HRS Sudah Gelar Perpisahan, Abdul Chair Ramadhan: Sebentar Lagi Pulang

Habib Rizieq Shihab

 KONTENISLAM.COM - Habib Rizieq disebut akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini.

Bahkan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu sudah melakukan perpisahan dengan para pecintanya di Mekkah.
 
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif HRS Center, Abdul Chair Ramadhan kepada RMOL, Minggu (25/10/2020) malam.

“Perpisahan IB HRS dengan Ahlul Khidmat yang mukim di Makkah. Insya Allah sebentar lagi IB HRS pulang ke Tanah Air,” katanya.

Akan tetapi, ia mengaku tak mengetahui persis kapan HRS akan bertolak ke Indonesia.

Hanya saja, sepengetahuiannya, HRS akan pulag ke Indonesia pada bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Atau, sekitar Oktober atau November bulan depan.

“Belum tahu persis tanggalnya, tapi di masa bulan Maulid ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, kabar serupa juga disampaikan pengacara Habib Rizieq, Damai Hari Lubis.

“Hampir 100 persen. Bantu doakan saja,” ujar Damai Hari Lubis, Minggu (18/10).

Damai menyebut, proses kepulangan itu tinggal pengurusan bayyan safar atau administrasi agar bisa meninggalkan Arab Saudi.

“Tidak lama lagi. Secepatnya InsyaAllah. Sedang mengurus bayan safar sebagai exit permit,” katanya.

Damai pun juga memastikan bahwa pencegahan keluar dari Kerajaan Arab Saudi kepada Habbib Rizieq sudah resmi dicabut.

Selain itu, proses administrasi atas over stay juga sudah dilalui.

“Beliau tidak membayar denda sama sekali, karena over stay bukan karena kelalaian atau kesalahan beliau,” jelas Damai.

Selain itu, Habib Rizieq pun kata Damai, juga memberikan salam kepada seluruh ummat muslim di Indonesia yang menjadi pengikut dan seluruh simpatisannya.

“Kepulangan beliau ke tanah air akan memimpin sebuah revolusi akhlak oleh karena degradasi moral sudah nampak semakin parah di Indonesia.”

“Maka beliau berkewajiban untuk merubah moral melalui revolusi akhlak,” pungkasnya.

Sumbera: fajar.co.id



source https://www.kontenislam.com/2020/10/hrs-sudah-gelar-perpisahan-abdul-chair.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Komisaris Baru BUMN: Influencer dan Tim Sukses Jokowi

Komisaris Baru BUMN: Influencer dan Tim Sukses Jokowi

 KONTENISLAM.COM - Menteri BUMN Erick Thohir kembali merombak jajaran komisaris di perusahaan pelat merah. Kali ini giliran influencer hingga mantan tim sukses Presiden Joko Widodo yang diboyong Erick Thohir ke BUMN.

Nama pertama adalah Ulin Ni'am Yusron sebagai Komisaris Independen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development (ITDC).

Selanjutnya, ada nama Eko Sulistyo. Mantan tim sukses Jokowi itu didapuk sebagai Komisaris PT PLN. Berikut rangkumannya:

Eko Sulistyo, Mantan Timses Jokowi yang Kini Melenggang ke PLN

Erick Thohir mengangkat Eko Sulistyo menjadi Komisaris PT PLN. Eko pernah berkiprah sebagai Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan periode 2014-2019.

Selain itu, dia juga beberapa kali ikut andil dalam pemenangan Jokowi. Mulai dari pemilihan Wali Kota Solo, hingga Pilgub DKI Jakarta 2012.

Menurut Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, Eko dinilai punya pengalaman yang cocok dengan posisi perusahaan BUMN sektor pelayanan masyarakat. Arya membantah penunjukan itu sebagai bentuk bagi-bagi jabatan.

"Mas Eko kan dulu di KSP, beliau paham dan punya pengalaman di sana. Kita tahu saat ini PLN fokus ke pelayanan. Saat di KSP juga menangani hal-hal yang berhubungan dengan sosial masyarakat dan publik sehingga kita harapkan Mas Eko bantu support PLN," kata Arya saat dihubungi kumparan, Minggu (25/10).

Ulin Yusron, Influencer Jokowi yang Kini Komisaris Independen BUMN

Ulin Yusron juga masuk nama yang baru diboyong Erick Thohir ke BUMN. Ulin bukan nama asing dalam jagat dunia maya, dia aktif di media sosial dan merupakan pendukung loyal Jokowi dalam dua kali Pilpres.

