Kisah Pilu Seekor Kucing: Dengan Usus Terurai, Kucing Ini Mendekati Pemiliknya Sebelum Kematiannya


Artikel Terbaru :



  Ayo  Jalan Terus  - "Penyebab kematiannya masih teka-teki, namun kepergian Ayen masih ditangisi hingga kini," demikian ucapan Arif si pemilik kucing tersebut.

Muhammad Arif Firdaus Ahmad Kamal, berusia 22 tahun, harus mendapati kenyataan bahwa kucingnya yang bernama Ayen meninggal dalam kondisi mengerikan.

Menurut mStar pada Sabtu (4/5/2019), Ayen lahir pada September tahun lalu.

Menjelang kematiannya, kucing itu hanya terdiam dalam kondisi ususnya terurai di pekarangan rumah Arif.





Intisari-online.com - "Penyebab kematiannya masih teka-teki, namun kepergian Ayen masih ditangisi hingga kini," demikian ucapan Arif si pemilik kucing tersebut.

Muhammad Arif Firdaus Ahmad Kamal, berusia 22 tahun, harus mendapati kenyataan bahwa kucingnya yang bernama Ayen meninggal dalam kondisi mengerikan.

Menurut mStar pada Sabtu (4/5/2019), Ayen lahir pada September tahun lalu.

Menjelang kematiannya, kucing itu hanya terdiam dalam kondisi ususnya terurai di pekarangan rumah Arif.

Arif yang merupkan mahasiswa di Manajemen Properti Universitas Teknologi Mara (UiTM) Sri Iskandar Perak, Malaysia mengaku sedih melihat kondisi tersebut.

"Aku tidak tahu siapa yang membuatnya menjadi seperti itu, aku hanya mendengar kucing ini sekitar jam 4 pagi, dan aku hanya bisa terdiam," katanya.

"Sekitar jam 7 pagi perutnya sudah terurai, dan ikan-ikan yang dimakan kucing ini hingga tampak jelas terlihat," tambahnya.


"Saya terkejut dan sedih, ada orang yang mengatakan mungkin kucing tersebut digigit sesuatu, namun saya tidak melihatnya," katanya lagi.

Dua jam kemudian, kucing bernama Ayen tersebut meninggal.

Masalahnya, kondisi dengan usus terurai tersebut masih menjadi misteri, dan kematiannya belum terungkap.

Setelah itu, Arif menguburkan mayat ayen di kediaman belakang rumahnya, di Ajil, Terengganu, Malaysia tepat di samping kamarnya.

Faktanya, kemungkinan sikap Ayen yang nakal dan manja membuat Arif belum bisa melupakan kucing kesayangannya tersebut.

"Aneh nakal dan manja, dia suka mengunyah katak," katanya.


"Hari-hari saya meninggalkan rumah, saat tiba di rumah saya akan mencarinya, namun kini ia telah tiada, saya hanya bisa menangis," kata Arif.




Selain Ayen, Arif juga memiliki 4 kucing di rumahnya, kisah tentang kematian Ayen dibagikan di akun Twitternya, dan mendapatkan 10.000 retweet.

Saat mengubur mayat Ayen, 4 kucing lainnya juga menyaksikannnya dan memandangi Ayen yang hendak tertutup tanah.

Beberapa orang juga mengomentari dan berspekulasi mengenai penyebab kematian Ayen.

"Banyak simpatisan yang melihat kondisi Ayen mereka mengatakan, mungkin hal itu disebabkan oleh sihir, oleh orang yang tidak menyukainya," katanya.


"Ada orang yang mengirimkan sihir pada Ayen, namun saya tak yakin hal itu menjadi penyebab kematiannya," pungkasnya.




republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  



Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top