Siapa sangka ? Kamus Arab Terpopuler Sedunia Ini Ternyata Disusun Oleh Seorang Pendeta

  Ayo   Jalan Terus    - Jika Anda pernah menuntut ilmu di pesantren, tradisional maupun modern, atau bahkan berguru di berbagai perguruan tinggi Islam seperti Universtias Islam Negeri (UIN) Jakarta, Anda pasti mengenal Kamus al-Munjid.

Sebuah kamus yang dianggap paling lengkap dan komperehensif, antara lain karena dihiasi dengan gambar-gambar, yang dijadikan kamus utama di berbagai kampus Islam dan pondok pesantren seluruh dunia.

Bahkan di beberapa pondok pesantren seperti Ponpes Darunnajah Ulu Jami Jakarta, ada satu mata pelajaran khusus untuk menggunakan Kamus al-Munjid yang disebut Mata Pelajaran Fathul Munjid.



Namun tahukah Anda, bahwa Kamus Arab al-Munjid yang dipakai di seluruh ponpes dan kampus Islam dunia itu ternyata disusun oleh dua orang pendeta (rahib) Katolik bernama Fr. Louis Ma’luf al-Yassu’i dan Fr. Bernard Tottel al-Yassu’i yang dicetak, diterbitkan, dan didistribusikan oleh sebuah percetakan Katolik sejak tahun 1908.

Penggunaan Kamus al-Munjid yang sudah lama dan masih dipakai hingga kini bukanlah tanpa penentangan. Sebagian ulama menganggap kamus tersebut merupakan bagian dari operasi para orientalis yang memiliki agenda tersembunyi terhadap Dunia Islam.


Sekurangnya ada dua kitab yang ditulis ulama Islam yang berisi penentangan terhadap Kamus al-Munjid, yakni:

• ‘Atsrat al-Munjid fi al-adab wal ulum wa a’lam (Prof. Ibrahim al-Qhatthan, 664 halaman, terbit 1392 H), ini adalah kitab paling utama dalam mengkritisi Kamus al-Munjid.

• An-Naz’ah an-Nashraniyah fi Qamus al-Munjid (DR. Ibrahim Awwad, 50 hal, terbit 1411 H)

Kamus al-Munjid sendiri memiliki beberapa kekurangan, jika tidak dikatakan sebagai kesengajaan, yakni:

• Ketika memuat entry “Al-Qur’an”, tidak pernah menyambungkannya dengan istilah “al-Kariem” dan sebagainya, namun ketika memuat entry kitab suci Kristen dan Yahudi, maka kamus ini menambahkan istilah “al-Muqaddas”,

• Ketika memuat entry “Nabi Muhammad”, tidak pernah mengikutsertakan gelar ‘Shalallahu Allaihi Wassalam”, demikian pula entry para shahabat tidak pernah ditambahkan dengan “Radiyallahu Anhu”,

• Tidak ada kalimat ‘Basmallah’ di atas setiap bab seperti halnya kitab-kitab umat Islam,

• Entry “al-Basmallah” yang sesungguhnya milik umat Islam namun dalam keterangannya tertulis “Bismil ab-wal ibn wa Ruhil Quds” yang memiliki arti sebagai “Dengan menyebut Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Ruh Kudus”, setelah itu baru ada entry “Bismillahirahmannirahim”,

• Kamus ini juga tidak membahas akidah Islam, namun banyak membahas hal-hal yang bersifat penyimpangan-penyimpangan akidah,

• Nama- nama tokoh Islam yang utama seperti para shahabat, tabiin, dan para ulama terkemuka juga tidak dimuat, namun di lain sisi nama-nama tokoh Barat Kristen banyak dimuat,

• Kamus ini tidak pernah merujuk pada sumber-sumber Islam yang asli, tapi sebaliknya merujuk pada sumber-sumber Barat, dan ini sangat jelas terlihat dalam entry ‘ibadat’ dan penyebutan nama-nama nabi dan rasul yang menggunakan istilah kristen,

• Banyak kesalahan penulisan nama-nama tokoh dan kaitannya dengan sejarah,
• Mengatakan bahwa daging babi itu sangat lezat,

• Dimasukkannya gambar-gambar dan aneka lukisan yang berasal dari Barat yang sama sekali tidak berdasarkan kebenaran, seperti halnya gambar Nabi Isa dan nabi-nabi lainnya. Bahkan ada sebuah gambar sepasang manusia dewasa telanjang yang tengah menangis, gambar itu dikatakan sebagai gambar Adam dan Hawa,

• Nabi Nuh, Luth, dan Sulaiman dikatakan bukan sebagai nabi, tapi Lukman disebut sebagai nabi. Nuh dikatakan sebagai ‘Manusia Taurat pertama’, Luth dikatakan hanya sebagai ‘keponakan Ibrahim’ dan Sulaiman dikatakan sebagai ‘Raja’ bukan nabi,

• Nabi Daud disebut sebagai pembunuh banyak lelaki untuk memperisteri jandanya, padahal beliau telah memiliki isteri sebanyak 100 orang.




