Mengapa Ada Orang Mati Tersenyum ? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad + Kisah Meninggal dengan Senyuman


Artikel Terbaru :



  Ayo   Jalan Terus    -  Mengapa Ada Orang Mati Tersenyum? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad







Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertemu dengan orang yang telah mati saat isra' mi'raj, beliau bertanya kepada mereka bagaimana rasanya sakaratul maut.

"Seperti tebasan pedang di tempat yang sama beratus kali," jawab salah seorang dari mereka.
"Seperti kambing yang dikuliti hidup-hidup," jawab satu orang lagi.
"Seperti mata kail pancing yang ditarik dari kulit yang basah."

Lalu mengapa ada orang yang mati tersenyum?

Mereka yang mati tersenyum adalah orang-orang yang istiqamah dan mati syahid.

Orang yang mati syahid, merasakan sakaratul maut seperti cubitan saja. Sehingga tidak terasa sakit.

مَا يَجِدُ الشَّهِيدُ مِنْ مَسِّ الْقَتْلِ إِلاَّ كَمَا يَجِدُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَسِّ الْقَرْصَةِ.

"Orang-orang yang mati syahid tidak merasakan sentuhan kematian melainkan seumpama salah seorang di antara kamu dicubit." (HR Tirmidzi; shahih)


Mereka meninggal dengan tersenyum karena sebelum nyawanya dicabut oleh malaikat maut, mereka didatangi malaikat yang membisikkan agar tidak takut, tidak khawatir dan digembirakan dengan surga.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلاَئِكَةُ أَلآتَخَافُوا وَلاَتَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ {30} نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي اْلأَخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَاتَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَاتَدَّعُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang berkata: "Rabb kami adalah Allah" kemudian mereka beristiqomah, maka para malaikat turun kepada mereka (sembari berkata): "Janganlah kamu takut, janganlah kamu bersedih dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) syurga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu di dunia dan akhirat di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta." (QS. Fushshilat: 30-31)

Mereka bahkan ditunjukkan surga yang nanti akan mereka huni di akhirat. Itulah yang membuat mereka tersenyum. [Disarikan Tarbiyah.net dari ceramah Ustadz Abdul Somad]


Syuhada Rabia Mesir mati tersenyum
Syuhada Rabia Mesir mati tersenyum


Kisah Orang-orang yang Meninggal dengan Senyuman

Kematian adalah kodrat bagi semua makhluk yang telah hidup. Sebagian besar orang mungkin merasa takut dengan kenyataan tersebut. Ada banyak hal yang membuat seseorang takut pada kematian, mulai dari rasa cinta yang berlebih pada dunia, hingga hingga rasa sakit luar biasa yang pasti menghampiri tiap makhluk yang nyawanya tengah dicabut.
Memang, tidak sedikit orang-orang yang menunggui kerabatnya yang tengah mengalami sakaratul maut bisa merasa ketakutan. Namun, ternyata tidak semua orang yang meninggal terlihat menderita. Bahkan, banyak kasus di mana orang-orang tampak begitu nyaman ada di momen ruh meninggalkan jasadnya. Berikut ini adalah kisah-kisah orang yang meninggal meninggalkan senyuman.

Haris Hilmawan Jundany Al Hafid

Belakangan ini, foto jenazah seorang pemuda yang tengah tersenyum membuat geger dunia maya. Foto yang diunggah oleh Reza Jannata tersebut menampilkan pemuda yang tengah memejamkan mata sembari tersenyum. Dilihat sekilas, foto tersebut terlihat begitu hidup. Namun, caption yang tertulis di sebelahnya memberi keterangan bahwa Haris Hilmawan sudah berpulang pada tanggal 29 Agustus 2017 pukul 11.00 WIB. Pemuda penghafal Qur’an yang juga merupakan seorang ustadz tersebut diketahui menderita penyakit yang sama seperti almarhum Olga Syahputra, meningitis.