Jauh sebelum menjadi pendukung Jokowi, Ulin berkarier sebagai wartawan di Mingguan Ekonomi dan Bisnis Kontan. Ia juga pendiri situs Beritasatu.com, serta pernah menjadi konsultan sejumlah media online.

Terkait pengangkatannya, kata Arya, lantaran Ulin diyakini dapat mendongkrak promosi pariwisata yang saat ini digarap ITDC. Salah satunya Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat. (kumparan)



source https://www.kontenislam.com/2020/10/komisaris-baru-bumn-influencer-dan-tim.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Resmi! Erick Thohir Tunjuk Timses Jokowi Jadi Komisaris PLN

Resmi! Erick Thohir Tunjuk Timses Jokowi Jadi Komisaris PLN

 KONTENISLAM.COM - Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Eko Sulistyo sebagai komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Penunjukkan ini sesuai dengan surat nomor SK-330/MBU|10|2O20 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara.

Eko merupakan mantan tim sukses Presiden Joko Widodo saat maju di Pemilihan Presiden tahun 2019.

Sebelumnya, Eko Sulistyo juga pernah menjadi tim sukses Joko Widodo saat maju di pemilihan Wali Kota Solo.

Di level pemerintah, Eko sempat menduduki Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) periode 2014-2019.

Berdasarkan hal tersebut, maka susunan anggota Dewan Komisaris PT PLN (Persero) saat ini di antaranya:

    Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen: Amien Sunaryadi
    Wakil Komisaris Utama: Suahasil Nazara
    Komisaris Independen: Deden Juhara
    Komisaris Independen: Murtaqi Syamsuddin
    Komisaris: Eko Sulistyo
    Komisaris: Rida Mulyana
    Komisaris: Mohamad Ikhsan
    Komisaris: Dudy Purwaghandi
    Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
    Komisaris: Mohammad Rudy Salahudin
    Komisaris: Ilya Avianti

[suara]



source https://www.kontenislam.com/2020/10/resmi-erick-thohir-tunjuk-timses-jokowi.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Kira-Kira-Yak-E-Ndak-Tentu

Kira-Kira-Yak-E-Ndak-Tentu

 Oleh:Jaya Suprana


 TIDAK semua WAG layak dicurigai sebagai sarang kaum teroris yang berniat melakukan makar. Misalnya WAG BudayawanPunakawan yang gemar ngalor-ngidul ngobrol soal yang mboten-mboten seperti kaum Punakawan, maka dijamin tidak punya niat makar.

Omong Kosong

Ocehan kaum Punakawan memang senantiasa terkesan omong-kosong, sebab memang sadar atau tidak sadar bahwa omongan pada hakikatnya memang kosong belaka, hanya memang kerap dianggap tidak kosong oleh mereka yang memang mau menganggap omong-kosong sebenarnya tidak kosong.

Satu di antara sekian banyak contoh omong-kosong para anggota WAG BudayawanPunakawan yang masih bertahan untuk tidak left-group adalah mashab kira-kira-yak-e-ndak-tentu yang berakar pada budaya Jateng, Jatim, Madura serta sedikit Jabar maupun Betawi.

Dari kira-kira-yak-e-ndak-tentu itu PKLL (Pusat Studi Logi-Logi) menggagas teman baru kelirumologi, alasanologi, andaikatamologi, malumologi, ngawurologi, angkamologi, purapuramologi, andaikatamologi, bingungologi dan lain-lain logi-logi yaitu kirakiramologi.

Seperti biasa tentu saja para anggota WAG BudayawanPunakawan riuh-rendah mempolemik-polemikan sambil menertawakan kira-kira-yak-e-ndak-tentu sebagai omong-kosong yang sebenarnya kosong tetapi pura-pura tidak kosong padahal kosong.

Namun terselip pula rasa bangga bahwa WAG BudayawanPunakawan berhasil menciptakan suatu mashab baru yang sebelumnya belum ada di alam-alam semesta ini.

Dumeh

Pada rasa bangga itu terselip kekeliruan WAGBudayawanPunakawan akibat melanggar mashab Ojo Dumeh yang an sich sudah keliru karena cara penulisan yang benar yang disepakati para ahli bahasa seharusnya adalah Oja Dumeh.

Ternyata WAG BudayawanPunakawan dumeh alias terkebur menganggap mashab kira-kira-yak-e-ndak-tentu  belum pernah ada di alam-alam semesta sesuai teori tabir kalbu semesta  yang saya peroleh dari Prof BJ Habibie.