Masih teramat banyak catatan-catatan tentang kamus produk orientalis ini yang sampai sekarang, entah kenapa, masih saja dipergunakan di banyak lembaga pendidikan Islam. Sudah saatnya umat Islam menyadari dan berhenti memakai kamus ini. Dan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), sudah sepatutnya melarang peredaran dan penggunaan kamus ini di seluruh Indonesia. (Rz)



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 





Selengkapnya

Penjelasan Ilmiah ‘Segitiga Bermuda’ Indonesia di Masalembo

  Ayo   Jalan Terus    -  Wilayah perairan Masalembu disebut-sebut sebagai segitiga bermuda-nya Indonesia. Apa benar demikian? Simak penjelasan ilmiahnya.

Sebelum masuk ke dalam pembahasan ilmiah soal Masalembu, perlu diketahui bahwa kepulauan ini masuk ke Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Hanya terdiri dari 3 pulau, Masalembu berada di antara Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Apakah ini alasan, mengapa Masalembu dikenal sebagai segitiga bermuda?
Begini, “Segitiga” Masalembu secara geografis terletak di pertigaan antara Selat Makassar, Laut Jawa, Laut Flores, dan Selat Lombok. Lokasinya inilah yang diduga menciptakan kekuatan fisis interaksi laut dan atmosfer secara alami, yang mana turut bikin kecelakaan potensial terjadi di wilayah ini.


Melalui wawancara dengan Dr-Ing Widodo Pranowo, Peneliti Madya Bidang Oseanografi Terapan, Marine and Coastal Data Laboratory, Pusat Riset Kelautan, KKP, detikcom bertanya lebih banyak soal karakteristik Masalembu.
“Segitiga Masalembu dipengaruhi oleh angin monsun barat dan monsun timur. Angin monsun barat bergerak dari barat menuju ke arah timur sekitar periode Mei hingga November, demikian sebaliknya Angin monsun timur bergerak dari timur menuju ke arah barat pada periode Desember hingga April,” ujar Widodo.
Puncak angin monsun timur dapat bergeser ke bulan Juli, Agustus atau September. Sedangkan puncak angin monsun barat juga bisa bergeser pada sekitar Desember atau Januari atau kadang Februari.
Dari sini diketahui bahwa intensitas kekuatan angin timur lebih kuat atau lebih kencang ketimbang intensitas angin barat. Hal ini dikarenakan area pembangkitan angin (fetch) dari arah timur lebih panjang. Kedua angin monsun tersebut akan membangkitkan gelombang laut dan arus.

“Gelombang dan arus yang terjadi pada periode-periode puncak intensitas angin terkuat dapat membangkitkan tinggi gelombang dan kecepatan arus yang sangat signifikan. Tinggi gelombang dan kecepatan arus adalah fenomena fisis alami yang dapat mempengaruhi laju kecepatan kapal ketika mengarungi Kawasan perairan segitiga Masalembu,” tambah Widodo.

Bayangkan ini, apabila panjang suatu dimensi (badan) kapal lebih pendek ketimbang panjang gelombang laut, maka akan mempengaruhi kestabilan kapal dalam berlayar. Apabila ditambah dengan tinggi gelombang laut yang juga signifikan maka dapat menghambat kecepatan kapal, dan sangat berbahaya bila diterjang.

Kalau terus diterjang kemungkinan kapal bisa hancur, atau oleng. Apalagi akan sangat tidak stabil jika kapal memiliki kelebihan muatan.

Gelombang signifikan pada musim timur yakni sekitar Juli hingga Agustus secara statistik adalah lebih tinggi ketimbang gelombang pada musim barat yakni antara Desember dan Januari.



“Hidrodinamika gelombang dan arus di Kawasan perairan Segitiga Masalembu adalah sangat unik dan kompleks akibat dari geomorfologi dasar laut atau batimetrinya,” jelas Widodo.

Yang jarang diketahui adalah kondisi batimetri Segitiga Masalembu di sisi barat lebih landai ketimbang di sisi timur. Bahkan di sisi timur terdapat alur kedalaman laut yang cukup dalam.

“Seperti sebuah kanal sebagai terusan dari Kanal Labani yang berada di Selat Makassar yang menyambung ke arah Selat Lombok, di mana di sepanjang kanal kedalaman laut tersebut terdapat beberapa sill atau batimetri yang mendangkal di beberapa lokasi, sehingga menciptakan mirip basin atau semacam baskom atau wadah,” lanjut Widodo.

