagai pusat pemerintahannya. Sehingga dari sanalah sekte Syiah ini mulai membentuk, membesar dan berkembang.

Lebih dari separuh dari penduduk Kufah adalah mawali (Keturunan non arab) dari Persia dan mereka lahir dan tumbuh dewasa dalam naungan Islam. Mereka memonopoli perindustrian serta perdagangan di luar dan di dalam. Merekalah penyokong utama gerakan syiah.


Ide atau gagasan syiah tentang kepemimpinan, merupakan ide yang paling cocok dengan logika orang-orang keturunan Persia itu. Seorang Persia memahami dengan baik hak ketuhanan bagi raja-raja, mengakui hak tersebut bagi para kaisar.

Seorang bangsa Persia (kala itu) tidak akan dapat membayangkan adanya seorang pemimpin dari hasil pemilihan umum. Prinsip satu-satunya yang dapat masuk diakalnya adalah prinsip pewarisan dan keturunan.

Meski pengikut Ali sendiri telah ada semenjak awal, bahkan ketika Ali sendiri belum menjadi Khalifah, Akan tetapi gagasan Syiah belum jelas, masih polos dan belum ada sistem yang solid.

Karakteristik Syiah itu baru muncul setelah bangsa Persia menganut sekte ini. Sehingga dikatakan oleh professor Dozy bahwa “ Syiah adalah sebuah Firqah Persia dalam hakikat dan Intinya.

Dalam perkembangan selanjutnya Sekte Syiah ini sendiri terpecah-pecah menjadi beberapa sekte, yaitu Syiah Zaidiyah, Syiah Ismailiyah, Syiah Imamiyah (12 Imam / Rafidhah) dan yang paling ekstrem adalah kelompok Ghulah (Saba’iyah).  Perpecahan ini terjadi akibat perbedaan dalam menetapkan Imam mereka.

Lihat Bagan:

syi'ah dan sekte sektenya


Peran Abdullah Ibn Saba’ Dalam Konsep Keyakinan Syi’ah 

Abdullah Ibn Saba’ adalah seorang Yahudi dari Yaman yang merupakan putra seorang perempuan budak hitam. Pada Masa Khalifah Utsman dia telah memeluk Islam, entah dengan keyakinan atau kepura-puraan.

Sebagian penulis cenderung meragukan kebenaran eksistensi orang ini, namun banyaknya riwayat dan mutawatirnya berita dari orang-orang tsiqah(terpercaya) dari para sejarawan, menguatkan pendapat yang mengatakan keberadaannya.


Abdullah bin saba’ ini memiliki pendapat dan teori teorinya sendiri tentang kepemimpinan dan Ketuhanan, yang sebagian besar menyerupai pendapat  yang kemudian menjadi keyakinan dalam Ajaran Syi’ah.

Dia keliling ke ibu kota ibu kota wilayah islam (Hijaz, Bashrah, kufah, Syam dan Mesir) untuk mempromosikan dan menyebarkan pendapat dan teorinya itu kepada golongan umat. Dia memiliki pengikut  yang disebut dengan kelompok As-Sabaiyyah atau “al-Ghullah”. Sekarang sebutan ini digunakan untuk menyebut kelompok syi’ah yang paling esktrem.

Diantara pendapatnya;

“Setiap nabi mempunyai pewaris dan Ali adalah pewaris Muhammad, maka siapa yang lebih zalim dari orang-orang yang tidak membolehkan wasiat atau peninggalan Rasulullah  saw?” (Teori Wishayah / pemberian mandat).

“Utsman telah mengambil wasiat tersebut tanpa hak, maka bangkitlah kalian dalam urusan ini dan mulailah mendeskreditkan para pemimpin wilayahmu, perlihatkanlah amar m’aruf nahi munkar !”


Dialah orang yang pertama kali mulai meremehkan Abu Bakar dan Umar r.a. Ketika hal itu sampai kepada Ali r.a.  dia mengatakan,” Apa hubunganku dengan si hitam pekat itu yang telah mengatakan kebohongan atas Allah dan RasulNya?.

Ketika Ali r.a. sedang berkhutbah, Abdullah bin saba’ berdiri dihadapannya dan mengatakan kepada Ali, “Kamu adalah Kamu!”  Ali menjawab, “Sialan kamu! Siapakah Aku?” Ibnu Saba’ lalu mengatakan,” Kamu adalah Allah!”

Mendengar ungkapan tesebut Ali memerintahkan untuk membunuhnya. Namun akhirnya dia hanya dibuang ke Madain.   Madain adalah sebutan arab untuk kota Tcesiphon yaitu kota penting dari kerajaan Sasania Persia yang telah ditaklukan pada masa Umar bin Khatab.

Ketika mendengar kematian Ali, dia mengatakan kepada pembawa beritanya, “ Kamu Bohong, sekalipun kamu membawakan kami kepalanya dalam tujuh puluh kantong, dan kamu persaksikan atas terbunuhnya sebanyak tujuh puluh orang Adil, maka pasti kami tahu bahwa dia belum mati dan tidak terbunuh, dia tidak akan mati sampai berhasil menguasai dunia!”

Sumber:
Dr Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam: Dirasah Islamiyah II, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2015.
Tamim Ansary, Dari Puncak Baghdad Sejarah Dunia Versi Islam, Jakarta: Zaman, 2009.
M, Dhiauddin Rais, Teori Politik Islam, Jakarta: Gema Insani, 2001.