Haris si hafiz qur’an [image source]
Diketahui jika semasa hidupnya, Haris merupakan pemuda yang berprestasi, bukan cuma hafal Al-Qur’an, ia juga lulusan Ma’had Aly Annuaimy Jakarta Selatan dan pernah mendapatkan penghargaan duta besar Arab Saudi. Bukan hanya hal-hal berbau akhirat, Haris juga seperti anak muda lain yang hobi melakuan petualangan. Haris paling gemar melakukan pendakian. Rasa cintanya pada alam membuat Haris tidak suka jika ada yang mengotori pegunungan, makanya tiap kali naik gunung, Haris juga memungut sampah. Sebelum meninggal, Haris juga sempat naik gunung bahkan meng-upload foto dirinya yang baru saja melakukan pendakian sembari membawa sekarung sampah.

Miftahul Jannah 

Kisah meninggalnya Miftahul Jannah atau biasa disapa Mita ini juga tak kalah viral. Pasalnya, gadis muda ini juga meninggal dalam keadaan tersenyum. Wajahnya juga menunjukkan ketenangan. Kisah mengharukan tersebut dibagikan oleh akun @Hidayaat11, yang merupakan kakak kandung dari Mita. Ia menceritakan jika sebelum meninggal, Mita selalu minta maaf pada setiap orang yang datang menjenguknya.
Mita meninggal saat hari raya [image source]
Tak hanya itu, gadis cantik tersebut juga seakan mendapat firasat jika akan meninggal di hari yang fitri. Di malam takbiran, Mita sempat minta dibelikan baju lebaran berwarna putih. Sebelumnya, keluarga tidak sadar jika yang dimaksud adalah kain kafan. Tepat di hari idulfitri, ketika semua orang tengah bersiap untuk shalat ied, suasana sudah berubah karena diketahui jika Mita sudah tiada.



Cecilia Maria

Seorang biarawati bernama Cecilia Maria juga pernah membuat banyak orang tersentuh. Pasalnya, wanita religius yang yang dikenal ramah dan murah senyum tersebut begitu tabah menghadapi cobaan. Bahkan, ketika ia didiagnosa menderita penyakit kanker lidah dan paru-paru sekalipun, tidak membuatnya terpuruk. Selama sakit, biarawati asal Santa Fe, Argentina tersebut terus mendekatkan diri pada Tuhan dan banyak berdoa.

Cecilia Maria tersenyum saat meninggal [image source]
Senyum tak pernah meninggalkan bibirnya, bahkan hingga ajal menjemput, ia tetap tersenyum dan terlihat sangat bahagia. Seseorang mendokumentasikan senyum bahagia Cecilia Maria dan mengunggahnya di sosial media, dan tak butuh waktu lama hingga foto tersebut viral. Dan yang lebih menyentuh lagi adalah pesan yang ditulis oleh Cecilia, yang berisikan keinginannya agar orang-orang mendoakannya ketika dia dimakamkan, dia juga ingin orang-orang berbahagia.

Ibrahim Zalat

Mungkin, sebagian orang yang melihat para korban kebrutalan militer Mesir akan merasa kasihan. Namun, bagaimana jika melihat jenazah pemuda bernama Ibrahim Zalat? Salah satu korban yang terbunuh oleh para tentara bayaran As-Sisi saat berlangsungnya demonstrasi di jalan As-Sudan di Dokki ini tampak tersenyum dengan tenang. Kebahagiaan juga terpancar dari wajahnya saat dia terbunuh.

Ibrahim Zalat [image source]
Seorang kerabat Ibrahim juga mengatakan jika pemuda tersebut sempat mengucapkan dua kalimat syahadat, bahkan sampai lima kali. Selain itu, ia juga mengucapkan “Ya Rabb Al-Jannah.”  Yang kurang lebih memiliki makna, Ya Tuhan aku merindukan surga-Mu. Sebelum akhirnya Ibrahim benar-benar mengembuskan napas terakhir.
Itulah kisah orang-orang yang meninggal dengan senyuman. Takut akan kematian memang manusiawi. Namun, bagaimanapun juga kematian tak bisa dihindari. Dan tentu saja, berkelakuan baik selama diberi kesempatan hidup adalah satu-satunya jalan agar bisa kembali pada-Nya dengan senyuman.




Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 



Artikel Terkait Lainnya

*★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★*

Asyik . Unik . Baik


Artikel Terbaru :


Back to Top