[ Mau Tau ? ] Kenapa nasi Padang kalau dibungkus selalu lebih banyak ? ๐Ÿ˜ƒ


Artikel Terbaru :



  Ayo  Jalan Terus  - Masakan padang biasanya jadi pilihan banyak orang untuk bersantap. Selain lezat, pedas dan gurihnya serasa mantap. Porsi nasi padang memang sudah dikenal dengan porsi yang lebih banyak bandingkan rumah makan lainnya.

Namun pernahkan ada pertanyaan di benak Anda, mengapa nasi padang akan lebih banyak lagi isinya saat dibungkus. Ya, saat makan di tempat, kita hanya disuguhkan satu porsi nasi padang mungkin hanya satu centong nasi saja, tetapi jika dibungkus bisa jadi 2 centong nasi.



Ternyata, ada alasan khusus kenapa nasi padang jika dibungkus isinya lebih banyak. Berikut alasannya...
1. Saudagar Belanda Vs Rakyat Jelata

Alasan khusus kenapa nasi padang jika dibungkus porsinya lebih banyak ternyata ada hubungannya pada zaman Belanda. Pada masa itu, restoran Padang dipercaya sebagai restoran kaum elite. Jadi banyak saudagar Indonesia atau orang Belanda yang makan di sana. Karena itu, rakyat jelata jadi segan untuk makan nasi Padang di tempat.
Padahal restoran Padang pada masa itu sudah punya harga yang murah Mengetahui hal itu, pemilik restoran Padang pun berinisiatif memberi porsi nasi lebih kepada rakyat jelata yang membungkus. Tujuannya agar cukup dimakan sampai dua orang mengingat zaman dulu orang pribumi sangat miskin. Jadi porsi nasi yang dibungkus ini menunjukkan kebaikan hati pemilik restoran Padang pada zaman dulu.

2. Biaya Cuci Piring

Satu lagi alasan mengapa nasi padang jika dibungkus isinya lebih banyak. Hal ini karena biaya cuci piring juga diperhitungkan. Konon katanya, alasan ini dikarenakan pemilik restoran Padang sudah memperhitungkan biaya operasional sampai sangat detail. Untuk makan di tempat, pemilik restoran Padang harus mengeluarkan biaya membeli sabun cuci piring sampai membayar gaji karyawan.
Sementara jika membungkus mereka tidak butuh mencuci piring dan tidak butuh juga menggaji banyak pelayan di restoran. Akhirnya, dikurangilah porsi nasi saat makan di tempat untuk menutupi biaya sabun cuci piring dan pelayan tersebut. 
Sampai saat ini masih belum ada penelitian yang membuktikan fakta yang akurat di balik “nasi Padang lebih banyak kalau dibungkus”.



Ternyata Ini Rahasia Nasi Padang Dibungkus Lebih Banyak

Untuk kamu para pecinta kuliner Indonesia, pasti tak asing lagi dengan masakan khas warga Minang, yakni nasi padang.
Saking lezatnya, kepopuleran nasi padang bahkan masuk ke jajaran makanan paling enak sedunia loh!
Namun jika diperhatikan, porsi nasi padang saat dibungkus terbilang lebih banyak ketimbang saat kamu menyantapnya di restoran.
Ternyata hal ini dikarenakan kebiasaan warga Minang, terutama bagi mereka yang berjualan nasi padang untuk memberikan porsi nasi dua kali lipat lebih banyak apabila makanannya dibungkus.
“Kalau dibungkus, nasinya pasti lebih banyak. Memang begitu kebiasaannya, di semua restoran” kata Reno Andam Suri, seorang pakar kuliner Minang dan penulis buku ‘Rendang Traveler : Menyingkap Bertuahnya Rendang Minang’, seperti dilansir dari Kompas.com.
Alasan Nasi Padang Dibungkus Lebih Banyak
Menurut Reno, hal ini dikarenakan kesadaran orang Minang yang beranggapan bahwa jika makanan tersebut dibungkus atau dibawa pulang maka si pembeli tak mungkin makan sendiri.
“Kalau dibawa ke rumah, pasti untuk lebih dari satu orang,” lanjutnya.
Alasan lain yang melandasi kebiasaan unik tersebut ialah, adanya patokan untuk porsi nasi yang dibungkus pada masing-masing daerah dan estetika yang dipertimbangkan, agar makanan tetap nampak menggugah selera meski dibungkus.
“Entah kenapa, memang sudah ada patokan banyaknya nasi untuk dibungkus. Besarnya akan lebih bagus jika nasinya sekian centong. Jadi memikirkan estetikanya juga,” papar Reno.
Tak hanya itu, menurut wanita yang berbisnis rendang tersebut, hal itu juga tak lain karena adanya pertimbangan si penjual yang berfikiran bahwa jika hanya membeli nasi dan ayam rasanya ada yang kurang.
Maka dari itu, para penjual nasi padang umunya sering memberikan bonus seperti kuah kari, sayur nangka dan daun singkong rebus juga sambal hijau.
“Kalau nasinya banyak dan lauknya cuma satu, sepertinya ada yang kurang. Orang Padang paham betul itu,” jelasnya.
Meski demikian, kebijakan untuk tambahan harga jika makanannya dibungkus tergantung pada setiap rumah makan.
Ada yang menaikan harga atau malah sebaliknya.
Wah sekarang sudang terjawab, misteri yang selama ini menjadi pertanyaan para pecinta kuliner mengapa nasi padang dibungkus lebih banyak.
Kalau kamu lebih suka dibungkus atau makan ditempat ? sumber



republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  



Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top