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





😉 Anda Sudah Membaca ✔️ Asal Usul Syi'ah, Perkembangan dan Sekte-Sektenya



Selengkapnya

Jangan Terkecoh, Inilah Area Masjidil Aqsha Yang Benar - Area Luas Di Kelilingi Tembok

[ AyoJalanTerus.com ]  Masjidil Aqsha adalah Masjid ketiga umat Islam yang paling layak dijadikan untuk tujuan safar. Sebagaimana sabda Rasulullah:

Abu Hurairah mengabarkan bahwa rasulullah saw bersabda :"Tempat yang layak dijadikan tujuan safar hanyalah tiga masjid, yaitu; masjid ka'bah, masjidku (masjid nabawi) dan masjid Iliya (masjidil Aqsha). (shahih muslim 2476).

Masjidil Aqsha juga merupakan masjid kedua yang dibangun di muka bumi, sesuai dengan sabda Rasulullah saw.

"Dari Abu Zdar - dia berkata ,"Aku bertanya kepada Rasulullah saw tentang pertama kali masjid yang dibangun di muka bumi? 'Beliau menjawab , 'masjid alharam.' Aku bertanya lagi, 'Kemudian masjid apa? Beliau menjawab, ' masjid al-Aqsha.' Aku bertanya, 'berapa jarak (waktu pembuatan) antara keduanya?' Beliau menjawab, 'Empat puluh tahun, kemudian semua bumi bagimu adalah masjid, maka dimanapun waktu shalat mendapatimu, maka shalatlah." (shahih muslim 809).

Umat Islam disunnahkan untuk berziarah ke 3 masjid utama Islam yaitu Masjid Alharam, Masjid Nabawi dan masjid Al-Aqsha, dengan bersusah payah.

"Dari Abu hurairah Rasulullah saw bersabda, 'Janganlah kalian bersusah payah melakukan perjalanan jauh, kecuali ke tiga masjid. Yaitu; masjidku ini (masjid madinah/nabawi), masjidil haram dan masjid Al-Aqsha.' (shahih muslim 2475)

masjidil Aqsha - Haram Assyarif
Keseluruhan Komplek Haram As-Syarif adalah Masjidil Aqsha
Maka sudah menjadi kewajiban umat Islam untuk menjaga ketiga masjid terpenting ini, salah satu caranya dengan menjadikan tujuan perjalanan saat berumrah dan Haji selain ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Kota Al-Quds (baitul Maqdis)


Berbicara tentang masjid Al-Aqsha tidak bisa lepas dari sebuah kota yang disebut Al-Quds, yaitu kota yang merupakan tempat berdirinya masjid al-Aqsha, yang disebut juga Baitul Maqdis atau Baitul Muqadassah. Untuk saat ini letak kota Al-Quds ini disebut dengan Kota Lama Al-Quds (The old City of Jerusalem).

peta wilayah baitul maqdis
Kota Tua Al-Quds - Baitul Maqdis



Kawasan ini dikeliling oleh tembok yang berada dalam kawasan Al-Quds Timur. Yang perlu kita ketahui saat ini adalah, bahwa kota Al-Quds sekarang telah diperluas dan dibagi menjadi dua yaitu AlQuds timur dan Al-Quds Barat.

Nah, Kota lama berada di wilayah Al-Quds Timur dan Masjidil Aqsha terdapat di dalam kota lama itu. Dari gambar terlihat, Masjidil Aqsha adalah area kotak di pojok kanan.

Masjidil Aqsha

peta masjidil aqsha
Kompleks Masjidil Aqsha

Masjidil Aqsha sendiri adalah sebuah area luas yang dikelilingi tembok tinggi yang disebut juga dengan Haram As-Syarif, yang dapat terlihat jelas dalam peta satelit atau foto dari atas. Saat ini, dari foto kita bisa melihat area Masjidil Aqsha terdiri dari beberapa bagian yaitu:

(silakan lihat fotonya pada bagian sidebar samping website ini)

1. Kubah Emas (Dome of Rock)
2. Masjid Qibli - sering disebut Aljaami' Al-Aqsha
3. Mushala Marwan

Sejarah Pembangunan Masjidil Aqsha masa Islam.

Pada waktu nabi melakukan Isra' Mi'raj, Masjidil Aqsha berada dalam wilayah kekuasaan Romawi kristren. Saat itu jangan dibayangkan kondisi masjid seperti saat ini.

Umat Islam baru dapat membebasakan kota Al-Quds (kota lama) pada masa khalifah Umar Bin Khatab. Saat Umar datang ke Al-Quds (Baitul Maqdis), diceritakan bahwa kondisinya agak kotor dan kurang terawat. Umar pun membersihkan dan membangun sebuah masjid sederhana di kompleks Al-Aqsha.

Kemudian..
Pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Bani Umayah, dibangun beberapa bangunan di dalam kompleks Masjidil Aqsha.

1. Tahun 691 - Masjid Qubbah Al-Shakhrah (Kubah Batu) mulai dibangun di atas batu Mi'raj, berupa bangunan segi delapan berkubah emas yang selesai tahun 692 Masehi.

2. Malik bin Marwan juga membangun Masjid yang dikenal dengan Jaami' Al-Aqsha yang baru selesai dibangun pada masa pemerintahan anaknya yaitu Alwalid pada tahun 705 Masehi.

Masjid yang dibangun oleh Khalifah Marwan inilah yang sering menimbulkan kebingungan masyarakat, banyak yang mengira yang disebut Masjidil Aqsha hanyalah masjid ini (yang disebut juga masjid Qibli), padahal Area Haram As-Syarif (Temple Mount) itulah Masjidil Aqsha.
(Wallahu A'lam)

(sumber:elhooda.net dan filestin.wordpress.com)




Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





😉 Anda Sudah Membaca ✔️ Jangan Terkecoh, Inilah Area Masjidil Aqsha Yang Benar - Area Luas Di Kelilingi Tembok



Selengkapnya

Artikel Terkait Lainnya

AyoJalanTerus.com

________________________________

Asyik . Unik . Baik

Back to Top