Kondisi semi-basin atau semi-baskom inilah yang meciptakan arus-arus yang berpusar atau disebut sebagai arus eddy, di sisi timur Segitiga Masalembu. Pada periode Desember hingga Januari, arus di kawasan perairan Segitiga Masalembu secara umum dominan mengalir menuju ke timur. Intensitas kekuatan aliran air ini semakin meningkat ketika memasuki Segitiga Masalembu sisi timur.

Hal ini disebabkan oleh adanya dorongan arus dari Laut Jawa, ditambah dorongan arus dari Selat Makassar yang berbelok ke timur ketika memasuki sisi timur Segitiga Masalembo. Aliran arus ke timur tersebut semakin meningkat kecepatannya ketika ditambah oleh dorongan arus susur pantai selatan jawa dengan kecepatan tinggi, yang dikenal sebagai Wyrti Jet.

Wyrti Jet kemudian berbelok ke utara masuk ke Selat Lombok, keluar di Laut Bali dan kemudian bergabung dengan kekuatan arus-arus di Segitiga Masalembu di sisi timur yang bergerak menuju ke timur ke arah Laut Flores dan Laut Banda. Bisa dibayangkan apabila ada benda termasuk kapal yang tenggelam di Kawasan perairan Segituga Masalembu pada periode Desember hingga Januari akan dengan sangat cepat terseret jauh ke Laut Flores atau hingga ke Laut Banda.

“Pada periode Juli hingga Agustus, aliran arus dari Selat Makassar adalah sangat kencang kemudian sebagian besar berbelok ke barat dan baratlaut, dan sebagian mengalir menerus menuju ke Selat Lombok,” ungkap Widodo.

Kekuatan arus yang tinggi pada periode Juli-Agustus tersebut juga pengaruhi oleh Arus Lintas Indonesia (Arlindo) atau yang lebih dikenal dengan Indonesia Through Flow.



“Arus ini membawa volume sangat besar, massa air laut yang berada di permukaan hingga dasar laut dengan laju sekitar 11 juta meter kubik per detik. Sehingga dapat dimungkinkan debit massa air yang sangat besar tersebut akan menarik dan mengangkut dengan cepat apa saja benda, termasuk kapal, yang tenggelam di perairan Segitiga Masalembu terangkut menuju ke Samudera Hindia melewati Selat Lombok,” jelas Widodo.

Melihat ke belakang, sejumlah peristiwa kecelakaan kapal yang pernah terjadi di Kawasan Segitiga Masalembu bisa dikaitkan dengan teori ini. Pada periode musim angin monsun barat seperti kecelakaan KM Tampomas II (Januari 1981) dan KM Teratai Prima (Januari 2009), sedangkan kecelakaan kapal yang terjadi pada periode musim angin monsun timur adalah KM Mutiara Indah (Juli 2007) dan KM Sumber Awal (Agustus 2007).

Terkait dengan kecelakaan kapal terkini, yakni KMP Bini Andika pada November 2019, bertepatan pada periode musim angin barat. Kemungkinannya adalah kapal ini ketika berlego jangkar terseret oleh arus kencang ke arah timur. Jangkar kapal melintangi atau mendekati sisi timur dari Segitiga Masalembo yang kebetulan adalah Alur Lintas Kepulauan Indonesia (ALKI) 2. Jalur ini juga dikenal sebagai alur pelayaran internasional kapal-kapal niaga, container dan lain sebagainya yang berlayar dari Selat Makassar hendak menuju ke Selat Lombok atau Samudera Hindia. (end)

Sumber berita : detik travel

Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 





Selengkapnya

Trend Ajaran Mistis Kabbalah Artis Top Dunia, Seperti Apa Ajaran nya ?

  Ayo   Jalan Terus    - Banyak selebritis top dunia yang kini gandrung pada ajaran mistis Kabbalah. Sebut saja: Britney Spears, Madonna, Ashton Kuthcner, Demi Moore, David Beckham serta isterinya Victoria, Elizabeth Taylor, Guy Ritchie, Lindsay Lohan, Keira Knightley, dan Jeff Godblum merupakan segelintir dari mereka.




Jenifer Minar dalam artikel berjudul “Celebrities and Kabbalah… Why The Fascination” seperti yang dimuat dalam AssociatedContent.com (17/5/05) mengutip penulis buku “The 72 Names of God:Technology for the Soul”, Yehuda Berg, menyatakan bahwa trend artis top dunia mempelajari Kabbalah lebih didorong oleh kekosongan jiwa mereka di tengah gemerlapnya kehidupan kaum jetset. “Mereka sudah memiliki segala mimpi yang diinginkan semua manusia, namun di dasar hati mereka yang paling dalam, mereka tetap merasa haus. Mereka bingung dan bertanya pada diri sendiri tentang keberadaan mereka dan kehidupan dunia ini. Apa makna hidup bagi mereka. Sebab itu mereka mencari-cari jawabannya?” ujar Berg.



