Jangan Sepelekan Jika Tubuh Bisa Bikin 10 Bunyi-bunyian Ini Gan !


Artikel Terbaru :



  Ayo   Jalan Terus    - Saat membungkuk atau tangan agan mencoba menggapai sesuatu di atas lemari, terkadang tubuh akan membuat suara-suara tertentu. Misalnya saja suara klik atau letupan, telinga berdenging bahkan suara di dalam kepala agan - agan sekalian. Ada yang terdengar mengerikan, ada juga yang memalukan, tapi yang jelas banyak yang tidak berbahaya. Ada apa dengan tubuh agan?



ane mau kasi artikle bagus gan Berikut 10 jenis bunyi-bunyian yang kerap dihasilkan tubuh dan penyebabnya, seperti halnya dikutip dari Woman's Day

Spoilerfor Satu:

1. Bunyi letupan di bahu
"Bunyi letupan pada bahu yang sering terjadi biasanya disebabkan oleh peradangan pada bursa (sejenis kantung kecil yang berisi cairan, berfungsi sebagai bantalan antara tulang, tendon, sendi dan otot) yang terletak di antara ujung tulang belikat dan tendon rotator," terang David Geier, MD., seorang dokter bedah ortopedi dari Charleston, SC.

Dan gerakan seperti melempar atau menggapai sesuatu di atas lemari dapur yang dilakukan secara berulang-ulang memang dapat menyebabkan peradangan. Bahkan seringkali bunyi-bunyian yang muncul ini tidak diketahui sebabnya.
 

Namun jika disertai nyeri, terutama apabila rasa sakit itu berasal dari sendi bahu Anda yang terdalam, bisa jadi Anda telah merobek labrum (tulang rawan di sepanjang sendi) dan untuk menanganinya, Anda harus segera menemui dokter spesialis ortopedi.
 

Spoilerfor Dua:

2. Suara seperti memukul-mukul di kepala menjelang tidur
Kondisi ini biasa disebut dengan 'exploding head syndrome', namun sebenarnya fenomena ini terbilang langka meski tidak menimbulkan nyeri dan terjadi tepat sebelum tidur. Penderitanya kerap merasa mendengar suara senapan atau pukulan simbal di dalam kepalanya.

Tapi menurut sebuah laporan yang dipublikasikan jurnal Neurology tahun 2013, kondisi ini tak diketahui penyebabnya dan tidak berbahaya.
 

"Bahkan bisa jadi kondisi ini menghilang sama misteriusnya seperti ketika pertama kali muncul," tandas Allen Towfigh, MD, dokter ahli tidur dan neurologist dari Weill Cornell Medical Center/New York Presbyterian Hospital, New York City.

Spoilerfor Tiga:

3. Bunyi retakan ketika kepala dimiringkan
"Tampaknya suara ini berasal dari sendi facet yang ada di antara tulang belakang," ungkap Dr. Geier.

Dr. Geier menambahkan biasanya kondisi ini tidak berbahaya, tapi jika Anda merasakan nyeri, apalagi kalau sampai terasa ke salah satu lengan maka bisa jadi ini adalah gejala adanya benturan, penyempitan atau tekanan pada akar saraf.
 

Begitu juga jika lengan, tangan atau jari-jari mendadak mati rasa, kesemutan atau lemas, segera temui dokter spesialis ortopedi.

Spoilerfor Empat:

4. Tulang belakang seperti retak ketika membungkuk
"Mungkin ini terdengar menyeramkan, tapi ini tak jauh berbeda dengan ketika Anda meletupkan buku-buku jari Anda. Alasannya pun sama dengan letupan pada leher, suaranya berasal dari sendi di tulang belakang," tutur Dr. Geier.

Kecuali jika suara retakan atau letupan ini terasa menyakitkan dan disertai dengan mati rasa, kesematan atau lemas maka sebenarnya kondisi semacam ini tak jadi soal.

Spoilerfor Lima:

5. Telinga mendadak berdenging
Menurut seorang dokter THT bernama Jennifer Derebery, MD, hampir setiap orang pasti pernah mengalami tinnitus atau telinga berdenging. Namun eks presiden American Academy of Otolaryngology ini juga memperingatkan jika tinnitusnya terdengar nyaring dan mengganggu, konstan, hanya terjadi pada satu telinga saja serta terjadi tanpa alasan yang jelas, segera temui dokter THT.

Beruntung Dr. Derebery juga mengatakan jika tinnitus jarang menjadi gejala penyakit serius dan memang kerap terjadi tanpa sebab. Hanya saja penderita stres, penyuka kopi dan si tukang insomnia diprediksi sering mengalami tinnitus.
 

Obatnya beragam, mulai dari mengurangi konsumsi kafein, meredakan stres, penggunaan alat bantu pendengaran, konsumsi ginkgo biloba dan melatonin hingga operasi.

Spoilerfor Enam:

6. Bunyi rahang meletup saat menguap
"Ada ligamen yang bertugas menahan sejumlah piringan sendi di antara rahang atas dan rahang bawah. Terkadang ligamen ini bergeser dan saat itulah Anda mendengar suara klik atau letupan di rahang," terang Don C. Atkins, DDS, seorang dokter keluarga dari Long Beach, CA.

Namun tergantung pada tingkat keparahan letupannya, dokter gigi dapat membantu mengatasi masalah ini. Biasanya dengan mengembalikan kontak antara gigi atas dan bawah atau menggunakan bite splint (alat pelindung gigi yang dapat dilepas sewaktu-waktu)
 

Spoilerfor Tujuh:

7. Suara mengi ketika tubuh berputar
Gerakan berputar seperti pada olahraga terkadang menimbulkan suara semacam mengi dari tubuh Anda. "Ketika tubuh berputar, udara yang dipaksa keluar dari paru-paru atau perut melewati saluran pernapasan yang menyempit sehingga menyebabkan suara mengi. Kondisi ini tak masalah, asalkan Anda juga tidak mengidap sesak napas," ujar Raymond Casciari, MD, dari St. Joseph Hospital, Orange, CA

Spoilerfor Delapan:

8. Perut bergemuruh
"Melihat, mencium aroma atau membayangkan makanan saja cukup memicu otak untuk memulai proses pencernaan, dan inilah yang menyebabkan timbulnya suara bergemuruh di perut," ungkap Patrick Takahashi, MD, kepala divisi gastroenterologi dari St. Vincent Medical Center, Los Angeles.

Spoilerfor Sembilan:

9. Lutut berderak saat menuruni tangga

Berdasarkan keterangan dari dokter bedah ortopedi Hospital for Special Surgery, New York City, Robert G. Marx, MD, ini adalah masalah biasa yang tak perlu dikhawatirkan, apalagi jika tidak disertai rasa sakit. Namun jika lutut berderak karena kerusakan tulang rawan atau arthritis, konsumsi obat-obatan tertentu, terapi fisik dan operasi masih bisa membantu.
 

Spoilerfor Sepuluh:

10. Suara jantung berdegup di telinga
"Jika suara degup jantung membuat Anda terus terjaga di malam hari, pertimbangkan untuk mengurangi konsumsi kafein Anda," saran Stephen T. Sinatra, MD, seorang dokter spesialis kardiologi yang berbasis di Connecticut.

Pasalnya menurut penulis buku The Great Cholesterol Myth ini setelah mengonsumsi kafein atau gula secara berlebihan, jantung jadi berdetak kencang karena peningkatan aktivitas jantung dan/atau tekanan darah. Hal ini juga kerap terjadi saat seseorang merasa cemas.


Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 



*★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★*

Asyik . Unik . Baik


Artikel Terbaru :


Back to Top