Banyak yang Tidak Tahu, Inilah 3 Jimat 'RAHASIA' Panglima Besar Jenderal Soedirman πŸ™‚


Artikel Terbaru :



  Ayo  Jalan Terus  - Tiga jimat sakti Panglima Besar Jenderal Soedirman terbongkar. Yang mengungkapkan adalah Danang Priambodo Soedirman yang merupakan cucu sang Panglima. Sebagaimana diketahui masyarakat kala itu, 3 jimat sakti inilah yang menjadi sebab pertolongan Allah. 

Jenderal Soedirman selalu menang dalam Perang Gerilya, meski kakinya lumpuh tak berdaya.

"Saya punya tiga jimat," ujar Danang menirukan kakeknya bertutur, "pertama, saya tidak pernah lepas dari bersuci."

Panglima Besar senantiasa menjaga wudhunya. Wudhu adalah kekuatan bagi sang Panglima hingga mampu memimpin banyak pertarungan melawan penjajah.

Selain menjadi sebab gugurnya dosa anggota tubuh yang dibasuh, wudhu merupakan sarana kesehatan yang ampuh karena membasuh ujung-ujung anggota badan yang kerap terkena sinar mentari langsung atau bersentuhan dengan kuman.



Wudhu juga terbukti mampu menyegarkan badan, fikiran, dan jiwa. Sehingga wajar, Panglima Soedirman tak terkalahkan. Wudhu membuatnya selalu waspada.

Jimat Panglima Besar yang kedua adalah ketaatan kepada Allah Ta'ala. Sebagai Muslim, Panglima senantiasa menjaga pelaksanaan shalat lima waktu dengan sebaik-baiknya.

"Kedua, saya selalu shalat tepat waktu." lanjutnya menuturkan.

Shalat merupakan ibadah wajib dengan segudang manfaat. Shalat merupakan jaminan kesuksesan bagi yang menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Siapa yang menjaga shalat, Tuhan Semesta Alam pasti menjaganya.

Shalat juga menjadi sarana pelatihan disiplin yang sangat efektif. Dalam shalat, semua bacaan dan gerakan telah ditentukan. Satu jenis penyelewengan saja bisa menjadi sebab batalnya shalat. Sehingga orang-orang yang benar dalam shalatnya akan menjadi pribadi paling disiplin di mana pun ia berada.

Shalat juga sarana mendekatkan diri kepada Zat Yang Mahakuat dan Mahakuasa. Siapa yang dekat-dekat dengan-Nya, mudah bagi-Nya untuk memberikan kekuatan dan kejayaan di dunia dan akhirat.

Jimat Panglima Besar yang ketiga ialah keikhlasan. Panglima hanya bertindak, hanya menyerang, hanya melakukan suatu kegiatan sebagai tentara nasional untuk kepentingan rakyat.

"Ketiga, setiap bertindak, saya selalu menghadirkan ikhlas untuk kepentingan rakyat." pungkasnya menuturkan.

Ikhlas merupakan energi juang yang dahsyat. Orang-orang yang ikhlas memiliki motivasi tanpa batas. Mereka berjuang untuk kepentingan besar di kemudian hari.

Bertindak untuk rakyat adalah ajaran Islam dan sunnah Nabi. Manusia paling mulia ini mengajarkan, sebaik-baik manusia ialah yang paling banyak manfaatnya untuk manusia lainnya.

Sehingga para pejuang itu, seperti Panglima Besar Jenderal Soedirman, berjuang untuk umat manusia, demi rakyat Indonesia, tanpa melihat agama meski beliau seorang Muslim yang taat. [Mbah Pirman/Tarbawia/rc]


Biografi Jendral Sudirman




Jendral Sudirman – Siapa yang tidak mengenal biografi Jendral Sudirman, seorang Panglima TNI pertama yang memiliki andil sangat besar terhadap perjuangan Indonesia. Seorang jendral yang memiliki nama lengkap Raden Sudirman ini adalah orang asli Jawa Tengah berasal dari keluarga yang terpandang.
Biografi Jendral Sudirman akan membuka mata anda tentang Jendral Sudirman. Sudirman adalah Jendral yang memiliki wibawa dan sangat disegani oleh anggota pasukannya. Wibawa Jendral Sudirman memang sudah terbentuk sejak kecil. Beliau memiliki tutur kata yang tenang dan bersifat solutif terhadap suatu masalah.
Jarang yang mengetahui bahwa Jendral Sudirman telah berperan aktif di bidang pendidikan sebelum menjadi seorang Jendral besar. Banyak hal yang sudah beliau lakukan untuk mengubah Indonesia melalui pendidikan sebelum masuk ke militer, berikut ulasan lengkap perjalanan hidup atau biografi Jendral Sudirman.

Biodata Sudirman


Jendral Sudirman adalah tokoh pahlawan Nasional yang dikenal sebagai Jendral TNI Pertama di Indonesia. Juga dikenal sebagai perwira tinggi pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Berikut biodata Jendral Besar Sudirman dan keluarganya:
  • Nama: Raden Soedirman
  • Dikenal : Jendral Besar Sudirman
  • Tempat Kelahiran: Purbalingga, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir: 24 Januari 1916
  • Wafat: Magelang, 29 Januari 1950
  • Orang Tua: Karsid Kartawiraji (ayah) dan Siyem (ibu)
  • Saudara: Muhammad Samingan
  • Istri: Alfiah
  • Anak: Didid Sutjiati, Didi Pudjiati, Taufik Effendi, Titi Wahyuti Satyaningrum, Didi Praptiastuti, Muhammad Teguh Bambang Tjahjadi, Ahmad Tidarwono.




republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  



Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top