Yudi Syamhudi : "Jokowi Jangan Malu Minta Maaf Gagal Tunaikan Janji"


Artikel Terbaru :



  Ayo  Jalan Terus !  -  Joko Widodo diminta untuk tidak malu meminta maaf kepada rakyat lantaran terbukti tidak mampu merealisasikan sejumlah program yang pernah dijanjikannya.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Umum Komite Persatuan Nasional-Ganti Presiden (KPN-GP) 2019, Yudi Syamhudi Suyuti, Senin 19 November 2018

Dua janji yang belum direalisasikan Jokowi, sebut Yudi, adalah mengangkat pegawai honorer menjadi PNS dan menaikkan tunjangan kinerja TNI-Polri hingga 70%.



Janji Jokowi mengangkat pegawai honorer menjadi PNS sempat dituangkan di Piagam Perjuangan Ki Hajar Dewantoro yang digagas anggota DPR dari PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka pada 2016. Adapun janji menaikan tunjangan kinerja TNI-Polri disampaikan Jokowi di tahun yang sama saat berbicara di Mabes Polri.

"Jokowi sebaiknya menjelaskan
soal janjinya yang belum direalisasikan ini. Ada apa dan kenapa tidak bisa dijalankan," kata Yudi.

"Kita tahu pada kenyataannya neraca keuangan APBN saat ini defisit. Tentu tidak mudah menepati janji tersebut. Tapi persoalannya, Jokowi pernah berjanji dan rakyat menunggunya. Jokowi perlu mempertanggungjawabkannya," sambung dia.

Janji seorang pemimpin, kata Yudi mengingatkan, bukan sekedar janji karena menyangkut banyak orang dan menyangkut kepercayaan.

"Ini soal Trust. Sebaiknya jika tidak mampu melaksanakan janji, Jokowi sampaikan permintaan maaf secara terbuka bahwa dirinya sebagai presiden tidak mampu melaksanakannya. Bisa saja Jokowi menyampaikan janji tidak bisa dilaksanakan karena suatu hal. Jelaskan saja ke rakyat dan TNI-Polri dengan terbuka," papar Yudi

Pernyataan maaf Presiden Jokowi merupakan bentuk pertanggung jawaban pada rakyat. Permintaan maaf akan membuat Jokowi lebih terhormat dibandingkan acuh dengan apa yang sudah dijanjikan. Penilaian rakyat akan buruk pada Jokowi.

"Jokowi punya pilihan: tepati janji atau minta maaf tidak bisa merealisasikannya. Jokowi tidak perlu berpikir macam-macam. Soal akan dipilih atau tidak dipilih lagi, itu bukan substansinya sebagai presiden saat ini. Karena rakyat butuh pemimpin yang jujur," tukas Yudi Syamhudi.

Sumber: RMOL



Warganet: Prabowo-Sandi Salah Minta Maaf, Toko Sebelah Salah Minta 2 Periode



(Foto: PosKota)

"Permintaan maaf Prabowo-Sandi saat menyadari kesalahan adalah keluhuran budi mereka sebagai orang timur. Mereka sadar sikapnya tak selalu benar, (kesadaran ini) karena mereka berpikir.

Kalo sebelah sih udah puluhan kali salah urat mukanya gak keliatan menyesal apalagi meminta maaf. mungkin karena ra mikir," demikian disampaikan warganet akun @dulatips di twitter.
Manusia adalah tempat salah dan khilaf. Sebaik-baik manusia yang bersalah adalah yang berani minta maaf.

Salah kepada Tuhan, maka dia minta maaf kepada Tuhan (istighfram bertaubat).

Salah kepada manusia, dia minta maaf kepada manusia, mengakui kesalahan dan kekeliruannya.

Tapi bagi yang sombong, angkuh, maka dia tak akan pernah merasa bersalah, apalagi meminta maaf.

Ini halnya Adam dan Iblis.

Adam bersalah, mengakui, minta maaf (meminta ampun). Jadilah dia manusia mulia.

Iblis bersalah, tak mau minta maaf, bahkan menyombongkan diri. Tersesatlah selamanya.

Namun, di zaman bolak balik ini, yang meminta maaf malah dihujat.

Sedang yang berkali bersalah, janji-janji tak dipenuhi, tak sekalipun meminta maaf. Malah minta 2 periode.






Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 



*★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★*

Asyik . Unik . Baik


Artikel Terbaru :


Back to Top