Wahai Suami: Pahala Sedekah Terbesar adalah yang Kau Berikan Kepada Istrimu




Wahai suami, ayah, papa, bapak....

Sudah tahukah bahwa apapun yang kau berikan kepada istrimu adalah sedekah yang paling besar pahalanya diantara semua sedekah yang kau lakukan?

Jika belum tahu, simak hadist riwayat Imam Muslim berikut ini,

“Satu dinar yang engkau belanjakan untuk perang di jalan Allah SWT dan satu dinar yang engkau belanjakan untuk istrimu, yang paling besar pahalanya ialah apa yang engkau berikan kepada istrimu.” (HR. Bukhari Muslim).

Dari hadits diatas dijelaskan bahwa harta yang diberikan (nafkahkan) kepada keluarganya, lebih utama meski dibanding dengan mendermakan harta benda untuk perjuangan Islam sekalipun.

Lantas bagaimana jika ada seorang laki-laki memiliki seorang istri sering ditinggalkan dengan alasan dakwah, sementara kondisi anak-anak dan istrinya tidak terurus alias sengsara.

Rasulullah SAW memang seorang muballigh dan dai, tetapi beliau selalu memperhatikan kebutuhan lahir batin istri-istrinya.

Begitu besar perhatian Rasulullah SAW, terhadap hak-hak kaum hawa, sehingga Nabi SAW mengajarkan kepada kaum laki-laki cara terbaik untuk memuliakan seorang wanita.

Sampai-sampai beliau tidak rela seorang istri menderita, karena ulah para suami yang pelit dan menelantarkan istrinya.


Hendaknya para suami mengetahui bahwa nafkah yang ia berikan kepada keluarganya tidaklah bernilai sia-sia di hadapan Allah.

Bahkan nafkah itu terhitung sebagai amalan sedekahnya, sebagaimana hadits dari Abu Mas’ud Al-Anshari dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda:

“Apabila seorang muslim memberi nafkah kepada keluarganya dan dia mengharapkan pahala dengannya maka nafkah tadi teranggap sebagai sedekahnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Bahkan satu suapan yang diberikan seorang suami kepada istrinya, teranggap sebagai amalan sedekah sang suami. Demikian disabdakan Nabi Muhammad pada shahabat beliau, Sa’ad bin Abi Waqqash:

“Dan apa pun yang engkau nafkahkan maka itu teranggap sebagai sedekah bagimu sampaipun suapan yang engkau berikan ke mulut istrimu.” (HR. Al-Bukhari)

Dalam riwayat Muslim disebutkan:

“Tidaklah engkau menafkahkan satu nafkah yang dengannya engkau mengharap wajah Allah kecuali engkau akan diberi pahala dengannya sampaipun satu suapan yang engkau berikan ke mulut istrimu.”.

Rasulullah SAW begitu menghormati derajat kaum hawa dari sikap pelit seorang suami yang tidak bertanggung jawab kepadanya.

Beruntung sekali bagi seorang istri yang memiliki suami dermawan kepada dirinya. Rasulullah SAW sosok suami yang paling dermawan kepada istri-istrinya, juga kepada sahabat, kerabat, dan tetangganya.

Kedermawanan Rasulullah SAW menjadikan istri-istrinya makin mencintai dan menyayanginya, sehingga seorang istri tidak merasakan, kecuali suami adalah orang yang paling sempurna di hadapannya.

Masya Allah.






republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

Mengungkap Fakta Ilmiah Tentang Sayap Lalat dalam Pesan Rasulullah SAW




Rasulullah bersabda : “Jika jatuh seekor lalat pada minuman kalian maka benamkanlah, karena di salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap yang satunya terdapat penyembuhnya,” [HR. Bukhari]

HADIST atau pesan Rasulullah ini dibuktikan oleh para ilmuwan, Sebagaimana mereka mempelajari daripada serangga – serangga yang ada dibumi. Mereka menemukan dahsyatnya dan kehebatan serangga – serangga yang menakjubkan bahwa lalat itu mengepakkan sayapnya sebanyak 200 hingga 400X setiap detiknya. Dan setiap detik ia menggerakkan sayapnya 200 hingga 400X gerakan.

Dan juga pada satu hewan yang disebut “Ganjur” bahkan sampai mengepakkan sayapnya 1000X setiap detiknya. Para ilmuwan mempelajari 4 jenis serangga, mereka mendalaminya dan dikatakan kami baru mempelajari 4 macam serangga dan masih tersisa lebih dari 10 juta macam serangga di muka bumi. Dan tentunya juga, demikian banyak mereka melakukan penemuan – penemuan dan keajaiban pada serangga sehingga mereka mengatakan bahwa didalam setiap sayap seekor lalat itu ada daripada fungsi – fungsi elevator dan fungsi – fungsi depressor, yaitu fungsi mengangkat dan menurunkan sayapnya. Dan itu bergerak 200 hingga 400X setiap detiknya dan gerakan lalat itu yang demikian sangat menakjubkannya itu selalu bergerak dalam bermenit – menit atau berjam – jam.

Gerakan otot yang sedemikian cepatnya menggerakkan sayap seekor lalat yang sangat kecil. Seekor lalat yang kecil, yang dijelaskan oleh para ilmuwan dari Australia bahwa seekor lalat itu terbukti pada sebelah sayapnya ditemukan 1 gen refilin yaitu gen yang mempunyai 2 fungsi yakni fungsi pada industri dan fungsi pada kesehatan.

Fungsi pada industri bahwa gen refilin ini lebih dahsyat dan lebih kuat dari semua jenis karet yang ada yang telah dibuat oleh banyak orang di muka bumi ini. Jenis karetnya diambil dari pohon karet atau lainnya, gen refilin yang ada di sayap lalat itu lebih kuat dan lebih hebat jika dipakai sebagai karet karena ia mempunyai daya dorong dan daya tekan yang sangat kuat serta daya pental yang demikian dahsyat dan itu ada pada sayap seekor lalat dan serangga lain.

http://3.bp.blogspot.com/-arCDkQjDk7s/UPAh5gQd5oI/AAAAAAAABDA/SLAxxh0Eg0o/s1600/lalat.jpg

Hingga ia dapat bergetar hingga 1000X dalam setiap detiknya seperti hewan ganjur dan juga beberapa hewan serangga lainnya. Dan dalam fungsi kesehatannya bahwa gen refilin itu adalah satu gen yang bisa mengobati penyakit – penyakit yang ada pada syaraf – syaraf arteri, pada syaraf – syaraf meina. Syaraf arteri yang banyak terjadi penyumbatan, gen – gen refilin yang ada di sayap seekor lalat itulah yang dapat mengobatinya.

Demikian indahnya dan demikian sempurnanya dan demikian jeniusnya Rasulullah Muhammad Saw. Jika jatuh lalat pada minuman kalian, tenggelamkan ia. Maksudnya gen – gen refilin yang ada di sayapnya itu supaya bertebaran di air pula hingga menjadikan airnya itu tersucikan daripada bakteri –  bakteri yang ada pada sayap lainnya.

Manusia melihatnya dengan mikroskop dan selama puluhan tahun mereka menelitinya tapi Sang Nabi SAW tahu di sayap lalat itu ada gen penyembuh, ada gen penyakit sampai butiran gen dan sel yang ada disayap lalat diketahui oleh Rasulullah Muhammad SAW atas petunjuk dari Allah SWT sebagai sang Maha Pencipta segala sesuatu dan Maha Mengetahui akan seluk beluk ciptaanNya. Wallahu’alam bishawab… Sumber



republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

Mengapa Surat Al Ikhlas Sebanding dengan 1/3 Al Quran ? Berikut Isi Kandungan & Terjemahan nya

  Ayo  Jalan Terus  - Mengapa Surat Al Ikhlas Sebanding dengan Sepertiga Al Quran

Mengapa Surat Al Ikhlas sebanding dengan sepertiga Al Quran? Buya Hamka menjawabnya dengan mengutip penjelasan Ibnu Qayyim Al Jauziyah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mensabdakan, surat Al Ikhlas sebanding dengan sepertiga Al Quran. Dalam Shahih Bukhari dikisahkan seorang laki-laki yang membaca Surat Al Ikhlas berulang-ulang dalam shalat sunnah. Orang yang mendengarnya lantas menceritakan kepada Rasulullah. 







Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda:

وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ

“Demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggaman Tangan-Nya. Sesungguhnya ia benar-benar sebanding dengan sepertiga Al Quran.” (HR. Bukhari)

Dalam hadits lain yang juga diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah bersabda kepada para sahabat:

أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ ثُلُثَ الْقُرْآنِ فِى لَيْلَةٍ . فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَيْهِمْ وَقَالُوا أَيُّنَا يُطِيقُ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ ثُلُثُ الْقُرْآنِ

“Apakah salah seorang di antara kalian tidak mampu membaca sepertiga Al Quran dalam semalam?” Mereka pun merasa berat dan berkata, “Siapa di antara kami yang mampu melakukan itu wahai Rasulullah?” Beliau lantas bersabda, “Surat Al Ikhlas merupakan sepertiga Al Quran.” (HR. Bukhari)


Mengapa Surat Al Ikhlas sebanding dengan sepertiga Al Quran? Menurut Buya Hamka, karena surat ini berisi pokok-pokok tauhid dan makrifat.

Dalam Tafsir Al Azhar, Buya Hamka mengutip penjelasan Ibnu Qayyim Al Jauziyah.

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu membaca surat Al Ikhlas dan surat Al Kafirun pada shalat fajar dan shalat witir,” kata Ibnu Qayyim dalam Zaadul Ma’aad. “Karena kedua surat ini mengumpulkan tauhid ilmu dan amal, tauhid makrifat dan iradat, tauhid i’tiqad dan tujuan.”

Surat Al Ikhlas mengandung tauhid i’tiqad dan makrifat, dan apa yang dipandang tetap teguh pada Allah menurut akal murni, yaitu Esa, Tunggal. Menafikan sekutu bagiNya, siapa pun itu. 

Allah yang Mahasempurna. Seluruh makhluk bergantung kepadaNya. Seluruh makhluk membutuhkanNya. Tidak beranak dan tidak diperanakkan. Menafikan seluruh kafa’ah, tandingan dan bandingan.

“Sebab itu maka surah ini mengandung segala kesempurnaan bagi Allah dan menafikan segala kekurangan. Inilah dia pokok tauhid, menurut ilmiah dan menurut aqidah, melepaskan orang yang berpegang teguh kepadanya dari kesesatan dan mempersekutukan,” lanjut Ibnu Qayyim.

“Itu sebab maka surat Al Ikhlas dikatakan Nabi sebagai ‘sepertiga Al Quran,’” simpul Buya Hamka setelah mengutip penjelasan Ibnu Qayyim tersebut. [Muchlisin BK/Tarbawia]






Isi Kandungan Surat Al Ikhlas dan Terjemahan



Surat Al Ikhlas merupakan surat ke-112 dalam Al Quran. Namun dari urutan turunnya, Surat Al Ikhlas merupakan surat ke-22. Yakni setelah surat Al Falaq dan An Nas. Apa saja isi kandungan surat Al Ikhlas, berikut ini penjelasannya.

Terjemahan Surat Al Ikhlas

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
(Qul huwalloohu ahad. Alloohush shomad. Lam yalid walam yuulad. Walam yakul lahuu kufuwan ahad)
Katakanlah: “Dialah Allah Yang Mahaesa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”

Nama-nama Surat Al Ikhlas

Berbeda dengan umumnya nama surat yang diambil dari kata yang ada pada surat tersebut, surat Al Ikhlas tidak demikian. Dinamakan surat Al Ikhlas karena surat ini berisi pokok-pokok tauhid. Mengesakan Allah dan menafikan segala sekutu bagiNya.
Surat Al Ikhlas disebut juga Surat Qul huwallaahu ahad. Diambil dari ayat pertama dari surat ini.
Selain itu, ternyata surat ini memiliki banyak nama. Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Tafsir Al Munir menjelaskan, surat ini juga dinamakan dengan Surat at Tafrid, at Tajrid, at Tauhid, an Najah dan al Wilaayah. Dinamakan pula dengan Surat al Ma’rifah dan al Asas.

Isi Kandungan Surat Al Ikhlas

Berikut ini isi kandungan surat Al Ikhlas yang kami sarikan dari sejumlah tafsir. Yakni Tafsir Al Munir karya Syaikh Wahbah Az Zuhaili, Tafsir Fi Zilalil Quran karya Sayyid Qutb dan Tafsir Al Azhar karya Buya Hamka.
1. Surat Al Ikhlas menegaskan keesaan Allah dengan sifatNya Ahad. Yakni tidak ada sesuatu pun selain Dia bersama Dia dan bahwa tidak ada sesuatu pun yang sama denganNya. Tidak ada hakikat kecuali hakikatNya dan tidak ada wujud yang hakiki kecuali wujudNya.
2. Allah adalah Tuhan yang kepadaNya segala makhluk bergantung. Seluruh makhluk butuh kepadaNya. Dialah satu-satunya yang dituju untuk memenuhi segala hajat makhluk. Sedangkan Dia tidak butuh kepada siapa pun.
3. Allah tidak beranak, tidak diperanakkan dan tidak mempunyai istri. Karenanya keyakinan orang Yahudi yang mengatakan Uzair anak Allah adalah keyakinan yang batil. Keyakinan orang Nasrani yang mengatakan Isa anak Allah adalah keyakinan yang batil. Keyakinan orang-orang musyrik yang mengatakan malaikat adalah putri-putri Allah adalah keyakinan yang batil.
4. Surat Al Ikhlas menjelaskan bahwa tidak ada yang sebanding dan setara dengan Allah. Baik dalam hakikat wujudnya maupun dalam sifat dzatiyahnya.
5. Surat Al Ikhlas ini mengajarkan pokok-pokok tauhid dan pondasi keimanan. Ia juga membantah keyakinan orang-orang kafir baik musyrik maupun ahli kitab yang menyekutukan Allah dengan berhala atau manusia.
Demikian isi kandungan Surat Al Ikhlas. Semoga bermanfaat dan menambah keimanan serta ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. [Muchlisin BK/WebMuslimah]



republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

MASYAALAH ! 😇... Ilmuwan Berhasil Membuktikan Semut Berbicara Seperti Dalam Alquran

  Ayo  Jalan Terus  - Nabi Sulaiman adalah seorang nabi dan rasul Allah yang diberikan mukjizat oleh Allah yaitu ia dapat mengerti bahasa binatang. Nabi Sulaiman A.S merupakan anak dari Nabi Daud A.S, dalam Alquran namanya disebutkan sebanyak 27 kali.

Ia diangkat menjadi raja di kerajaan bani Israil setelah ayahnya wafat, tak hanya menjadi raja bani Israil, Allah memberikannya kemampuan untuk menjadi raja untuk bangsa jin dan binatang. Oleh karena itu, Nabi Sulaiman bisa mengerti berbagai macam bahasa binatang termasuk semut.
Semut Berbicara Didalam Alquran, Ilmuwan Membuktikannya

Dalam sebuah kisah di dalam Alquran, dikisahkan bahwa pada saat itu Nabi Sulaiman dan bala tentaranya sedang melintasi sebuah jalan yang di jalan itu terdapat gerombolan semut. Dalam ayat tersebut Allah menyebutkan bahwa semut-semut tersebut dapat berbicara satu sama lain.

"Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";" [QS. An-Naml ayat 18]

Sebagai umat Islam, kita percaya bahwa apa yang tertera di dalam Alquran tidak ada yang sia-sia. Namun, bagi orang-orang yang tidak mempercayai Alquran, pastilah ayat diatas hanya dianggap sebagai bualan belaka.

Namun, fakta kebenaran Alquran kembali terungkap melalui sebuah penelitian ilmiah. Science Magazine yang terbit pada 6 Februari 2009 menuliskan sebuah hasil penelitian ilmiah terbaru yang menyatakan semut dapat berbicara.

Dalam penemuan tersebut mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi audio yang canggih telah memungkinkan para ilmuwan untuk meneliti dan menemukan kesimpulan bahwa semut-semut secara rutin berbicara antara satu dengan yang lainnya.


http://1.bp.blogspot.com/-K_ozCfe7U18/VIVleBnEQfI/AAAAAAAAATw/mXLAxjX8IKE/s1600/OECOPHYLLASMARAGDINASP0001B06F002.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-kIFDPD2dais/U7zL_4V1zwI/AAAAAAAAAgY/bDn2JgY1O44/s1600/semut-rangrang.jpg

Semut Sebagian besar memiliki semacam papan alami dan plectrum yang terdapat dalam perut mereka yang dapat mengeluarkan suara sebagai media untuk berkomunikasi dengan sesamanya.

Menggunakan microfon dan speaker mini yang canggih yang dapat dimasukkan kedalam sarang semut, peneliti menemukan bahwa ratu semut dapat mengeluarkan instruksi kepada para pekerja mereka.

Para peneliti heran, yang berhasil membuat rekaman pertama dari semut ratu "berbicara", juga menemukan bahwa serangga lain pun meniru hal yang persis sama. Kupu-kupu besar Rebel adalah salah satu dari sekitar 10.000 makhluk yang memiliki hubungan parasit dengan semut dan sekarang ditemukan telah belajar untuk meniru suara dengan menggunakan sinyal kimia.

Larva Kupu-kupu dibawa oleh semut ke sarang di mana mereka diberi makan oleh pekerja. Ketika koloni terganggu semut akan menyelamatkan larva. Bahkan jika mereka kekurangan makanan, semut akan mengorbankan diri mereka sendiri sebagai bahan makanan pengganti.

Hasil penelitian beberapa dekade yang lalu telah menunjukkan bahwa semut mampu membuat panggilan menggunakan alarm berbunyi, tetapi baru-baru ini hasil riset telah menunjukkan bahwa kosa kata mereka mungkin jauh lebih besar dan mereka juga dapat "berbicara" satu sama lain.


http://4.bp.blogspot.com/-RlRWQqeHld4/USXv4SbbDtI/AAAAAAABVH0/UuXtRbT2aGw/s1600/semut.jpg


Profesor Jeremy Thomas, dari University Oxford, mengatakan kemajuan teknologi telah memungkinkan penemuan baru, hal itu karena komunikasi semut bisa direkam secara subjektif.

Para peneliti melakukan penelitian dengan cara memasukkan speaker mini
yang berisi rekaman suara ratu semut ke dalam sarang semut kemudian memutarnya. Hal ini ternyata mampu menarik perhatian para semut dan membuat mereka bersiaga.

"Ketika kami memutar suara ratu yang mereka lakukan kemudian adalah bersiap siaga. Mereka akan bergerak berdiri sambil mengulurkan antena mereka ke depan dan rahang (capit) mereka terbuka selama berjam-jam. Siapa saja makhluk asing yang berada di dekat mereka, mereka akan serang," katanya.

Dia menggambarkan bagaimana semut akan melakukan gerakan menekan antena mereka ke arah speaker seperti mereka menyambut yang lain dalam sarang semut.

"Kita pasti pernah lihat semut bersalaman ketika mereka bertemu. Seperti itulah mereka melakukannya." lanjutnya.

Profesor Thomas masih belum mengetahui dengan pasti tentang berapa jumlah semut yang mengandalkan suara untuk bahasa mereka, namun ia menduga penelitian lebih lanjut akan mengungkapkan kosakata yang lebih luas daripada yang terlihat sebelumnya.




Sedangkan menurut buku "Encyclopedia of Entomology" karangan John L. Capinera halaman 92, dikatakan setidaknya ada 4 jenis senyawa kimia yang dikeluarkan semut dalam berkomunikasi, dengan mengambil contoh semut African Weaver:

    Hexanal: Zat ini menarik perhatian dan membangunkan ketertarikan mereka.
    Hexanol: Semut-semut menjadi siaga dan berlarian ke segala arah dalam rangka mencari sumber masalah.
    Undecanone: Saat dipancarkan, ini menarik semut ke sumber bahaya, dan membuat mereka menggigit semua objek asing pada daerah semut.
    Butyloctenal: Meningkatkan agresi dan kesiapan mereka untuk mengorbankan diri.


Dalam surat An-Naml ayat 18 di atas, kira-kira seperti inilah percakapan para semut tersebut:

1. "Hai para semut": dalam tahap ini, Hexanal di keluarkan, memasuki fasa alerting dimana semut tersebut meminta perhatian semut yang lain.

2. "kembalilah ke sarangmu" : dalam tahap ini, Hexanal lebih intense dikeluarkan, menyebabkan apa yang dikatakan oleh John L. Capinera di atas, semut-semut berlari dengan cepat dan acak, serta mengubah arah.

3. "agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya" : dalam tahap ini, Hexanol di keluarkan, mengakibatkan fasa attraction dan stopping dimulai, di mana perhatian para semut di arahkan kepada source atau sumber bahaya, dalam hal ini adalah Sulaiman dan tentaranya.

4. "sedangkan mereka tidak menyadari" : dalam tahap ini, semut-semut itu di perintahkan untuk holding, bukan bitting. Undercanone dan Butyloctenal dalam kadar tertentu bersama-sama menentukan jenis pertahanan apa yang harus mereka buat untuk mempertahankan diri dan sarang mereka. Dalam hal ini yang diperintahkan adalah "hold" atau tunggu. "Jangan serang, karena mereka tidak menyadari. Mereka tidak sengaja akan menginjak kita dan menyerang kita".

Inilah keajaiban Alquran yang telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah, semoga dengan demikian kita bisa menjadi lebih yakin akan kebenaran Alquran.




republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

10 Manfaat dan Keutamaan Shalat Tahajud, NO 1,5 dan 8 paling FAVORIT !

  Ayo  Jalan Terus  - Muslim mana yang tidak ingin mendapat predikat muslim sejati di mata Allah? Pastinya semua muslim ingin terlihat beramal salah dan bertakwa di hadapan pencipta-Nya kelak. Hal ini pula mungkin yang selalu dipikirkan oleh kaum muslimin dan muslimat di seluruh dunia. Sehingga tak jarang mereka selalu melakukan kewajiban serta sunnah secara sempurna. Begitu banyak sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad guna menuntun kehidupan kaum muslim di muka dunia.




sholat tahajud Salah satunya adalah sholat tahajud yang banyak dilakukan oleh kaum muslim di seluruh dunia. Sholat tahajud sendiri adalah shalat sunnah yang dikerjakan di malam hari setelah seseorang bangun dari tidur. Ibadah ini termasuk sunnah mu’akad, yaitu sunnah yang dikuatkan dengan syara’. Tak jarang banyak orang yang mengerjakannya di kala terbangun di tengah malam. Anda pun bisa mengerjakannya paling sedikit 2 rakaat dan sebanyak-banyaknya, tak ada batasan.

Waktu paling mustajab untuk melaukan shalat tahajud sendiri adalah 1/3 malam. Dimana para malaikat turun ke bumi dan Allah mengabulkan setiap doa hamba-Nya. Anda tak hanya mendapat imbalan pahala dari Allah, namun juga serentetan manfaat bagi kesehatan tubuh dan jiwa. Banyak orang mengatakan bahwa sholat tahajud diyakini memberi ketenangan dan kedamaian jiwa. Seseorang yang terbiasa bangun untuk sholat di tengah malam pastinya mampu mengontrol emosi.
Manfaat Sholat Tahajud

Setidaknya, ada beberapa manfaat sholat tahajud yang disampaikan dalam penelitian, yaitu.

1. Penghapus dosa dan mencegah berbuat dosa

Seperti yang disampaikan di atas, sholat tahajud adalah ibadah yang selalu dilakukan oleh orang-orang shaleh. Ibadah ini mendekatkan diri seorang manusia kepada pencipta-Nya, Allah SWT. Bisa dibilang sholat tahajud mampu menjadi media penghapus dosa seseorang. Mereka pun pastinya memperkuat iman dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa besar maupun kecil. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa sholat malam adalah ibadah yang sering dilakukan oleh orang-orang shaleh. Ibadah ini dapat mendekatkan seseorang kepada Sang Pencipta, jalan menghapuskan dosa serta mencegah muslimin untuk berbuat dosa.

2. Tanda takwanya terlihat di muka

Orang yang selalu melaksanakan sholat tahajud akan terlihat bersinar wajahnya. Inilah yang menjadi tanda bahwa seseorang tersebut bertakwa kepada Allah SWT. Tanda-tanda ketakwaan tersebut selalu terlihat oleh orang-orang di sekitar mereka. Hal tersebut bisa jadi pelecut semangat bagi kaum muslimin yang lain untuk selalu melaksanakan shalat tahajud. Shalat tahajud tetap menjaga keimanan seseorang teguh kepada sang Maha Penyayang.

3. Melancarkan aliran darah di tubuh

Sholat tahajud biasanya dilakukan pada pukul 03.00 pagi. Setiap muslim umumnya terbangun pada jam tersebut untuk mengerjakan sholat tahajud dan beribadah pada Sang Pencipta. Ibadah ini nyatanya tak hanya sekedar berbagi keluh kesah, namun memberikan udara segara bagi seluruh organ tubuh. Ketika itu, udara di atmosfer masih sangat segar dan dihirup oleh paru-paru. Tubuh kita pun menggerak-gerakkan seluruh otot yang membuat badan segar seketika dan seluruh aliran darah terasa lancar. Oksigen segar akan menghilang ketika matahari terbit dan kembali pada pagi berikutnya. Hanya orang-orang yang terbangun untuk melaksanakan sholat tahajudlah yang bisa merasakannya.

4. Membesarkan rongga paru-paru

Manfaat gerakan sholat nyatanya memberikan efek positif bagi kesehatan manusia. Gerakan takbiratul ihram yang diikuti dengan bersedekap sebenarnya membuka rongga paru-paru lebih lebar. Hal tersebut diketahui mampu memperlancar aliran udara menuju paru-paru. Kerap kali kita merasakan paru-paru jauh lebih lapang daripada sebelumnya. Hal ini tidak bisa dipungkiri sebagai salah satu olah napas yang sangat baik selain berolahraga.

5. Jaminan masuk surga

Rasulullah pernah mengatakan bahwa siapapun yang melaksanakan shalat tahajud, maka jaminan surga baginya. Hal ini sempat pula diriwayatkan dalam salah satu hadits, sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, salat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmizy).

6. Pikiran jauh lebih segar

Bangun tidur pastinya Anda memiliki pemikiran yang jauh lebih jernih. Bayangkan saja, dalam 1 hari jantung manusia bekerja 100.000 kali dan bernapas sebanyak 20.000 kali. Setiap organ tersebut memerlukan waktu istirahat yang cukup. Nyatanya tidur adalah istirahat yang sangat baik bagi tubuh. Dengan begini, seluruh organ tubuh akan beristirahat dari setiap tugas beratnya. Tidur membantu tubuh memulihkan sel yang sempat terganggu, menambah kekuatan dan otak pun kembali bekerja dengan baik. Alasan tersebutlah yang menjadikan shalat tahajud dilaksanakan setelah bangun dari tidur. Pikiran yang jauh lebih fresh dan segar membuat gerakan shalat kita juga khusyu’ memaknai ayat-ayat Al-Qur’an.

7. Mendapat keringanan ketika dinasab di akhirat

Keutamaan lainnya dari shalat tahajud adalah keringanan di hari akhir nanti. Setiap orang pastinya mempunyai catatan dosa dan pahala yang akan diterima di akhirat. Apabila catatan amalnya lebih banyak, niscaya surga tempatnya. Namun bila sebaliknya, sudah barang tentu neraka adalah tempat yang tepat. Bagi kaum muslim yang taat, shalat tahajud bisa menjadi media untuk mendapatkan keringanan ketika dinasab di akhirat. Allah akan memberikan keutamaan ini kepada mereka yang memohon ampun dan berdoa di sepertiga malam.

8. Memperoleh cinta Allah

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, bahwa orang yang selalu melaksanakan shalat tahajud akan memperoleh cinta dari Allah SWT. Sebagaimana Beliau bersabda pada Abu Darda’ r.a. tentang keutamaan shalat tahajud ini. Mereka yang memilih bangun di tengah malam dan meninggalkan kenyamanan tidur, niscaya akan mendapat cinta dari Allah SWT. Kaum mukmin tersebut memutuskan meninggalkan syahwat mereka dan bersujud di hadapan sajadah. Segala pengampunan doa diberikan Allah kepada orang-orang tersebut. Tentu saja cinta Allah kepada orang-orang shaleh tak berputus hingga hari akhir dan perhitungan nanti.

9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Secara bio-teknologi, penemuan baru menyebutkan bahwa shalat tahajud mampu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Di samping itu, bagi para penderita kanker akan merasakan manfaat lainnya, yaitu menghilangkan rasa nyeri yang kerap melanda. Pada bidang ini pula dikatakan bahwa shalat tahajud meningkatkan respon positif yang sangat efektif dalam anastesi pra bedah. Alasan inilah yang menjadikan mengapa shalat tahajud sangat baik dilaksanakan oleh penderita penyakit berat sekalipun. Anda akan merasakan begitu banyak manfaat dalam gerakan shalat malam tersebut.

10. Shalat yang paling afdol setelah 5 waktu

Kewajiban setiap muslim dan muslimin di seluruh dunia adalah mengerjakan shalat 5 waktu. Allah SWT menyukai umat-Nya yang selalu mengingat-Nya baik dalam keadaan senang maupun sedih. Tak ada tempat berbagi ataupun mengadu yang lebih baik selain kepada Allah SWT. Shalat tahajud menjadi salah satu ibadah yang paling afdol setelah shalat 5 waktu. Shalat tengah malam memberi kesempatan kepada Anda untuk beribadah lebih khusyu’. Waktu tersebut juga sangat tepat untuk berkeluh kesah dan memohon ampunan dari Sang Pencipta.



republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

[Jadi Tahu] Amalan-Amalan ini 😇 Ternyata Sepadan dengan 'Pahala Haji & Umroh'

  Ayo  Jalan Terus  - Amalan Yang Sepadan dengan Haji dan Umroh  😇





Berdiam di Masjid selepas sholat shubuh sampai terbitnya matahari, lalu sholat 2 rakaat.


Dalilnya : dari Anas bin Mâlik bahwa Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam bersabda :

من صلى الغداة في جماعة ثم قعد بذكر الله حتى تطلع الشمس ثم صلى ركعتين كانت له كأجر حجة وعمرة تامة تامة تامة
“Barangsiapa sholat shubuh berjama’ah kemudian dia duduk berdzikir kepada Allâh sampai terbitnya matahari, kemudian sholat 2 rakaat, maka pahalanya seperti haji dan umroh sempurna sempurna sempurna.”

(HR at-Tirmidzî dengan sanad yg shahih, di dalam Shahîh at-Tirmidzî 586, dishahihkan oleh Syaikh al-Albânî di dalam “Ash-Shahîhah” 3403)


 Menghadiri shalat jama’ah dan berjalan kaki untuk sholat tathawwu’ (sunnah)

Dalilnya : Dari Abî Umâmah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
من مشى إلى صلاة مكتوبة في الجماعة فهي كححة ومن مشى إلى صلاة تطوع (في رواية أبي داود : أي صلاة الضحى) فهي
كعمرة تامة

Barangsiapa berjalan kaki utk sholat wajib berjama’ah maka ia seperti haji, dan barangsiapa berjalan kaki utk sholat sunnah (menurut riwayat Abû Dâwud, sholat dhuhâ) maka seperti umroh secara sempurna.”

(HR Ahmad dg sanad shahih; lihat Shahîh al-Jâmi 6556)


 Sholat Isya dan Shubuh berjama’ah.

Dalilnya : Dari Abî Dzar Radhiyallâhu anhu, beliau berkata

أن أناسا من أصحاب النبي قالوا : يا رسول الله ذهب أهل الدثور بالأجور يصلون كما نصلي ويصومون كما نصوم ويتصدقون بفضول أموالهم، فقال النبي أو ليس قد جعل الله لكم صلاة العشاء في جماعة تعدل حجة وصلاة الغداة في الجماعة تعدل عمرة.

“Bahwa ada sebagian sahabat bertanya kepada Nabi: “Wahai Rasulullah, orang² kaya datang dengan pahala besar. Mereka bisa sholat sebagaimana kami sholat dan berpuasa sebagaimana kami berpuasa, tapi mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka.”

Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam menjawab, “Allâh telah menjadikan sholat isya berjama’ah bagi kalian sepadan pahalanya dg haji, dan sholat shubuh berjama’ah sepadan dg umroh.” (HR Muslim)

 Menghadiri majelis² ilmu di masjid

Dalilnya : Dari Abî Umâmah Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam bersabda :

من غدا إلى المسجد لا يريد إلا أن يتعلم خيرا أو يعلمه كان كأجر حاج تاما حجته

Barangsiapa bersegera ke masjid, tidak menginginkan sesuatu kecuali mempelajari kebaikan atau mengajarkannya, maka pahalanya seperti haji yang sempurna hajinya.”
(HR at-Thabrânî dan al-Hâkim)


 Berdzikir selepas sholat

Dalilnya : Dari Abî Hurayroh beliau berkata :

جاء الفقراء إلى النبي فقالوا : ذهب أهل الدثور بالدرجات العلى والنعيم المقام، يصلون كما نصلي ويصومون كما نصوم ولهم فضل من أموال يحجون بها ويعتمرون ويجاهدون ويتصدقون، قال: إلا أحدثكم بأمر إن أخذتم به أدركتم من سبقكم ولم يدرككم أحد بعدكم وانتم خير من انتم بين ظهرانية إلا من عمل مثله: تسبحون وتحمدون وتكبرون خلف كل الصلاة ثلاثا وثلاثين
Datang sahabat Nabi dari kalangan fakir lalu mengadu, “Orang kaya pergi dengan derajat yang tinggi dan status yang mulia, mereka sholat sebagaimana kami sholat dan berpuasa sebagaimana kami berpuasa. Namun mereka memiliki keutamaan dari harta mereka sehingga mereka bisa berhaji, umroh, jihad dan sedekah dengan harta tsb.”

Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam menjawab, “Maukah kalian aku informasikan dgn suatu perkara yang jika kalian ambil (terima), kalian akan meraih (pahala) melebihi orang² yg mendahului kalian dan tidak seorang pun setelah kalian yg dapat melampaui diri kalian, dan kalian lebih baik daripada yang lainnya di antara kedua tulang punggungnya, kecuali orang yang melakukan semisalnya; yaitu kalian bertasbih, bertahmid dan bertakbir setiap selesai shalat sebanyak 33 kali.” (HR Bukhârî)

 Umroh di bulan Ramadhan

Dalilnya : Dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallâhu’ anhumâ bahwa Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam bersabda kepada seorang wanita dari Anshâr yang bernama Ummu Sinân :

ما منعكِ أن تكوني حججت معنا؟ قالت: ناضحان كان لأبي فلان – زوجها- حج وهو وابنه على أحدهما وكان الآخر يسقي عليه
غلامنا، قال: فعمرة في رمضان تقضي حجة – أو حجة معي

“Apa yang mencegahmu dari ikut haji bersama kami?” Ummu Sinân menjawab, “Kami hanya punya 2 ekor unta, yang satu digunakan suami saya untuk berhaji dgn Anda, dan yang satu digunakan untuk mengantar air.”

Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam menjawab, “Umroh di bulan Ramadhan itu pahalanya sepadan dengan haji – dalam riwayat lain, haji bersamaku.” (HR Muslim)

 Berbakti kepada orang tua

Dalilnya : Abu Ya’lâ meriwayatkan dengan sanad yang baik bahwa ada seseorang datang kepada Rasulullah dan berkata : “Saya ingin ikut berjihad tapi saya tidak mampu.”

Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam bertanya : “Apakah orang tuamu ada yg masih hidup?”

Dia menjawab, “ibuku (masih hidup).

Lalu Nabi bersabda :


قابل الله في برها فإن فعلت فأنت حاج ومعتمر ومجاهد

“Tunjukkan kepada Allâh baktimu kepada ibumu, karena jika kamu telah melakukannya maka kamu seperti orang yang berhaji, umroh dan berjihad.”

Redaksi Arab dishare oleh Ustadz Yusuf Abu Ubaidah di grup Multaqō ad-Du’ât ilallâh
Dialihbahasakan oleh Abû Salmâ Muhammad




republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

Peneliti Katolik : "Lantunan Ayat Suci Al-Quran Beri Dampak Positif bagi Muslimin & Non-Muslim" 🙂🙂

  Ayo  Jalan Terus  -  Peneliti Malaysia asal Indonesia, Yohan Kurniawan, mengklaim temuan ilmiahnya bahwa lantunan ayat suci Al-Qur’an mempengaruhi mental atau rohani seseorang, baik Muslim maupun non-Muslim. Meski demikian, metode yang ia usung masih diaggap kontroversial oleh beberapa kalangan.





Kepada CNN Indonesia Yohan memaparkan penelitiannya, yang dilakukan sejak Juni 2013. Dalam penelitiannya, pria kelahiran Jember ini menggunakan sebuah alat bernama WinAura untuk mengukur aura respondennya saat diperdengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat nabi.

Oleh karena itu, variabel aura dan alat-alat yang diklaim bisa mendeteksi aura dalam penelitian itu menjadi kontroversi dan perdebatan. Meski masih banyak ilmuwan yang meragukan bahwa alat pendeteksi aura benar-benar bisa mendeteksi aura manusia, namun penelitian Yohan tergolong sebagai grounded theory, sebab tidak menggunakan metode yang lazim digunakan kaum positivis.

Responden penelitian Yohan adalah penganut Islam dan non-Muslim. “Keterlibatan saya dan responden non-Muslim bisa menghilangkan efek bias,” kata penganut Katolik itu kepada CNN Indonesia melalui surat elektronik, 5 Desember 2012.




Pria kelahiran Jember, Jawa Timur, ini meneliti pengaruh ayat suci terhadap 15 orang Muslim dan 15 non-Muslim. Hasilnya, mesin aura menyatakan ayat-ayat suci mempengaruhi kedua kelompok orang itu.

Saat meneliti aura dan hubungannya dengan Surat Al-Fatihah, aura yang muncul adalah dominan warna hijau.

Warna hijau ini disebut berhubungan dengan energi penyembuhan, daya tahan, ketekunan, dan keseimbangan jasmani dan rohani.

Ketika diukur pengaruhnya pada tiga aspek diri manusia, yaitu fisik, mental, dan rohani, ternyata Al-Fatihah memberikan efek mental berupa ketenangan pikiran, penyembuh perasaan sedih, kecewa, luka batin, kepada kaum Muslim maupun non-Muslim.

Fakta berbeda ditemukan ketika mesin WinAura dipakai mengukur dampak Surat Yasin. Ternyata bagi umat Muslim warna yang dominan adalah biru. Sedangkan bagi non-Muslim yang dominan adalah oranye.

Menurut Yohan, warna biru menunjukkan perasaan damai, cinta terhadap agama, dan emosi yang mendalam. “Sedangkan warna oranye berhubungan dengan dorongan atau semangat untuk mencapai suatu tujuan,” katanya, melalui surat elektronik kepada CNN Indonesia.






Efek shalawat nabi

Bagaimana dengan salawat nabi? Yohan dan tim peneliti mendapati bahwa aura biru muda mendominasi umat muslim. Ini adalah warna yang mewakili spiritual, perasaan damai, dan perasaan cinta.

Di kalangan non-Muslim, sebagaimana saat mendengar Surat Yasin, aura yang dominan adalah oranye. Selain menimbulkan dorongan semangat, aura ini juga menggambarkan sesuatu yang berhubungan dengan pengalaman masa lalu dan ekspresi.

Salawat Nabi, kata Yohan, ternyata juga memberi pengaruh kepada rohani umat Islam. Sedangkan bagi non-Muslim, salawat mempengaruhi mental.

Artinya, kata dia lagi, salawat nabi sesuai digunakan untuk meningkatkan keimanan dan kedekatan dengan Tuhan. Sedangkan bagi non-Muslim, salawat ini mempengaruhi emosi tentang masa lalu dan mendorong sikap ekspresif.

Apakah dorongan semangat untuk mencapai tujuan yang dimaksud dalam penelitian Yohan itu membuktikan bahwa Qur’an dapat menjawab kekosongan tujuan hidup non-Musim? Demikian retoris Muslimin sesuai firman Allah subhanahu wata’ala dalam Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 185.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ….

“Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelas-penjelas dari petunjuk dan pembeda….”

Wallahu a’lam bish shawwab.




republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

AYO JALAN TERUS

Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top