Inilah Alasan Mengapa Seluruh Tayangan Metro TV Selalu Menyudutkan Islam ?


Artikel Terbaru :










Mengapa seluruh tayangan Metro TV selalu menyudutkan kepentingan Muslim?

Berikut jawabannya:

*Metro TV bukan milik Surya Paloh!*

Pasti saudara2ku semua kaget jika tahu faktanya bahwa _Metro TV adalah milik James Riady dan Antony Salim. Metro TV adalah milik PT.Media Televisi Indonesia (MTI) dan MTI adalah anak perusahaan dari PT.Multipolar, Lippo grup en.m.wikipedia.org/wiki/MetroTV. LIPPO GRUP adalah kerajaan bisnis James Riady, seorang agen china military intellegency (hasil investigasi otoritas AS atas Lippogate)._

Kenapa Lippo Grup sangat eksis di Indonesia?

Lippo dibantu Global China Resources Ltd, sebuah _Perusahaan kedok China Military Intelligence,_ Lippo juga dibantu oleh Salim Grup. Ayah James, yaitu Muchtar Riady adlh mantan Dirut Bank BCA saat dimiliki Salim Grup.

*Lippo - Salim = Sekutu.*

Jadi, jangan heran jika Surya Paloh tidak punya kuasa dan kewenangan sdktpun dalam menentukan kebijakan dan arah Metro TV. *pemberitaan atau redaksi Metro TV semua bersumber dan atas persetujuan dari James Riady.*

*Agenda Politiknya : Sekulerisasi Indonesia dan Hancurkan Islam.*

Sebab itu, Direksi PT Media Televisi Indonesia, berisikan mayoritas cina, mayoritas non muslim, *kecuali Surya Paloh,* yg dijadikan sebagai _tameng, bumper, pengelabuan publik & kamuflase konspirasi jahat thdp Islam._ Siaran Metro TV ditentukan oleh Pemrednya:

Elman Saragih
Laurens Tato
Putra Nababan
Andi F. Noya
Saur Hutabarat
*mereka non Muslim semua*



Apakah itu SARA? Tidak! Tidak boleh menuduh SARA kepada non muslim. Hanya muslim dan umat Islam yg boleh dituduh SARA, itu protapnya. Hanya umat Islam Indonesia yang perilakunya SARA, RASIS, Diskriminatif, Teroris. Non Islam tak boleh dituduh seperti itu. Tidak boleh !!!

Sama seperti perusahaan-perusahaan Lippo, Salim, Sinar Mas, Gemala Grup dll. Semua perusahan konglo cina ini perlakukan Islam = sampah Kelas III. Apalagi di Gemala & Wahana Tata Grup milik keluarga Wanandi, tidak ada karyawan muslim yg ditunjuk jadi direksi, GM, dsb. Islam sm dgn kusta ... itulah Metro TV. yg di dlmnya banyak konspirasi jahat utk memerangi kita!

*_Demi kebaikan Muslim, tinggalkan Metro TV. Jgn tonton acaranya, agar ratingnya rendah. terlalu keji Ia memusuhi Islam & Muslimin sejak 2012 lalu._*
*Allahu Akbar*

Source: Facebook Orang Bijak






Mengapa MetroTV Sering Sudutkan Islam? Ini Kesaksian Menggemparkan 2 Mantan Senior Produser




Mengapa MetroTV sering menyudutkan Islam? Dan mengapa beritanya dinilai tendensius? Kesaksian dua mantan Senior Produser MetroTV ini menggemparkan media sosial.

Misalnya pada Januari lalu, MetroTV telah menuduh Wahdah Islamiyah sebagai teroris. Setelah menuai banyak protes, akhirnya MetroTV mengakui kesalahannya dan meminta maaf melalui acara acara Selamat Pagi Indonesia, Selasa (19/1/2016). (Baca: Terbukti Salah, Metro TV Minta Maaf ke Wahdah Islamiyah)

Pada 2012 lalu, MetroTV menyudutkan Rohis sekolah sebagai tempat rekrutmen teroris. Sontak, pemberitaan melalui infografis itu pun menuai protes dari sejumlah ormas Islam mulai dari JPRMI, BKPRMI, hingga MUI.

Masih banyak tayangan MetroTV yang menyudutkan Islam hingga ada yang menilainya sebagai TV anti Islam.

Mengapa demikian? Kesaksian dua mantan staf MetroTV ini cukup menggemparkan. 

Dalam video berdurasi 1 menit 48 detik yang diunggah Anti Mainstream Media ke laman Facebook-nya, Mantan Senior Produser News MetroTV Edi Wahyudi membongkar bagaimana berita tertentu harus ditayangkan dan berita tertentu tidak boleh tayang. Juga tokoh tertentu harus tampil dan tokoh tertentu tidak boleh ditampilkan.

“Perintah yang oleh teman-teman disebut sebagai perintah dewa. Ini harus tayang, ini nggak boleh tayang. Si itu harus muncul, si ini nggak boleh muncul. Itu bisa dari pimpinan yang paling tinggi, bisa dari menetes, menetes begitu. Dan itu sudah sangat dipahami oleh temen-temen,” kata Edi Wahyudi.

Apa kepentingan berita tertentu harus diangkat dan tokoh tertentu harus ditampilkan? Reporter hingga produser pun tidak boleh tahu. “Kita tanya apa kepentingannya, itu dosa besar,” ujar Edi.

Sedangkan Matheus Dwi Hartanto, Mantan Senior Produser News MetroTV, mengungkapkan bahwa ketika ia masih baru, dengan mudahnya ditawari uang Rp 10 juta agar seorang tokoh diberitakan. Dan menurutnya, hal itu adalah hal biasa karena seseorang yang masih baru seperti dia saja sudah ditawari uang agar tokoh tertentu ditampilkan.

http://www.tarbiyah.net/2016/10/mengapa-metrotv-sering-sudutkan-islam.html



Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top