Di dalam alam apalagi alam-alam semesta tidak ada yang baru karena semua sudah ada hanya saja belum ditemukan oleh manusia yang memang mustahil sempurna bisa tahu semua yang ada di alam-alam semesta yang tak kenal batasan maksimal mau pun minimalnya ini atau itu.

Prinsip Ketidakpastian

Mashab KKYNT (kira-kira-yak-e-ndak-tentu) sebenarnya sudah ada pada teori ilmu fisika yaitu QED (Quantum Electro-Dynamics) yang merupakan suatu bagian dari apa yang disebut sebagai Uncertainty Principle alias prinsip kira-kira-ya-e-ndak-tentu, berdasar kesepakatan para WAGMahafisikawan pada awal abad XX sebagai prinsip keyakinan atau kecurigaan terserah yang mana bahwa manusia tidak bisa membuat keyakinan yang mutlak yakin bisa memadukan energi dan waktu secara bersamaan alias simultan, yang bisa disimpulkan bahwa neraca energi mustahil diseimbangkan selama-lamanya kecuali untuk sesaat belaka.

Dan mengenai unsur ketidakpastian juga hadir pada epistemologi matematika Bertrand Russel maupun pemikiran kaum skeptiker Yunani Kuno dan Lao Tse yang tanpa akhir meragukan dirinya seorang manusia bermimpi menjadi kupu-kupu atau seekor kupu-kupu yang bermimpi menjadi manusia yang bermimpi menjadi kupu-kupu, maupun bingungologi Cervantes di dalam Don Quixote yang tidak bisa membedakan realita dan khayalan yang ternyata sama tapi serupa dengan omong-kosong WAGBudayawanPunakawan yang melahirkan mashab KKYNT yang ternyata sama tapi serupa dengan teori keren QED.

(Penulis adalah pendiri WAGBudayawanPunakawan dan Pusat Studi Logi-Logi yang tidak pernah yakin pemikiran dirinya benar)



source https://www.kontenislam.com/2020/10/kira-kira-yak-e-ndak-tentu.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Luhut Dikritik Anak Cucu soal UU Ciptaker, Tanggapan Rocky Gerung Nyelekit

Luhut Dikritik Anak Cucu soal UU Ciptaker, Tanggapan Rocky Gerung Nyelekit

 KONTENISLAM.COM - Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi pengakuan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan dikritik anak cucunya soal Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.

Rocky menilai bagus saja Luhut dikritik cucunya soal sosialisasi Omnibus Law. Namun, bagi Rocky, masalah Omnibus Law ini lebih dari sekadar sosialisasi. Substansi Omnibus Law ini lebih penting.

“Bagi aktivis buruh, mahasiswa bukan itu (sosialiassi) masalahnya. Bagi mahasiswa, buruh, aktivis, pakar hukum itu bukan soal sosialisasi tapi persoalannya substansinya. Nggak penting bungkusnya tapi isinya,” kritik Rocky di kanal Youtubenya seperti dikutip Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (26/10/2020).

Rocky pun mengibaratkan sesuatu yang buruk dipoles sebaik apapun tetaplah hal buruk. Khusus untuk Omnibus Law ini, Rocky menilai substansinya buruk, dinamai apapun tetap buruk bagi masyarakat.

“Bunga mawar diberi nama apun ya tetap wangi. Sedangkan Bunga bangkai diberi nama mawar pun tetap bau busuk. Mau dinamai UU Cipta Kerja atau UU Akal-akalan Istana nggak jadi soal, yang penting isinya. Barangnya itu. Kadang kala itu kita anggap nama bagus bisa menutupi isinya,” ujarnya memberikan perumpamaan nyelekit.

Rocky mengatakan upaya pemerintah untuk member nama baik Omnibus Law dengan UU Cipta Kerja nyatanya tetap tak bisa menyembunyikan bau busuk substansi regulasi tersebut.

“Namanya dulu kan UU Cilaka jadi Cipta kerja, tapi isinya kan tetap barang busuk, barang yang sudah diulas pakar akademisi. Kalau soal sekadar sosialisasi, mereka para pakar ini mengulas bendanya, isinya, materinya bukan sosialisasinya, yang memang substansinya buruk,” jelasnya.

Rocky Gerung menganalogikan Omnibus Law ini sama dengan bunga bangkai yang bernama latin Amorphophallus titanum. Namanya terkesan bagus, namun tetap bunga tersebut bau busuk.