Madonna mengamini pandangan Berg. Dalam berbagai wawancara soal keputusannya memeluk Kabbalah sebagai pedoman kehidupan religinya, Madonna yang memiliki ‘nama Kabalis’ Esther, mengaku sekarang hidupnya menjadi lebih bermakna. “Kabbalah telah mengubahku menjadi lebih baik. Ia (Kabbalah) mampu mengurangi egoisme yang ada dalam diriku. Bukan itu saja, Kabbalah juga memberikan ruang yang lebih luas guna dipakai sebagai sarana kontemplasi bagi banyak hal, ” papar Madonna.



Seperti halnya Madonna, artis Lindsay Lohan pun memiliki ‘nama Kabalis’nya sendiri setelah masuk menjadi anggotanya. Namun jika Madonna memilih nama ‘Esther’ maka Lohan memilih nama ‘Rose’, sebuah nama yang cukup kuno dan memiliki arti yang sangat penting dan khusus dalam ritus Kabbalah. Salah satu kuil Kabbalah kuno yang didirikan pelarian Templar berdiri di Skotlandia dan diberi nama Rosslyn Chapel, Kapel Rose.


Madonna memang dikenal sebagai ikon selebritis Kabalis. Salah seorang pengagumnya yang juga artis top, Britney Spears, mengikuti jejak sang idola masuk menjadi anggota Kabbalah. Ketika Britney menyatakan diri masuk Kabbalah, Madonna memberinya buku tentang Kabbalah sebagai hadiah khusus darinya. Bagi Spears, Kabbalah memberinya banyak kebebasan dalam berekspresi, juga dalam selera seksnya yang oleh banyak kalangan dianggap murahan.

Banyaknya artis top dunia yang memeluk Kabbalah tidak lepas dari peran pusat-pusat Kabbalah yang berdiri di kota-kota besar di Amerika dan Eropa. Menurut Jenifer Minar, di seluruh dunia sekarang ini telah berdrii tak kurang dari 50-an pusat Kabbalah (Kabbalah Centre). “Siapa pun bisa masuk ke sana dan menjadi anggotanya, ” demikian Minar.




Arti Kabbalah

Kabbalah sendiri sesungguhnya memiliki arti sebagai ‘yang diteruskan atau diwariskan secara lisan’. Ajaran Kabbalah dipercaya merupakan ajaran paganisme yang memadukan kepercayaan terhadap kosmos dengan jiwa manusia, sumber dari ajaran Talmud yang kini banyak dianut oleh kaum Zionis-Yahudi seluruh dunia.

Hanya saja, Kabbalah juga lekat dengan ritus-ritus ajaran kegelapan dan satanisme. Banyak ritus yang dilakukan para Kabalis guna ‘memelihara’ jiwa Kabbalahnya, antara lain ritus pengorbanan nyawa manusia, ritus meminum darah, ritus seks bebas, dan lain sebagainya. Sejak berabad silam Gereja menentang ajaran ini. Namun para Kabalis kemudian melakukan perlawanan terhadap Gereja dan bahkan mendirikan gerejanya sendiri dengan nama Satanic Churc atau Gereja Setan. Di Indonesia, kasus Gereja Setan pernah diberitakan ada di Bandung dan tempat lainnya, walau kemudian menghilang begitu saja. •Rz



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 





Selengkapnya

Bertemu Ular Kobra, Bagaimana Adab Seorang Muslim ?

  Ayo   Jalan Terus    - Penemuan ular kobra di sejumlah wilayah di Indonesia mulai meresahkan masyarakat. Sejak musim hujan banyak ular yang masuk ke pemukiman.

Salah satu tempat yang disambangi ular kobra itu adalah pemakaman warga di Kampung Sawah, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Setelah banyak laporan mengenai keberadaan ular-ular kobra tersebut, Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor langsung terjun ke lapangan dan mengamankan ular-ular sekaligus telur ular tersebut.
Lalu bagaimana adab seorang muslim saat menghadapi ular?
Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, dalam menangani kejadian seperti ini harus kembali kepada asbabul nuzulnya karena pembahasan tentang ular juga dituliskan di beberapa hadist.


“Setidaknya ada dua macam kondisi ular yang disebutkan dalam beberapa riwayat Hadits, yakni ular yang posisinya di luar rumah dan ular yang berada di dalam rumah,” katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (10/12/2019).

