Mati Lampu, Presiden Minta Maaf, Menteri Mengundurkan Diri

  Ayo  Jalan Terus  - Mati Lampu, Presiden Minta Maaf, Menteri Mengundurkan Diri 

Begitulah ciri negara maju, pemimpinnya bertanggung jawab, tidak malah saling lepas tanggung jawab...

Tapi maaf ini di Taiwan, bukan di Taik-land...




Mati Lampu, Presiden Minta Maaf, Menteri Mengundurkan Diri

Taiwan gelap gulita pada Selasa malam (15/8). Listrik padam di 78 persen wilayah negara yang dipimpin Presiden Tsai Ing-wen itu.

Merasa bertanggung jawab, Menteri Perekonomian Taiwan Lee Chih-kung mengundurkan diri dari jabatannya saat itu juga.

Kementerian yang dipimpinnya memang bertanggung jawab atas suplai listrik di negara seluas 36.197 kilometer persegi tersebut.

Presiden Tsai Ing-wen juga meminta maaf pada hari yang sama lewat akun Facebook-nya. Besoknya dia kembali minta maaf dan menegaskan bahwa suplai listrik termasuk masalah keamanan nasional.

Pemerintah akan membentuk tim khusus untuk menginvestigasi kasus mati lampu terparah sejak gempa Jiji pada 1999 tersebut.

Padamnya listrik memang membuat penduduk berang. Sebanyak 6,68 juta di antara 8,5 juta rumah tangga di Taiwan terdampak. Yang terimbas adalah Kota Taipei, Taichung, Tainan, serta tiga wilayah lainnya di area pusat, barat, dan barat daya.

Gara-gara insiden itu, semua lampu lalu lintas tidak berfungsi. Restoran dan pertokoan kecil tak bisa beroperasi. Ada beberapa
laporan mengenai orang-orang yang terjebak di dalam lift.

Link: https://www.jpnn.com/news/mati-lampu-presiden-minta-maaf-menteri-mengundurkan-diri

***

KORSEL juga begitu...

Menteri Ekonomi Korsel Mundur Gara-gara Listrik Padam
https://finance.detik.com/sosok/d-1731210/menteri-ekonomi-korsel-mundur-gara-gara-listrik-padam

\



republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

Prabowo: Setelah Dicerca Habis, Kini Dipuja Habis

  Ayo  Jalan Terus  -  Lucu sekali. Campur mau muntah. Para tokoh dan buzzer 01 tidak lagi menjelek-jelekkan Prabowo dan Partai Gerindra. Sebelum 13 Juli 2019, Prabowo diejek dan diperolok-olok. Prabowo dipojokkan dan dihina. Ada saja yang menulis panjang atau sekadar status pendek tentang reputasi Prabowo. Prabowo disebut penculik. Disebut haus kekuasaan. Dikatakan tak layak memimpin karena keluarganya saja berantakan; mana mungkin memimpin negara.



Prabowo disebut temparental. Tukang gebrak meja. Suka emosi. Dan seterusnya. Banyak lagi.

Ada yang memyoroti lahan HGU yang sangat luas milik Prabowo. Karena itu, omong kosong dia berbicara soal rakyat miskin. Pokonya, para petinggi 01 habis-habisan mencela dan memojokkan Prabowo. Tidak ada sama sekali kebaikan Prabowo.

Bahkan, sempat didengungkan bahwa Prabowo bisa ditangkap kalau dia begitu dan begini. Banyak buzzer 01 yang mengaitkan Prabowo dengan kerusuhan 21-22 Mei, menyusul pengumuman hasil pilpres oleh KPU.

Prabowo maju ke MK pun dicerca. Dihina sampai kandas. Prabowo diejek sebagai “Presiden Kertanegara” (merujuk rumah Prabowo di Jalan Kertanegara).