“Bunga bangkai itu namanya Amorphophallus titanum padahal itu bunga bangkai, itu sama Cipta Kerja diganti dengan sosialiasinya yang indah ya baunya seperti Amorphophallus. Amorphe itu cacat bentuk, sama (Cipta Kerja) dari awal ini sudah cacat. Itu soalnya,” tutur Rocky.

Dalam diskusi daring yang diunggah akun YouTube Lemhanas RI pada Jumat pekan lalu, Luhut mengungkapkan dapat kritik dari cucu dan anaknya soal Omnibus Law.

Anak cucunya melihat ada kekurangan pemerintah dalam Omnibus Law. Luhut mengakui kekurangan dalam Omnibus Law ini adalah masalah sosialisasi.

“Saya juga dikritik sama anak, sama cucu saya, paling kecil di collage, dia bilang ‘opung ini kurang sosialisasi’, dia bilang gitu, dia ngajari saya, ‘siapin satu website orang bisa melihat’. Itu memang kekurangan pemerintah kami akan perbaiki,” ujar Luhut.

Setelah dikritik cucunya, Luhut mengungkapkan empat menteri koordinator berkumpul dan sepakat membuat satu website khusus Omnibus Law.[suara]



source https://www.kontenislam.com/2020/10/luhut-dikritik-anak-cucu-soal-uu.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Viral Ceramah Mahfud MD, Fadli Zon: Menkopolhukam Perlu Menyimak

Viral Ceramah Mahfud MD, Fadli Zon: Menkopolhukam Perlu Menyimak

 KONTENISLAM.COM - Sebuah video yang memperlihatkan ceramah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia, Mahfud MD sedang viral di media sosial.

Video ceramah Mahfud MD tersebut pun memancing anggota DPR Fraksi Gerindra Fadli Zon untuk berkomentar.

Cuplikan video ceramah Mahfud MD diunggah oleh akun Twitter @Cobeh09 pada Minggu (25/10/2020).

Dalam video berdurasi 11 detik itu, Mahfud MD membicarakan soal kemungkinan kehancuran negara apabila tidak menegakkan hukum dengan adil.

"Kalau hukum diperlakukan begitu, orang kuat melakukan kejahatan tidak dihukum, orang lemah berbuat salah langsung dihukum, negara akan hancur pada saatnya," ujar Mahfud MD dikutip Suara.com dari video tersebut.

Ceramah dengan tema "Keadilan Sebagai Pondasi Kokohnya Negara" tersebut dilakukan Jumat, 31 Januari 2020 di Masjid Al Akbar, Surabaya.

Video selengkapnya dapat disaksikan di Facebook Kemenko Polhukam RI [di sini] dan di kanal YouTube Masjid Al Akbar TV [di sini]

Sementara itu, Fadli Zon yang mendengarkan perkataan Mahfud dalam video ceramah itu pun langsung berkomentar. Ia membuat cuitan pada Minggu (25/10/2020) dengan menyindir Mahfud MD.

"Menkopolhukam perlu menyimak dan merenungkan ceramah bagus dari Prof @mohmahfudmd ini," tulis Fadli Zon.

Sebelumnya, Mahfud MD mendapat beberapa serangan dari berbagai pihak dari persoalan Omnibus Law hingga kasus di Papua.

Misalnya kritik dari mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Natalius Pigai. Ia merasa seharusnya, konten, proses, dan komunikasi terkait RUU ke rakyat menjadi tugas Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

"Tahun 2020 persoalan bangsa ini didominasi tata kelola hukum. Itu kegagalan utama menkopolhukam, lebih banyak bicara tanpa isi dan tanpa kerja. Harusnya dicopot!" kata Natalius Pigai melalui media sosial.

Selain itu, Amnesty Internasional Indonesia meragukan pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD soal pembunuhan pendeta Yeremia Zanambani (68).

Peneliti Amnesty Internasional Indonesia Ari Pramuditya melihat perbedaan ketika Mahfud menerangkan hasil investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya. Mahfud sempat menyebut penembakan terhadap aparat keamanan merupakan ulah gerombolan separatis.

"Bahkan Pak Menko kemarin juga sempat mengatakan dengan mantab, kata-kata kalau kasus ini sudah terang," kata Ari dalam paparannya melalui daring, Kamis (22/10/2020).