Abu Sa’id al-Khudri RA bahwa Rasûlullâh sAW pernah berkata:



إِنَّ لِهَذِهِ الْبُيُوتِ عَوَامِرَ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ شَيْئًا مِنْهَا فَحَرِّجُوا عَلَيْهَا ثَلَاثًا، فَإِنْ ذَهَبَ، وَإِلَّا فَاقْتُلُوهُ، فَإِنَّهُ كَافِرٌ

Artinya: “Sesungguhnya di rumah-rumah ada ular-ular yang berada di rumah-rumah. Apabila kalian melihat satu dari mereka, maka buatlah peringatan padanya tiga kali. Apabila pergi, maka biarkan dan bila tidak mau pergi maka bunuhlah, karena dia itu kafir” (HR Muslim no. 2236).




Hadist di atas menjelaskan, jika ular yang ditemukan sulit untuk diusir, maka wajib dibunuh.

Namun sebagai muslim, terang Ustadz Ainul Yaqin, harus tetap berhati-hati dan menghargai ular. Sebab pada dasarnya, hewan ini merupakan makhluk hidup ciptaan Allah SWT.

“Kita juga harus menghargai bahwa tidak ada sesuatu ciptaan Allah SWT yang tidak ada manfaatnya, walaupun juga berbahaya, sebab banyak juga ular yang tidak berbisa dan tidak berbahaya,” katanya.
Oleh karena itu, sebagai seorang muslim dianjurkan berdoa kepada Allah agar diberi perlindungan ketika melihat ular berbisa dan takut terkena gigitannya.
ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻜَﻠِﻤَﺎﺕِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺘَّﺎﻣَّﺎﺕِ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّ ﻣَﺎ ﺧَﻠَﻖَ
Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk.” (okz)


Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 





Selengkapnya

Amalan Sufi: Tarik Kembali Sedekahmu !

  Ayo   Jalan Terus    - Abu Amr bin Nujaid yang memiliki nama asli Ismail bin Nujaid as-Sulami an-Naisaburi merupakan ulama langka. Seorang guru tasawuf, ahli ibadah, zahid, dan perawi yang paling baik sanadnya di Khurasan kala itu. Sosok yang wafat pada tahun 365 Hijriyah ini berguru kepada Imam Junayd al-Baghdadi dan Imam Abu Utsman al-Hiri serta guru tasawuf lainnya.

Suatu ketika, beliau pernah menarik kembali uang 100 Dirham (senilah 49 juta rupiah) yang telah diinfaqkan melalui gurunya kepada kaum Muslimin. Mengapa beliau melakukan tindakan ini? Bukankah menarik uang yang telah disedekahkan bukan merupakan tindakan yang terpuji?
Abu Utsman, guru sufi Abu Amr, membutuhkan sejumlah uang untuk keperluan para ahli ibadah, ahli zuhud, dan pejuang yang melakukan ribath (berjaga-jaga di jalan Allah Ta’ala) di gerbang Khurasan.
Setelah lama tidak mendapatkan donatur, Abu Amr datang menyerahkan uang tunai senilai 1000 Dirham. Abu Utsman sangat bahagia menerima uang tersebut.

Siang harinya, Abu Utsman mengumumkan di depan jamaah majlis taklimnya. “Wahai para jamaah, aku benar-benar berharap, semoga Abu Amr mendapatkan pahala yang berlimpah karena dia sudah memenuhi kebutuhan jama’ah dengan membawa bantuan ini dan itu. Semoga Allah Ta’ala memberikan pahala atas semua jasanya.”

Tidak disangka-sangka, Abu Amr berdiri, lalu mendekat ke arah Abu Utsman. “Sebagian uang yang aku berikan tadi malam itu milik ibuku. Ternyata, beliau tidak ridha atas perbuatanku itu. Maka, kembalikanlah uang itu kepadaku untuk aku kembalikan kepadanya.”

Suka tidak suka, Abu Utsman pun memberikan uang infaq tersebut kepada Abu Amr. Jamaah pun bubar dengan beragam ekspresi dan reaksi.

Saat malam hari itu semakin larut, Abu Amr kembali mendatangi kediaman gurunya. Tanpa sepengetahuan siapa pun.  Dia membawa seluruh uangnya. Sambil menyerahkan, Abu Amr berkata, “Gunakan uang ini untuk keperluan itu (kaum Muslimin). Tapi hanya kita berdua saja yang boleh mengetahui hal ini.”

Sang guru langsung menangis melihat tindakan salah satu murid terbaiknya itu. Ungkapnya sembari terisak sebagaimana dikisahkan oleh Syeikh Abdul Fattah Abu Ghuddah dalam syarah Risalah al-Mustarsyidin, “Aku khawatir terhadap kesungguhan Abu Amr.”

