Anies Terharu, Takbiran Kembali Bergema di Langit Jakarta


Artikel Terbaru :



Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan, tradisi umat Muslim, yaitu berkeliling mengumandangkan takbir di malam Idul Fitri, kembali bisa dilaksanakan pada 2019 tanpa terlalu banyak pembatasan yang dilakukan.

Menurut Anies, sejak Selasa sore, 4 Juni 2019, ia menyaksikan sendiri umat Muslim di Ibu Kota bersukacita, serta bersiap-siap melaksanakan takbiran.

“Saya menyaksikan di ujung-ujung gang, anak-anak muda, orang tua, ibu, anak, semuanya berkumpul, siap-siap untuk takbiran. Terharu rasanya, menyaksikan takbiran kembali bergema di langit Jakarta ini,” ujar Anies saat menghadiri takbiran di Rusun KS Tubun, Jakarta Barat, Selasa, 4 Juni 2019.

Anies menyampaikan, takbiran merupakan tradisi yang jamak di berbagai daerah di Indonesia. Anies yang juga mantan Mendikbud ini mengemukakan, tradisi itu harus terus dijaga sekalipun di Jakarta yang merupakan sebuah kota besar.

“Ini adalah tanah kita, ini adalah rumah kita. Ini adalah tempat di mana kita dibolehkan untuk menjalankan yang menjadi kebiasaan di tanah ini. Jangan sampai kita menjadi seperti tamu di tanah kita sendiri,” ujar Anies.

Anies juga berharap supaya tuntasnya Ramadan, memberi keberkahan juga kepada segenap Muslim. Umat Muslim diharapkan kembali suci, serta siap untuk memulai kembali beribadah kepada Allah SWT usai Ramadan dengan penuh kefitrahan.

“Insya Allah puasa kita diterima Allah, dan puasa kita benar-benar mencapai derajat muttaqin,” ujar Anies. (vv)


Bolehkan lagi Takbir Keliling, Anies: Ini Tradisi Kita, Jangan sampai Kita seperti Tamu di Tanah Sendiri


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  menyebut, takbir keliling adalah kebiasan yang sudah menjadi tradisi di Indonesia. Dulu kata Anies takbir keliling hanya dilakukan dengan berjalan kaki dan membawa obor.

Namun di beberapa tempat seperti Jakarta tradisi ini kian mengalami perubahan, warga membawa kendaran berkonvoi di jalanan ibu kota untuk merayakan Takbiran.

“Takbiran itu adalah bertakbir sepanjang malam itu disunnahkan, kita di Indonesia punya kebiasaan untuk mengadakan takbir keliling, ini sebuah tradisi yang dulunya kita menggunakan obor keliling kampung karena waktu itu belum ada lampu merayakan malam kemenangan,” ujar Anies.

Acara takbir keliling memang sempat dilarang polisi pada Idul Fitri tahun lalu karena dinilai mengganggu ketertiban umum. Kini Anies kembali memperbolehkan warga bertakbir keliling.

“Kita mengijinkan untuk kegiatan takbiran ini dilaksanakan dan kita ingin agar warga merasakan ini adalah tanah mereka sendiri, ini adalah rumah kita. Ini adalah tempat di mana kita dibolehkan untuk menjalankan yang menjadi kebiasaan di tanah ini. Jangan sampai kita menjadi seperti tamu di tanah kita sendiri,” tuntasnya.  (Suara)


Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top