Tetapi, ketika menjelaskan penembakan terhadap pendeta Yeremia, Mahfud menyebut adanya dugaan keterlibatan anggota aparat keamanan dan juga kemungkinan dilakukan oleh ketiga. Ari melihat ada keraguan dari yang dijelaskan Mahfud tersebut.[suara]



source https://www.kontenislam.com/2020/10/viral-ceramah-mahfud-md-fadli-zon.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


KontraS: Polisi Tangkap Pendemo, Disiksa Baru Dilepaskan

KontraS: Polisi Tangkap Pendemo, Disiksa Baru Dilepaskan

 KONTENISLAM.COM - Unjuk rasa yang melibatkan sejumlah elemen masyarakat menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja berujung kekerasan dan penangkapan dari aparat kepolisian.

Ribuan pedemo disebut ditangkap, kemudian disiksa, dan dilepas kembali oleh polisi. Para pengunjuk rasa tolak Ciptaker tersebut diketahui berasal dari berbagai kalangan mulai pelajar, mahasiswa, hingga buruh.

"Hingga kini yang kami dapat di Jakarta ada ribuan ditangkap dan mengalami penyiksaan lalu setelah itu dibebaskan," kata Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Fatia Maulidiyanti dalam diskusi virtual, Minggu (25/10).

Menurut Fatin dari ribuan orang yang ditangkap di Jakarta, 200 pendemo di antaranya dijadikan tersangka. Kini para pendemo di Jakarta sudah disebar diseluruh direktorat kepolisian.

Belum ada keterangan dan tanggapan dari Mabes Polri terkait pernyataan KontraS tersebut

Ia mengaku belum memperoleh data pasti mengenai jumlah total pendemo yang ditangkap kemudian disiksa aparat untuk seluruh Indonesia. Diketahui demo penolakan UU ini terjadi di berbagai wilayah Tanah Air.

"Kami masih kumpulkan," ucap Fatia.

Perwakilan Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jawa Timur Andy Irfan juga mengakui adanya dugaan tindakan represif aparat kepada peserta unjuk rasa. Sementara itu Polda Jawa Timur sebelumnya menyebutkan telah menangkap 182 orang terkait demo walau berjalan kondusif. Demo berlangsung pada Selasa (20/10) lalu.

"Ratusan mahasiswa dan pelajar di Jawa Timur dilaporkan mendapat pemukulan dan perlakukan kasar dari aparat hukum," ucap Andy.

Tak Ada Pendamping Hukum

Andy menambahkan aparat juga membatasi akses pendamping bantuan hukum kepada mereka yang ditahan.

"Jadi untuk akses bantuan hukumnya itu dipersulit," kata Andy.

Fatia membenarkan hal tersebut. Menurut Fatia tidak ada transparansi dari aparat terhadap para pendemo yang mereka amankan.

"Jadi hari ini pendampingan hukum tidak bisa diakses. Dan tidak ada transparansi bagaimana tujuan tentang orang yang ditangkap. Jadi ditangkap acak dengan sweeping dan tentunya tanpa surat penangkapan," kata Fatia.

Lihat juga: Aktivis: Buzzer Kini Tak Efektif, Pemerintah Kerahkan Aparat
Pada demo terakhir di Jakarta, 20 Oktober lalu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana membantah frasa penangkapan terhadap massa aksi. Ia memilih menggunakan frasa 'diamankan'.

"Ini kami amankan, bukan kami tangkap," kata Nana kepada wartawan di sekitar lokasi demonstrasi di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta, Selasa (20/10). (cnnindonesia)



source https://www.kontenislam.com/2020/10/kontras-polisi-tangkap-pendemo-disiksa.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Viral Foto Komodo Hadang Truk Proyek Wisata di Pulau Rinca, Netizen Kecam Jokowi

Viral Foto Komodo Hadang Truk Proyek Wisata di Pulau Rinca, Netizen Kecam Jokowi

 KONTENISLAM.COM - Kehidupan komodo di Taman Nasional Komodo semakin terancam akibat ambisi pemerintah membangun Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT), atau lebih dikenal dengan julukan satire 'Jurassic Park'.

Baru-baru ini, beredar di media sosial sebuah foto yang menampilkan seekor komodo tengah berjalan di dekat sebuah truk pengangkut material proyek. Satwa dilindungi itu terlihat seolah sedang menghadang truk tersebut.

Foto tersebut diunggah akun Instagram @gregoriusafioma. Gregorius menyebut bahwa pemandangan tersebut benar-benar “gila” dan tak pernah dibayangkan sebelumnya bisa terjadi. ?