Semoga Allah Ta’ala melimpahkan rahmat kepada keduanya. Aamiin.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 





Selengkapnya

Karl Haushofer, Tokoh Yahudi Dibalik Tragedi Holocaust - Nazi-Jerman

  Ayo   Jalan Terus    - Seorang Profesor Yahudi ternyata punya andil andil besar dalam kasus pengejaran dan pembunuhan orang-orang Yahudi yang dilakukan Nazi-Jerman dalam Perang Dunia II. Profesor Karl Haushofer namanya.

Karl Ernst Haushofer lahir di Munich, Bavaria (Jerman), pada 27 Agustus 1869. Dia terlahir dari keluarga Yahudi Jerman, dari pasangan Max Haushofer, seorang ekonom, dan Frau Adele Haushofer. Lulus dari sekolah atas, Karl muda mendaftar sebagai tentara Bavaria. Karir di dinas ketentaraan, Karl menamatkan pendidikan di Lembaga Pendidikan Ketentaraan Bavaria (Kriegschule), Akademi Artileri (Artillerieschule), dan Bavarian War Academy (Kriegsakademie). Tahun 1896 Karl muda menikah dengan Martha Mayer Doss, juga seorang Yahudi.




Haushofer meneruskan pendidikannya hingga menjadi perwira tinggi dan berdinas di Angkatan Perang Kerajaan Jerman dan karirnya melejit hingga menduduki jabatan sebagai Staff Corp di tahun 1899. Bahkan pada tahun 1903, Karl Haushofer diangkat menjadi tenaga pengajar di Bavarian Kriegsakademie.

Tahun 1908, Haushofer dikirim ke Jepang guna mempelajari sistem ketentaraan di negeri Matahari Terbit itu. Di Jepang, Haushofer juga didaulat menjadi instruktur resimen artileri tentara Nippon. Dari Jepang, Haushofer yang menguasai banyak bahasa asing selain Jerman, seperti Inggris, Perancis, dan Rusia, ditugaskan melawat ke beberapa negara Timur Jauh seperti Korea, India, Tibet, Cina, dan lain-lain.

Selama bertugas di Timur Jauh inilah, Haushofer yang memang telah lama tertarik dengan ajaran-ajaran mistis dari Timur melanjutkan penelitiannya. Dia juga menerjemahkan beberapa literatur Budhisme dan Hindu. Menurut sejumlah peneliti, ketertarikan Haushofer terhadap ajaran mistis-esoteris bukan tanpa sebab. Latar belakang keluarganya dipercaya memang telah bersentuhan dengan hal-hal seperti ini. Haushofer merupakan salah satu tokoh dari sebuah persaudaraan mistis pemuja setan (Kabbalah).

Dari perjalanannya keliling Timur Jauh inilah, Haushofer kemudian memperkenalkan sebuah Teori Geo-Politik yang dinamakan “The Heartland Theory” yang intinya berbunyi: “Siapa pun yang bisa menguasai Heartland maka ia akan mampu menguasai World Island”.

Heartland (jantung bumi) merupakan sebutan bagi wilayah Asia Tengah, dan World Island mengacu pada kawasan Timur Tengah. Kedua kawasan itu merupakan kawasan kaya minyak bumi dan juga gas. Teori ini sesungguhnya bukan otentik dari Haushofer, namun adaptasi dari Sir Alfrod McKinder (1861-1947), seorang pakar geopolitik asal Inggris terkemuka abad ke-19. Nicholas Spykman, seorang sarjana Amerika, menambahkan teori ini dengan mengatakan, “Siapa pun yang bisa menguasai World Island, maka ia menguasai dunia.” (Di Milenium ketiga, teori ini dianut oleh Gedung Putih sehingga Bush berambisi menguasai Afghanistan, Irak, dan negeri-negeri sekitarnya).

Haushofer dikenal dekat dengan perwira-perwira Jerman, bahkan berkawan akrab dengan dua tokoh Nazi, Adolf Hitler dan Sekretarisnya, Rudolf Hess. Kepada Hitler, Haushofer menyodorkan teori geopolitik dan juga teori ras unggul bangsa Arya. Buku karangan Hitler yang diasisteni Hess berjudul “Mein Kampf” (Perjuanganku, 1926)—buku ini menjadi buku suci Partai Nazi—dilatarbelakangi teori yang dikemukakan Haushofer. Menurut Haushofer, agar bangsa Jerman bisa menjadi bangsa terkuat di dunia, maka ras Arya harus memurnikan dirinya dan menyingkirkan semua orang Jerman yang bukan berasal dari ras ini. Teori Charles Darwin—juga Yahudi—pun dikemukakan oleh Haushofer sehingga Adolf Hitler menjadi semakin jatuh dalam pengaruhnya.

