Deklarasi Dukungan Alumni UI untuk Jokowi Ternyata Isinya ZONK ?










  Ayo  Jalan Terus !  -  Sebuah video pendek menggegerkan  media sosial twitter, Sabtu, 12 Januari 2019.

Video tersebut menampilkan sejumlah ibu berkaos kuning bertuliskan 'We Are Alumni For Jokowi' yang hadir dalam acara Deklarasi Dukungan Alumni Perguruan Tinggi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Sabtu, 12 Januari 2019.

Yang mengejutkan ternyata ibu-ibu tersebut bukan merupakan alumni perguruan tinggi, melainkan kelompok relawan pendukung Jokowi (PROJO) yang berasal dari Cibitung.

Berikut videonya.

Video ini pun ramai ditangggapi warganet.

"Emang ada UI cabang Cibitung ....? #2019PrabowoPresidenRI #1km500Miliar," cuit @Addyhens.

"Ini mah alumni UI kelas jauh ......... jauh dari kenyataan πŸ˜‚πŸ˜‚," cuit
@cecep_65.

"Kongkow2 asal jangan nyampah ya," cuit @zarazettirazr.

"Ini alumni (samping) UI alias gang kenari kaleeeπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚," cuit @dr_gundi.

Meski video tersebut sempat dibantah oleh para pendukung Jokowi, namun warganet yang semakin kritis mengunggah sebuah video pendek lainnya untuk membuktikan bahwa acara deklarasi tak murni dihadiri alumni perguruan tinggi saja, melainkan juga diikuti oleh relawan yang sudah dibriefing sebelumnya.

Sebelumnya, kabar adanya deklarasi dukungan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) untuk pasangan calon presiden Joko Widodo dan wakil presiden KH Ma'ruf Amin diprotes keras Ketua Umum Iluni UI, Arief Budhy Hardono.


"Iluni UI menegaskan secara kelembagaan tidak akan dan tidak pernah terlibat dalam politik praktis," kata Ketua Umum Iluni UI, Arief Budhy Hardono, dalam surat somasi yang ditandatangani pada 12 Desember 2018.



Tak Minta Maaf, Iluni UI Bakal Polisikan Pencatutan Nama Lembaga untuk Deklarasi Dukung Jokowi




 Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) menghormati hak pribadi para alumni UI untuk mendukung pasangan calon presiden tertentu dalam pemilihan presiden 2019.

Akan tetapi, jangan mengatasnamakan Lembaga Universitas Indonesia dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia serta harus sesuai Statuta Universitas Indonesia.


Demikian disampaikan Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia, Arief B. Hardono dalam keterangan resmi yang beredar, Minggu (13/1/19).

“Namun demikian Iluni UI perlu menegaskan bahwa secara kelembagaan tidak pernah dan tidak akan terlibat dalam politik praktis yang dalam hal ini sejalan dengan prinsip yang juga dianut oleh Universitas Indonesia,” kata dia.

Dirinya sangat menyayangkan masih adanya pihak-pihak yang berusaha menyeret Iluni UI ke dalam politik praktis. Hal ini terbukti dengan beredarnya undangan deklarasi yang menempatkan Iluni UI seakan-akan selaku pengundang.


“Padahal hal ini jelas tidak benar termasuk penggunaan foto dan nama Pengurus Iluni UI,” kata Arief.

Karena undangan tersebut telah meresahkan 
alumni Universitas Indonesia, maka Pengurus Iluni UI perlu untuk menegaskan posisinya dan langkah-langkah konstitusional yang akan diambil.

Dan demi menjaga netralitas Iluni UI, dalam hal politik praktis dan dalam rangka penegakan hukum, maka dengan ini Iluni UI mensomasi pihak-pihak yang telah membuat dan mengedarkan undangan tersebut.

Kemudian, pihak yang membuat dan menyebarkan, harus meminta maaf kepada Iluni UI melalui Pengurus.

“Jika somasi tidak diindahkan dalam waktu 3 hari kalender sejak tanggal somasi ini, maka tidak menutup kemungkinan Pengurus Iluni UI akan melaporkan hal ini ke pihak berwajib,” kata Arief Budhy Hardono.

Diketahui, kemarin Capres Joko Widodo menghadiri undangan deklarasi dukungan yang mengatas namakan Alumni Universitas Indonesia (UI).

Deklarasi, dinyatakan dan dibacakan oleh Musisi Lala Karmela yang mendapat kepercayaan untuk membacakan naskah deklarasi dukungan dari alumni Universitas Indonesia dan simpatisan untuk Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin, di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno. [telusur]



Iluni UI Bantah Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf




Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) membantah adanya deklarasi gerakan untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Melalui surat somasi terbuka, Iluni UI membantah kabar tersebut.

Dalam somasi terbuka tersebut Iluni UI itu berisi sikap bahwa Iluni UI secara kelembagaan tidak pernah dan tidak akan terlibat dalam politik praktis.

Somasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Iluni UI Arief Budhy Haryono dan Sekretaris Umum Iluni UI Andre Rahadian pada 12 Desember 2018 lalu.

“Sangat disayangkan masih adanya pihak-pihak yang berusaha menyeret Iluni UI ke dalam politik praktis,” ujar Ketua Iluni UI Arief Budhy Haryno dalam surat somasi yang diterima redaksi, Sabtu (12/1/2019).

Dia mengakui beredarnya undangan tersebut telah meresahkan alumni Universitas Indonesia. Padahal pengurus Iluni UI sudah pernah menegaskan posisinya pada Pilpres 2019 ini.

“Demi menjaga netralitas Iluni UI dalam hal politik praktis dan dalam rangka penegakan hukum, maka dengan ini Iluni UI akan menyomasi pihak-pihak yang telah membuat dan mengedarkan undangan tersebut,” tutur dia.



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 



Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top