"Truk masuk ke dalam kawasan konservasi yang dijaga ketat selama puluhan tahun dan telah secara sistematik meminggirkan masyarakat dari akses terhadap pembangunan yg layak demi konservasi," tulisnya dalam unggahan itu.

Gregorius menduga bahwa truk tersebut adalah truk pertama yang masuk ke dalam kawasan konservasi komodo sejak komodo menjadi perhatian dunia tahun 1912.?

"Dengan santuy, orang menyaksikan dari atas truk, tanpa mereka menyadari bahwa kawasan ini telah melewati sejarah yang sangat panjang dan melibatkan narasi-narasi pengorbanan dari berbagai pihak," katanya.

Menurut Gregorius, semua cara untuk menentang rencana ini sudah dilakukan secara terhomat, baik di jalanan maupun di kantor-kantor pemerintahan.

"Namun nyatanya memang tidak didengarkan," katanya.

Gregorius menulis, pembangunan proyek tersebut berawal dari kunjungan Presiden Jokowi pada Juli 2019. Dalam kunjungan itu, tulisnya, Jokowi mengumumkan rencana pembangunan tersebut.

"KLHK yang menjadi pengelolah TNK, hanya nurut saja kemauan presiden. ? Padahal tahun sebelumnya, beramai-ramai orang membongkar pengaplingan PT. Segara Komodo Lestari, milik David Makes (adiknya, Josua Makes, pemilik plataran komodo) di kawasan yang sama dan KLHK berkomitmen meninjau kembali ijin pembangunan dalam kawasan," katanya.

Ia pun skeptis apakah pembangunan tersebut benar-benar suatu keputusan yang terencana atau rencana yang impulsif karena momentum saja.

"Jokowi sendiri mungkin tak banyak paham tentang konservasi komodo jika hanya mengandalkan satu-dua kali kunjungan saja," katanya.

"Dalam kunjungan kedua itu, kita mudah melihat siapa yang memfasilitasi Jokowi saat itu (bdk, kapal, tempat nginap, dan orang-orang yang mendampingi). ? Presiden yang terobsesi dengan investasi apalagi yg menjual “kesejahteraan” masyarakat, tentu sangat antusias dg rencana itu. Padahal konsekuensinya banyak," lanjutnya.

"Melihat foto ini, dalih zona pemanfaatan hanyalah alibi semata. tahapan proses pembangunan ini saja, sdh jelas mengabaikan prinsip konservasi, apalagi bangunan dan model pengelolaan," Gregorius menambahkan.

Adapun salah satu kawasan yang akan terkena dampak KSPN Super Prioritas Labuan Bajo adalah Pulau Rinca di Kabupaten Manggarai Barat, tempat foto tersebut dijepret.

Selain foto tersebut, Gregorius juga membagikan video yang menampilkan truk berjalan di mana seekor komodo berada di tepi tebing.

Video dan foto tersebut pun tak ayal membuat netizen ramai mengecam pemerintahan Jokowi.

"Miris banget, Taman Nasional yang harusnya dijaga keasliannya, malah dibangun, melanggar prinsip konservasi," kata seorang netizen berkomentar.

"dari terjadinya kebakaran di pulau rinca trs katanya mau dibangun resort sampe gw isi petisi ttg #savekomodo  eh skrng mau dibikin jurassic park," kata yang lain.[indozone]