Berkat pengaruh dari Haushofer inilah, ketika Nazi berkuasa, maka dilakukan pemurnian ras Arya secara besar-besaran. Semua orang Jerman yang bukan berasal dari ras ini dikejar-kejar dan dihancurkan, secara khusus orang Yahudi yang memang banyak mendiami wilayah Jerman menjadi target utama. Masa lalu Hitler yang memiliki hubungan yang buruk dengan orang Yahudi menambah kebenciannya terhadap bangsa yang satu ini. Secara diam-diam Haushofer memprovokasi Hitler agar terus mengejar dan mengusir orang-orang Yahudi dari Jerman dan kawasan sekitarnya.

Mengapa seorang Haushofer yang juga Yahudi Jerman berbuat seperti ini? Jawabannya bisa ditemukan dalam sebuah pertemuan rahasia 13 keluarga berpengaruh Yahudi di Judenstaat, Frankfurt, Bavaria, di kediaman Sir Mayer Amschell Rothschild pada tahun 1773. Saat itu Rotshchild melontarkan dua rencananya. Pertama, menyusun 25 program penguasaan dunia yang kemudian kita kenal sekarang sebagai Protokolat Zionis. Yang kedua, Rotshchild menyebut nama Adam Weishaupt—seorang mantan Yesuit—untuk mendirikan dan memimpin organisasi konspiratif modern bernama Illuminati. Pertemuan Frankfurt ini menyepakati, mereka harus menemukan kembali harta karun King Solomon yang mereka yakini terbenam dalam reruntuhan Haikal Sulaiman yang ada di bawah Masjidil Aqsha di Yerusalem. Caranya adalah dengan merebut Yerusalem dari tangan bangsa Palestina yang sudah ribuan tahun mendiaminya.

Seorang tokoh Yahudi bernama Theodore Hertzl ditugaskan menemui Sultan Abdul Hamid II yang kala itu menjadi Khalifah Turki Utsmaniyah agar mau menyerahkan Tanah Palestina bagi bangsa Yahudi. Sultan menolak mentah-mentah permintaan ini walau kemudian Hertzl mengiming-imingi Sultan dengan harta berlimpah. Sultan tidak bergeming sedikit pun. “Selama jantungku masih berdetak dan darahku masih mengalir, aku haramkan Tanah Palestina bagi kalian wahai Yahudi, ” demikian jawaban dari Sultan. Akibatnya Hertzl dan petinggi Yahudi geram dan membuat satu strategi untuk meruntuhkan khilafah dengan memunculkan seorang Turki Muda bernama Mustafa Kemal Attaturk. Sultan Abdul Hamid II pun tersingkir. Kekhalifahan Turki Utsmani dibubarkan, dan Mustafa Kemal Attaturk menjadi pemimpin Turki dan mensekulerkan negeri itu. Satu penghalang telah tumbang. Walau demikian Yerusalem belum bisa diduduki.



Theodore Hertzl kemudian menyelenggarakan Kongres Internasional Zionisme (1897) yang diselenggarakan di Basel, Swiss. Kongres ini menyepakati bahwa seluruh Yahudi-Diaspora, istilah bagi orang-orang Yahudi yang masih terserak di seluruh dunia, agar secepatnya melakukan imigrasi ke Promise Land atau yang menurut mereka Kota Suci Yerusalem. Seruan Kongres Internasional Zionis ini tidak ditanggapi dengan antusias. Banyak keluarga Yahudi yang sudah mapan di Eropa dan Amerika enggan pindah ke Yerusalem. Meraka menolak seruan itu walau para ketua Zionis memaksanya.

Akhirnya tidak ada jalan lain, imigrasi Yahudi ke Palestina harus melalui jalan paksaan. Harus ada satu kondisi yang memaksa orang-orang Yahudi-Diaspora agar mau pindah ke Palestina. Akhirnya Haushofer berhasil dengan gemilang mendekati Hitler dan kemudian—tanpa disadari—ulah Nazi mengejar-ngejar orang Yahudi mengakibatkan banyak orang Yahudi yang kabur dari negerinya dan berbondong-bondong ke Palestina.

Seperti yang telah dikemukakan oleh Norman Finkeltstein dalam “The Holocaust Industry” atau Frederich Toben, peristiwa Holocaust sesungguhnya didalangi oleh kaum Zionis-Yahudi guna memaksa orang-orang Yahudi lainnya agar mau pindah ke Palestina, lewat tangan Hitler. Bahkan Norman Finkelstein yang juga berdarah Yahudi menentang cara-cara kotor Zionis ini. Dalam bukunya, Finkelstein membongkar mitos holocaust dan menyebutnya sebagai proyek pemerasan yang dilakukan Zionis terhadap negara-negara Eropa dan juga dunia, dengan mengorbankan kaum Yahudi Eropa yang sebenarnya enggan untuk ke Palestina.

Di akhir Perang Dunia II, Haushofer ditangkap oleh pasukan Sekutu. Pada tanggal 13 Maret 1946, Haushofer dan isterinya melakukan bunuh diri di Pähl, Jerman Barat. Mengikut jejak Adolf Hitler dan Eva Braun yang melakukan bunuh diri saat Berlin jatuh ke tangan Sekutu setahun sebelumnya.(Rz)



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 





Selengkapnya

Sudah Faham Apa Beda nya Sunnatullah dan Inayatullah ? (Cara Kerja Allah)

  Ayo   Jalan Terus    - Dalam hidup kita sering mendengar istilah pertolongan Allah dan juga anjuran mengenai pentingnya sikap tolong menolong antar-manusia. Apakah kedua hal itu saling bertentangan?

Secara istilah dan pengertian, sunnatullah dan inayatullah memang berbeda namun bukan berarti bertentangan. Dalam kitab tafsir Al-Misbah karya Prof Quraish Shihab dijelaskan, sunnatullah merupakan ketetapan-ketetapan Allah SWT yang lazim berlaku dalam kehidupan nyata.
Contohnya seperti hukum sebab dan akibat. Contohnya adalah orang sakit yang dianjurkan untuk berobat dan meminta pertolongan ke dokter hingga sembuh. Kendati demikian, beliau berpendapat, jangan dikira bahwa dokter atau obat yang diminum yang menyembuhkan penyakit yang diderita.
Allah mengambil peran dalam penentuan sembuh tidaknya seseorang melalui dokter dan obat yang diminum. Artinya, pertolongan dari manusia berkolerasi dengan pertolongan langsung dari Allah.
Sedangkan inayatullah merupakan pertolongan dan bimbingan Allah di luar kebiasaan-kebiasaan yang berlaku. Dalam bahasa Alquran, hal ini dinamai madad, namun madad sendiri biasanya hadir setelah ada upaya sebelumnya dari manusia.
Contohnya, orang yang berobat karena sakit tadi telah divonis dokter akan batasan waktu kemampuan tertentu untuk menjalani hidup di dunia. Namun di luar dugaan dokter, waktu yang diperkirakan itu meleset bahkan si pasien dinyatakan sembuh. Hal ini adalah bentuk dari inayatullah, pertolongan dengan cara yang tidak lazim. (rol)



Sunnatullah, Cara Kerja Allah


 Saat dunia ini mengalami ketidakseimbangan, maka dengan sendirinya dunia akan mencari jalan untuk menyeimbangkan diri lagi. Hal ini terjadi karena sunnatullah, yang sudah bekerja seiring dengan proses penciptaan sejak dulu kala.


Sunnatullah adalah kebiasaan atau cara Allah dalam mengatur alam dunia. Di dalam Alquran surah Ar-rahman dikatakan, "Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keseimbangan)." (QS ar-Rahman [55]:7).

Meskipun tidak asing dengan istilah ini, sebagian umat Islam mungkin masih ragu terhadap istilah sunnatullah. Karena itu, sunnatullah perlu untuk dikaji dan dipahami lebih dalam lagi, bahwa sunnatullah merupakan kebiasaan atau cara kerja Allah dalam menyelenggarakan alam ini.

M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah menjelaskan dari segi bahasa sunnatullah terdiri dari kata sunah dan Allah. Kata sunna  berarti kebiasaan, yaitu kebiasaan-kebiasaan Allah dalam memperlakukan masyarakat. (Tafsir Al-Misbah Vol.13. hlm. 205).

Secara istilah, kamus besar Indonesia juga mendefinisikan bahwa sunnatullah sebagai hukum-hukum Allah yang disampaikan kepada umat manusia melalui para rasul, undang-undang keagamaan yang ditetapkan oleh Allah yang termaktub di dalam Alquran, dan hukum alam yang berjalan tetap dan otomatis.

Dalam Alquran kata sunnatullah dan yang semakna dengannya seperti sunnatina atau sunnatul awwalin terulang sebanyak 13 kali. Seluruh kata tersebut mengacu kepada hukum-hukum Allah yang  berlaku  kepada masyarakat. Seperti misalnya dalam surah QS al-Ahzab [33]:  38, 62), QS al-Fathir [35]; 43), dan QS Ghafir [40]: 85).,



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 





Selengkapnya

Artikel Terkait Lainnya

AyoJalanTerus.com

*★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★*

Asyik . Unik . Baik


Artikel Terbaru :


Back to Top