Survei internal tim Prabowo : "Elektabilitas PAS Sudah Kalahkan Petahana, Terus Dipacu Lagi Agar Aman"


Artikel Terbaru :



  Ayo  Jalan Terus !  - Survei internal tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pasangan calon nomor urut 02 sudah mengungguli pasangan petahana Joko Widodo-Maruf Amin.
Ketua DPP Partai Gerindra M. Nizar Zahro mengatakan, kemenangan Prabowo-Sandi sudah di atas 2 persen.
“Kalau internal sudah di angka 2 sampai 4 persen, ini belum dipublish,” ujar Nizar Zahro kepada redaksi, Selasa (5/2).
Untuk angka aman, lanjut anggota DPR ini, Prabowo-Sandi harus melampaui Jokowi-Maruf hingga di atas 10 persen.
“Targetnya 10 persen lagi. Tidak ada jalan lain, satu hingga dua bulan ke depan harus dipacu,” ungkap Nizar Zahro.


Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat pertama yang diikuti pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo dan Sandiaga Uno tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.
Semua komponen Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi diminta harus turun ke bawah, dor to dor menyapa dan menyampaikan visi-misi serta program paslon 02.
“Sekarang target kami merebut swing voters yang belasan persen itu,” demikian Nizar Zahro
Surve Lembaga Survei Median pada 6-15 Januari 2019, Jokowi-Maruf 47,9 persen sementara Prabowo-Sandi 38,7 persen.
Sementara survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) pada 8 Januari-14 Januari 2019, bedanya lebih tipis lagi, Jokowi-Maruf 45,90 persen sementara Prabowo-Sandi 41,80 persen.(kl/rmol)




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Ayo Jalan Terus! -  Suarakan Fakta dan Kebenaran ! 



*★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★*

Asyik . Unik . Baik


Artikel Terbaru :


Back to Top