View this post on Instagram

Dapat kiriman foto tentang situasi pembangunan “jurassic park” ini dr seorang teman.⁣ Komodo “hadang” Truck pembangunan Jurassic Park di Rinca. ⁣ ⁣ Ini benar-benar “gila”, tak pernah dibayangkan sebelumnya bisa terjadi. ⁣ ⁣ Truk masuk ke dalam kawasan konservasi yang dijaga ketat selama puluhan tahun dan telah secara sistematik meminggirkan masyarakat dari akses terhadap pembangunan yg layak demi konservasi. ⁣ ⁣ Ini barangkali truk pertama yang masuk ke dalam kawasan konservasi komodo sejak komodo menjadi perhatian dunia tahun 1912.⁣ ⁣ Dengan santuy, orang menyaksikan dari atas truk, tanpa mereka menyadari bahwa kawasan ini telah melewati sejarah yang sangat panjang dan melibatkan narasi-narasi pengorbanan dari berbagai pihak. ⁣ ⁣ Semua cara untuk menentang rencana ini sudah dilakukan dan dilakukan secara terhomat sebagaimana pemuja rejim ini kehendaki baik di jalanan maupun di kantor-kantor pemerintahan, namun nyatanya memang tidak didengarkan. ⁣ ⁣ Pembangunan ini berawal dari kunjungan presiden Jokowi pada Juli 2019. Dalam kunjungan itu, ia mengumumkan rencana pembangunan tersebut. KLHK yang menjadi pengelolah TNK, hanya “nurut” saja kemauan presiden. ⁣ ⁣ Padahal tahun sebelumnya, beramai-ramai orang membongkar pengaplingan PT. Segara Komodo Lestari, milik David Makes (adiknya, Josua Makes, pemilik plataran komodo) di kawasan yang sama dan KLHK berkomitmen meninjau kembali ijin pembangunan dalam kawasan. ⁣ ⁣ Saya sendiri skeptis apakah pembangunan ini benar-benar suatu keputusan yang terencana atau rencana yang impulsif karena momentum saja. Jokowi sendiri mungkin tak banyak paham tentang konservasi komodo jika hanya mengandalkan satu-dua kali kunjungan saja. ⁣ ⁣ Dalam kunjungan kedua itu, kita mudah melihat siapa yang memfasilitasi Jokowi saat itu (bdk, kapal, tempat nginap, dan orang-orang yang mendampingi). ⁣ Presiden yang terobsesi dengan investasi apalagi yg menjual “kesejahteraan” masyarakat, tentu sangat antusias dg rencana itu. Padahal konsekuensinya banyak.⁣ ⁣ Melihat foto ini, dalih zona pemanfaatan hanyalah alibi semata. tahapan proses pembangunan ini saja, sdh jelas mengabaikan prinsip konservasi, apalagi bangunan dan model pengelolaan.

A post shared by gregorius afioma (@gregoriusafioma) on



source https://www.kontenislam.com/2020/10/viral-foto-komodo-hadang-truk-proyek.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Ribuan Buruh Demo Tolak Omnibus Law ke Istana 2 November

Ribuan Buruh Demo Tolak Omnibus Law ke Istana 2 November

 KONTENISLAM.COM - Buruh masih mengancam akan menggelar demo besar-besaran lagi jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani UU Omnibus Law Cipta Kerja yang sudah disahkan DPR itu. Namun rencana aksi akan mundur 1 hari.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, berdasarkan informasi yang dia dapat UU Cipta Kerja itu akan diteken Jokowi pada 28 Oktober 2020 mendatang. Jika itu dilakukan maka KSPI dan beberapa serikat buruh akan melakukan aksi serentak nasional untuk menolak UU Cipta Kerja.

Aksi demo besar-besaran itu akan dilakukan pada Senin, 2 November 2020. Puluhan ribu massa akan dipusatkan di Mahkamah Konstitusi dan Istana Negara.

"Sebelumnya saya mengatakan tanggal 1 November 2020. Ternyata tanggal satu adalah hari Minggu, jadi yang benar adalah 2 November, hari Senin," tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2020).

KSPI memperkirakan, Presiden akan menandatangani UU Cipta Kerja dan penomorannya paling lambat 28 Oktober. Sementara tanggal 29 - 31 Oktober ada libur panjang, sehingga KSPI, KSPSI AGN, dan 32 federasi atau konfederasi serikat buruh akan menyerahkan berkas judicial review ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 2 November 2020.

Pada saat penyerahan berkas judicial itulah, buruh melakukan aksi nasional dengan tuntutan agar Mahkamah Konstitusi membatalkan omnibus law UU Cipta Kerja dan meminta Jokowi untuk mengeluarkan Perpu guna membatalkan UU Cipta Kerja tersebut.

"Aksi nasional buruh pada 2 November tersebut dilakukan serempak di 24 provinsi dan 200 kab/kota yang diikuti ratusan ribu buruh. Sedangkan aksi di Istana dan Mahkamah Konstitusi diikuti puluhan ribu buruh," kata Said Iqbal.

Selain itu, KSPI juga akan melakukan aksi nasional serempak di 24 provinsi pada tanggal 9 - 10 November yang diikuti ratusan ribu buruh. Mereka menuntut DPR harus melakukan pencabutan omnibus law UU Cipta Kerja melalui proses legislatif review sesuai mekanisme UUD 1945 pasal 20, 21, dan 22A serta UU PPP.

Selain itu mereka juga akan menyampaikan tuntutan buruh lainnya yaitu meminta kenaikan upah minimum 2021 sebesar 8% di seluruh Indonesia dan menolak tidak adanya kenaikan upah minimum 2021.

