Ini Daftar Panjang Kebohongan Donald Trump


Artikel Terbaru :



Bakal calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik Donald Trump dinilai sebagai sosok yang tak bisa dipegang kata-katanya. Ucapan yang terdahulu, bisa disangkal kemudian hari. Daftar kebohongannya terus memanjang.

Media Amerika Serikat (AS) belakangan ini terus menyoroti pernyataan Trump. Banyak isu yang pernah dilontarkannya saat kampanye, namun begitu dikonfirmasi ulang saat ini, selalu dibantah. Alasannya lupa atau menyangkal pernah mengatakan demikian.



Washington Post pada 25 Mei lalu pernah membuat judul 'Trump lies and lies and lies again' dalam artikel editorialnya. Salah satu isu yang dibahas adalah soal klaim pernah mengumpulkan sumbangan US$ 6 juta untuk kelompok veteran, di mana US$ 1 juta berasal dari kantong Trump sendiri. Pernyataan itu disampaikan pada saat kampanye di Iowa pada Januari 2016 lalu.

Empat bulan setelah itu, salah seorang reporter Washington Post kembali menanyakan soal donasi tersebut. Namun jawaban Trump berubah. Manajer kampanye Trump, Corey Lewandowski, mengatakan duit yang terkumpul baru US$ 4,5 juta karena ada beberapa penyumbang yang belum memberi donor. Namun saat ditanya lagi, Trump berujar uang yang dikumpulkan adalah US$ 5,5 juta. Menurut media tersebut, Trump belum memberikan uang US$ 1 juta yang dijanjikannya sebelum heboh diberitakan.

Ada beberapa kebohongan yang disampaikan Trump dalam kasus ini. Pertama, Trump ternyata baru mengontak organisasi veteran terkait sumbangan US$ 1 juta itu setelah heboh diberitakan, kedua Trump mengaku tidak pernah mengatakan mengumpulkan dana US$ 6 juta untuk veteran, padahal ada bukti video.

Akibat kebohongan-kebohongan itu, Trump dinobatkan sebagai 'Kebohongan Tahun 2015' oleh situs politifact. Mereka mengumpulkan data dan berkesimpulan, hanya 3 persen omongan Trump yang benar dan bisa dipercaya. Sekitar 62 persen pernyataan Trump salah dan sisanya sebagian benar, sebagian salah.




Politico menyebut, selama durasi 4,6 jam pidato, Trump berbohong sekali selama lima menit. Huffington Post pernah membuat daftar kebohongan Trump dalam sebuah acara, dan mendapat 71 catatan.

Mendapat reputasi sebagai pembohong, Trump memiliki penjelasan. Namun tentu saja, tidak memuaskan. "Saya tidak berbohong. Faktanya, jika sesuatu terjadi, saya mengatakan sejujurnya, bahkan sampai membuat saya dalam masalah. Mereka menyebut saya terlalu jujur. Dan, tidak, saya tidak berbohong," tegas Trump. 

Sejumlah media lain pernah mengumpulkan kebohongan Trump selama kampanye. Berikut daftarnya seperti dirangkum dari Politico, dailywire dan situs-situs lainnya:

Iklan TV

Pada bulan Maret lalu, Trump pernah melihat iklan di acara Good Morning Amerika yang tayang di ACB berisi kritikan padanya. Lalu, beberapa menit kemudian dia ditanya oleh televisi NBC, dan menjawab tak pernah melihat iklan itu. 

Serang Pendemo

Suatu hari, Trump pernah mengatakan bakal membayar urusan hukum pendukungnya yang berani memukul massa yang anti-Trump. Namun belakangan, dia mengatakan "saya tidak pernah mengatakan hal itu".

Tuding Ted Cruz

Trump pernah menyerang kompetitornya di Partai Republik, Ted Cruz, dengan menyebut ayah Ted terlibat dalam pembunuhan presiden John F Kennedy. Kemudian dia memberikan klarifikasi dengan mengatakan "maksud saya, apa yang dia lakukan bersama Lee Harvey Oswald, sebelum kematian-sebelum pembunuhan? Itu mengerikan."

Belakangan, saat ditanya kembali oleh salah seorang reporter, dia membantah kalimat itu: "Tentu saja saya tidak percaya tentang hal itu (ayah Ted Cruz). Saya tidak percaya itu, tapi saya bilang 'biar orang lain membaca itu'.

lelucon soal Donald Trump (instagram)


Angka Pengangguran Wisconsin

Pada 29 Maret lalu, Trump menyebut angka pengangguran di Wisconsin 20 persen. Namun saat dicek di laporan biro statistik AS, angka pengangguran di Wisconsin hanya 4,6 persen di tahun 2015. 
(mad/nrl)

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top