Sekarang, semua berubah total. Setelah pertemuan Jokowi-Prabowo di Lebak
Bulus (13 Juli 2019) dan pertemuan Megawati-Prabowo di Jalan Teuku Umar (24 Juli 2019), semua berbalik. Prabowo dipuja dan dipuji. Label temparamental berganti negarawan. Sebutan tak becus berubah menjadi patriot.

Prabowo menjadi “rising star” (bintang tanjak). Bagi 01. Dia disebut seorang nasionalis sejati. Hanya saja selama ini dia ditunggangi oleh kelompok Islam radikal.

Sekarang Ketum Gerindra, bagi 01, berubah menjadi “New Prabowo”. Harapan baru untuk stabilitas nasional. Dia dirangkul dengan harga berapa pun. Kalau perlu dengan mengorbankan siapa saja di kubu 01 yang tak rela menerima Prabowo.

Queen-maker 01, Bu Megawati, memberikan gestur yang sangat meyakinkan bagi Prabowo. Ada yang menduga, Bu Mega siap meneken “blank cheque” (cek tak berbatas) untuk Prabowo. Cek itu akan diisi sendiri oleh Prabowo. Terserah Prabowo berapa banyak porsi kekuasaan yang dia inginkan. Silakan ambil kursi apa saja yang dia mau.

Tak perduli apakah Surya Paloh akan cukur habis brewoknya atau tidak. Tak perduli juga apakah Cak Imin akan memimpin kudeta Nahdhiyyin atau kudeta apa saja. Dan, memang tak mungkin ada yang berani kudeta walaupun kursi kabinet mereka diganti dengan bangku warungan.

Begitulah gambaran tentang sambutan yang diberikan kepada Prince of Hambalang, Prabowo Subianto. Pangeran yang akan menyelamatkan Indonesia dari krisis besar.

“Mungkinkah begitu?” tanya seekor kelelawar kepada katak-katak yang sedang mabuk menyaksikan drama kontemporer karya grup teater BIG BIN.

Pertanyaan yang naif. Katak yang tak mabuk saja, tak bakalan tahu jawabannya. Apatah lagi katak mabuk yang ditanya oleh kelelawar. Tak mungkin. Karena mereka sama-sama korban penipuan.

By Asyari Usman
(Penulis adalah wartawan senior)



republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

Anies Yang Pantas Jadi Presiden





  Ayo  Jalan Terus  - ANIES YANG PANTAS JADI PRESIDEN

By Dian Umar Anggraeni

Listrik padam se-Jakarta, Jabar dan daerah lainnya di Pulau Jawa, insiden padam terparah yang membuat warga resah dan semua aktivitas terganggu. Pemimpin yang sangat sigap menangani situasi krisis hanya Anies Baswedan. Beliau langsung turun tangan, memonitor crisis center di MRT, melakukan evakuasi penumpang MRT, menggratiskan TransJakarta dan beliau terus meng-update informasi terkini via medsos dan juga media massa.

Di negara lain ketika peristiwa listrik padam para pejabatnya mengundurkan diri sebagai bentuk  tanggung jawab dan rasa bersalah. Menteri Ekonomi Korsel mengundurkan diri karena merasa bertanggung jawab atas terjadinya pemadaman listrik yang menyebabkan
warga marah pada September 2011. Di Taiwan Menteri Ekonominya juga mengundurkan diri saat terjadi listrik padam di negara tersebut pada Agustus 2017, presiden Taiwan pun meminta maaf kepada rakyatnya.

Menteri Energi Jepang membungkukkan badan selama 20 menit sebagai bentuk permohonan maaf pada rakyat saat terjadi padam listrik.

Menteri Kelistrikan Irak mengundurkan diri karena tidak mampu menyediakan pasokan listrik yang memadai di negaranya.

Di Australia apabila listrik mati setengah hari berturut-turut konsumen dibebaskan tagihan selama satu bulan.

Bagaimana dengan Indonesia? Hanya pak Anies yang sigap menangani insiden ini. Pihak PLN via Humasnya cukup meminta maaf dan meminta publik ikhlas serta menjelaskan permasalahannya. Sementara presiden, wapres dan para menterinya saat listrik padam sedang bergembira ikut lomba makan kerupuk.

Tabik,
Dian Umar



Sebenarnya Presidennya Siapa Ya...?

Sama-sama tanggal 04 Agustus 2019. Hari Minggu yang sama dan hari libur yang sama. Tiba-tiba PLN padam Sejawa-Bali (Ada yang bilang cuma Jakarta-Banten).

Yang satu asyik joget-joget narsis dengan wakilnya dan para menterinya. Alhamdulillah dapat applause dan pujian, karena dianggap sebuah prestasi yang luar biasa.

Sedangkan yang satu lagi langsung terjun ke Lapangan. Cek rumah sakit, transportasi dan pelayanan umum lainnnya yang terganggu karena pemadaman PLN. Bahkan langsung membuat kebijakan menggratiskan Transjakarta sampai PLN pulih kembali.

Tidak lupa beliau menghimbau agar warganya

tetap  menggunakan transportasi publik. Karena kalau udara Jakarta belum senyaman Udara di pinggiran sungai Amazon, Anies Baswedan akan tetap dianggap pemimpin gagal oleh para piranha-piranha berotak somplak yang sekarang sedang sibuk memuji joget narsis Tuan Takade Otaka.

(By Azwar Siregar)






republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

Anggota Banser Pura-Pura Mati, Polisi Sebut Karena Terlilit Utang



 Ayo  Jalan Terus  - Pria bernama Robi Anjani yang diketahui anggota Banser PC Mempawah Pontianak, berpura-pura mati lalu hidup kembali. Video pria asal Pontianak itu viral di media sosial. Bahkan ada ucapan belasungkawa dari GP Ansor.

Peristiwa pura-pura mati anggota Banser ini lokasi kejadian di Sampang.

Dilansir detikcom, Kasubbag Humas Polres Sampang Ipda Eko Puji Waluyo mengatakan berdasarkan penyelidikan polisi, ternyata aksi yang dilakukan Robi ini karena dirinya terlilit utang.

"Kemarin waktu Pak Kasatreskrim menceritakan kronologisnya itu terkait utang piutang. Terus pura-pura meninggal," kata Eko kepada detikcom di Surabaya, Senin (29/7/2019).

Saat ditanya berapa utang yang dimiliki Robi, Eko menyebut nominalnya masih simpang siur. Kira-kira sekitar Rp 3 juta.

"Utangnya masih ndak begitu jelas, sekitar Rp 3 jutaan aja. Kok lucu sekali cara membebaskan utang kok gitu punya inisiatif dan idenya," imbuh Eko.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 4 menit 49 detik viral di media sosial. Video tersebut
memperlihatkan seorang pria yang sudah meninggal tiba-tiba hidup kembali. Padahal, kondisi pria tersebut sudah memakai kain kafan di setengah tubuhnya.

Pria tersebut diketahui bernama Robi Anjal, warga Pontianak. Robi disebut memiliki wasiat jika meninggal ingin dikubur di sekitar Pondok Pesantren Karongan, Desa Tanggumong, Kecamatan Kota Sampang, Madura.

Dalam video viral itu, tampak jasad Robi diturunkan dari mobil ambulans. Namun, tiba-tiba jasad yang mengenakan kain kafan separuh badan ini memperlihatkan tanda-tanda jika masih hidup.

Sumber: detikcom 

[Video Kejadian]




republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

Tangisan Tentara Wanita Yahudi Saat Melihat Roket Pejuang Palestina Berterbangan Menghujani Israel


  Ayo  Jalan Terus  - Pengin tahu watak asli zionis Yahudi pengecut?

Dilansir dari video Sky News menampilkan seorang tentara perempuan Israel menangis ketakutan terhadap serangan balasan yang digencarkan kaum mujahidin Gaza.

Beberapa wartawan dan seorang tentara wanita lainnya nampak berusaha menenangkannya. Namun tentara ini tambah histeris melihat roket pejuang Palestina berterbangan menghujani Israel

Lebih dari 500 roket telah ditembakkan ke wilayah penjajah zionis yang menghantam target-target di Tel Aviv, Tel Rabi', Ashkelon, dan wilayahYahudi lainnya.

Media massa Yahudi mengakui sedikitnya 7 warga Yahudi tewas dan puluhan lainnya cedera akibat roket mujahidin.

Sistem pertahanan anti roket Iron Dome yang dibangga-banggakan Israel ternyata hanya mampu menangkis seperlima total roket yang ditembakkan oleh mujahidin.

Watak Yahudi dari dulu sampai kiamat sama, mereka orang-orang pengecut yang takut perang karena takut mati. Mereka hanya tampak gagah karena punya perlindungan benteng-benteng (era dulu) atau yang sekarang perlindungan dengan pertahanan anti udara, atau perlindungan dari AS. Tanpa itu mereka nothing.

Dulu mereka diajak perang oleh Nabi Musa, apa jawabnya?

قَالُواْ يَـٰمُوسَىٰٓ إِنَّا لَن نَّدۡخُلَهَآ أَبَدً۬ا مَّا دَامُواْ فِيهَا‌ۖ فَٱذۡهَبۡ أَنتَ وَرَبُّكَ فَقَـٰتِلَآ إِنَّا هَـٰهُنَا قَـٰعِدُونَ

Mereka (Bani Israil) berkata: "Hai Musa, kami sekali-sekali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja." [QS Al-Maidah: 24]

Allah SWT telah mengabadikan sifat, karajter, tabiat Yahudi.

لَا يُقَـٰتِلُونَڪُمۡ جَمِيعًا إِلَّا فِى قُرً۬ى مُّحَصَّنَةٍ أَوۡ مِن وَرَآءِ جُدُرِۭ‌ۚ

"Mereka tiada akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok." [QS Al-Hasyr: 14]

[Video -  Tangisan Tentara Wanita Yahudi Saat Melihat Roket Pejuang Palestina Berterbangan Menghujani Israel]




republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

PDIP Terang terangan sebut "Tutup Pintu" untuk Jokowi. Ini Alasannya!

  Ayo  Jalan Terus  -  Politikus Senior PDI P Aria Bima mengatakan Joko Widodo (Jokowi) tak mungkin menggantikan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum partai berlambang banteng ini.

Alasannya, menurut Aria, PDIP merupakan partai ideologis yang kental dengan Soekarno. Untuk itu, kata dia, pengganti Mega juga harus dari trah sang proklamator untuk menjaga nilai-nilai partai tersebut.

Aria memastikan bahwa dua anak Mega yakni Puan Maharani dan Prananda Prabowo, yang akan menjadi pengganti setelah 2024.

"Kharisma kedua anak Ibu Mega sebagai cucu Bung Karno tak bisa dipungkiri. Kepemimpinan level pusat yang pasti antara Mas Prananda dan Mbak Puan, tinggal mana yang akan ditugaskan Ibu Mega," ujar Aria Bima

Menurut Aria Bima, trah Soekarno menjadi pengganti Megawati tidak membuat partai tersebut menjadi oligarkis. Ia beralasan kepemimpinan keturunan Soekarno dianggap perlu untuk menjaga para "Soekarnois" pendukung PDIP.

Sementara itu, peneliti Senior CSIS J. Kristiadi mengatakan, sebagai partai yang kental dengan ideologinya, PDIP memang kemungkinan besar tetap akan mempertahankan trah Soekarno sebagai pimpinan partai.

Kendati demikian, kata dia, tidak mudah melakukan regenerasi dari kepemimpinan kharismatik Megawati Soekarnoputri kepada anak-anaknya.

"Ini tugas ke depan meyakinkan apakah sosok anak-anak ini bisa setidaknya mengimbangi kharisma Mega," ujar Kristiadi di lokasi yang sama.

Sumber: TEMPO




republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  





Selengkapnya

AYO JALAN TERUS

Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top