Said Iqbal mengatakan aksi nasional tersebut serempak dilakukan di 24 provinsi dan melibatkan 200 kab/kota, antara lain: Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang Raya, Serang, Cilegon, Karawang, Bekasi, Purwakarta, Subang, Indramayu, Cirebon, Bandung Raya, Cimahi, Cianjur, Sukabumi, Semarang, Kendal, Jepara, Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo, dan Gresik.

Selain itu, aksi juga akan dilakukan di Jogja, Banda Aceh, Medan, Deli Serdang, Batam, Bintan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Lampung, Makassar, Gorontalo, Bitung, Kendari, Morowali, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Lombok, Ambon, Papua, dan sebagainya.

"Aksi KSPI dan serikat buruh lainnya ini adalah aksi anti kekerasan 'non violence'. Aksi ini diselenggarakan secara terukur, terarah dan konstitusional. Aksi tidak boleh anarkis dan harus damai serta tertib," tutupnya.(detik)



source https://www.kontenislam.com/2020/10/ribuan-buruh-demo-tolak-omnibus-law-ke.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Elektabilitas Diprediksi Cuma Nol Koma, PPP Yakin Survei Meleset

Elektabilitas Diprediksi Cuma Nol Koma, PPP Yakin Survei Meleset

 KONTENISLAM.COM - Lembaga Survei Indikator Politik merilis elektabilitas partai politik. Ada beberapa partai yang elektabilitasnya turun, salah satunya PPP, yang berada di bawah angka 0 persen, sehingga terancam tak lolos parliamentary threshold (PT).

PPP tak ambil pusing atas hasil survei itu. Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan dari dulu PPP memang selalu diramalkan tak lolos PT. Namun, kata Arsul, faktanya PPP selalu melesat.

"Dari sejak survei itu dikenal dalam dunia politik Indonesia, maka PPP selalu diramal begitu, nggak bakal lolos PT. Faktanya PPP lolos terus kan, jadi surveinya yang meleset terus," kata Arsul kepada wartawan, Sabtu (25/10/2020).

Arsul mengatakan pernah menjadikan hasil survei sebagai patokan. Namun, itu dijadikan semangat agar PPP terus bekerja lebih giat.

"Maka kami di PPP nggak pernah mengamini hasil survei. Sebagai sekadar referensi ya bolehlah agar internal PPP juga bekerja lebih giat," ujarnya.

Terkait strategi apa yang akan dilakukan ke depan, Arsul menuturkan hal itu akan dibahas dalam muktamar nanti. Pihaknya akan berkonsolidasi secara nasional membahas hal tersebut.

"PPP kan akan Muktamar Desember ya, nah dari sinilah konsolidasi akan mulai dilakukan lagi secara besar-besaran," tuturnya.

Sebelumnya, survei Indikator Politik merilis soal elektabilitas partai politik. Ada beberapa partai yang mengalami kenaikan dan penurunan. PPP jadi salah satu partai yang elektabilitasnya turun hingga di bawah angka 0 persen.

Survei dilakukan pada 24-30 September 2020. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak. Metode survei dilakukan dengan wawancara via telepon dengan margin of error sekitar 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%. Seluruh responden terdistribusi secara acak dan proporsional.

Berikut ini paparan perkembangan elektabilitas partai yang dilakukan Indikator Politik pada September jika dibandingkan dengan surveinya pada Juli:

PKB: 5,0% turun menjadi 4,1%.
Gerindra: 17,7% naik menjadi 21,1%
PDIP: 26,3% turun menjadi 25,2%
Golkar: 8,3% turun menjadi 6,7%
NasDem 4,5% turun menjadi 3,1%
PKS: 4,4% naik menjadi 5,9%
PPP: 1,7% turun menjadi 0,6%
PAN: 2% turun menjadi 1,1%
Demokrat: 5,7% naik menjadi 5,9%
PSI: 0,1% naik menjadi 0,3%
Perindo: 0,3% naik menjadi 1%
Garuda: 0,0% naik menjadi 0,1%
Berkarya: 0,1% naik menjadi 0,8%
Hanura: 0,5% turun menjadi 0,4%(detik)



source https://www.kontenislam.com/2020/10/elektabilitas-diprediksi-cuma-nol-koma.html

Klik Link Untuk Membaca Artikelnya - Terima Kasih


Selengkapnya


Artikel Terkait Lainnya

AyoJalanTerus.com

Terdepan Mengabarkan !

Back to Top

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini