Tak Mau Dilepas, Ini 9 Jabatan Ma’ruf Amin dengan Gaji Gaji Tinggi


Artikel Terbaru :



  Ayo  Jalan Terus  -  Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma’ruf Amin mempunyai 9 jabatan di beberapa perusahaan keuangan syariah dan pemerintahan. Setiap bulan KH Ma’ruf mendapat gaji yang sangat tinggi.

KH Ma’ruf tidak mau melepas jabatannya walaupun menjadi cawapres.
Berdasarkan catatan cnbc Indonesia, KH Ma’ruf menjabat Ketua Dewan Pengawas Syariah antara lain: Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, Bank Muamalat dan Bank Mega Syariah.
KH Ma’ruf juga menjabat anggota ex-Officio Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah (KPJKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2014-sekarang.
Selain itu, Ketua Umum MUI ini menjabat Dewan pengawas syariah di Mega Insurance, Bringin Life dan BNI Life Insurance.
Di pemerintahan, KH Ma’ruf juga menjabat sebagai anggota Badan Pertimbangan Ideologi Pancasila (BPIP) yang gaji tiap bulannya mencapai Rp 100 juta. [sns]


Jejak Ma'ruf Amin: Pejabat di OJK, 4 Bank, dan 3 Asuransi


Ma'ruf Amin sangat tenar di dunia per-ulama-an. Ia merupakan pemimpin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Sederet pengalaman dan pengetahuannya, Ma'ruf Amin pun didaulat oleh 4 bank syariah nasional menjadi Dewan Pengawas Syariah. Berikut jejak Ma'ruf Amin di dunia perbankan dan asuransi tanah air.

Dewan Pengawas Syariah Bank
Bank Syariah Mandiri

Mar'ruf Amin merupakan Lulusan S1 Fakultas Ushuluddin Universitas Ibnu Kholdun, Jakarta tahun 1967. Ia menerima gelar Doktor Honoris Causa pada bidang Hukum Ekonomi Syariah dari Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2012.

Ma'ruf Amin saat ini memegang jabatan sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Syariah Mandiri.


BNI Syariah

Ma'ruf Amin yang merupakan Ketua Dewan Syariah Nasional MUI dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ternyata juga menjadi Ketua Dewan Pengawas Syariah di BNI Syariah, anak usaha BNI 46.

Bank Muamalat

Ma'ruf Amin sebelumnya Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat. Namun pada periode 2017 Ia resmi diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat.

Bank Mega Syariah

Ma'ruf Amin juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Mega Syariah sejak 2004.

Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK
Cawapres Jokowi ini juga menjabat sebagai Anggota ex-Officio Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah (KPJKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2014-sekarang.

KPJKS memiliki fungsi pokok memberikan masukan dan rekomendasi kebijakan yang bersifat strategis dan operasional di bidang pengembangan sektor jasa keuangan syariah kepada OJK dan lembaga pemerintah dan non-pemerintah terkait.

KPJKS beranggotakan 24 orang dari internal dan eksternal OJK dengan ketua komite adalah Ketua Dewan Komisioner OJK. Anggota KPJKS dari internal OJK terdiri dari Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, tiga Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan, IKNB dan Pasar Modal, anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen.


Anggota KPJKS dari eksternal OJK terdiri dari delapan anggota wakil ex-officio lembaga pemerintah dan non-pemerintah setingkat eselon 1, yaitu dari Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Bank Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, PP Muhammadiyah, PB Nahdatul Ulama dan Ikatan Akuntan Indonesia; serta sembilan orang tokoh, ulama dan akademisi yang mewakili unsur masyarakat dari berbagai disiplin keilmuan dan latar belakang keahlian. (dru/wed)

Lembaga Jasa Keuangan Non Bank
Selain di perbankan syariah, Ma'ruf Amin ternyata juga didaulat di beberapa lembaga jasa keuangan non bank seperti asuransi. Tercatat ada 4 lembaga keuangan non bank di mana Ma'ruf Amin menjadi Dewan Pengawas Syariahnya.

Di antaranya :
  • Mega Insurance
  • Bringin Life
  • BNI Life Insurance


Ini Para Pengarah BPIP yang Digaji Rp 100 Juta: Mahfud MD-Ma'ruf Amin



 Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Anggotanya beragam, dari Mahfud MD hingga Ketua MUI digaji Rp 100 jutaan/bulan.

Berikut para anggota dewan pengarah BPIP:

1. Try Sutrisno
Tru Sutrisno adalah Wapres ke-6 periode1993-1998. Sebelum diangkat jadi Wapres, ia merupakan Panglima ABRI.

2. Ahmad Syafii Maarif
Syafii Maarif merupakan Ketua Muhammadiyah periode 2000-2005. Ia kini aktif di berbagai kegiatan keagamaan.

3. Said Aqil Siradj
Saat ini Aqil merupakan Ketua UmumPBNU.

4. Ma'ruf Amin
Ma'ruf saat ini menjadi Ketua Umum MUI. Sebelumnya ia merupakan anggota Dewan Penasihat Presiden 2007-2014. Selain menjabat Ketum MUI, ia juga menjabat Rais Aam PBNU.

5. Mahfud MD
Mahfud MD merupakan Ketua MK 2008-2013. Selepas menjadi Ketua MK, ia sempat jadi timses Prabowo-Hatta.

6. Sudhamek
Namanya dikenal sebagai pelaku bisnis yang handal. Ia membesarkan GarudaFood Group. Saat ini ia menjabat juga sebagai Ketua Dewan Pengawas Majelis Buddhayana Indonesia (MBI)

7. Andreas Anangguru Yewangoe
Ia merupakan seorang pendeta, dosen dan teolog Kristen Protestan. 

8. Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya
Ia di BPIP menjabat Sekretaris. Selain sebagai tokoh Bali, ia juga tokoh Hindu.

Berikut daftar hak keuangan mereka sesuai dengan lampiran Perpres Nomor 42/2018:

Ketua Dewan Pengarah mendapat hak keuangan Rp 112.548.000
Anggota Dewan Pengarah mendapat hak keuangan Rp 100.811.000
Kepala BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 76.500.000
Wakil Kepala BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 63.750.000
Deputi BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 51.000.000
Staf Khusus BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 36.500.000



republished by AYO JALAN TERUS -   Good Day Good News :)  



Good Day Good News


Artikel Terbaru :


Back to Top