[ Teori Konspirasi ] Father Krespi Adalah Adolf Hitler ?


Artikel Terbaru :



  Ayo   Jalan Terus    - Salah satu teori konspirasi paling terkenal menyebutkan bahwa Adolf Hitler, pimpinan Nazi, tidak tewas di bunkernya. Sebuah rumor menyebutkan bahwa ia berhasil melarikan diri dan tinggal di Amerika Selatan menggunakan identitas baru yakni sebagai pendeta bernama Krespi yang dikirim ke Cuence, Ekuador. Dugaan ini bukan tanpa alasan, berbagai kesamaan fisik, cara berbicara, hingga kesukaan keduanya akan benda seni seolah memperkuat dugaan bahwa Father Krespi sebenarnya adalah Hitler. Benarkah?!



Tanggal 30 April 1945, Hitler dan Eva Braun, wanita yang baru saja dinikahinya memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka. Beberapa waktu sebelumnya, pimpinan fasis Italia, Benito Mussolini, dieksekusi mati dan jasadnya menjadi bulan-bulanan rakyat yang marah. Hari itu pasukan merah Uni Soviet berhasil merangsek masuk dan mengepung Berlin. Hitler tak punya pilihan. Ia menarik pelatuk pistolnya dan tewas.

Jasad Hitler disebutkan telah dibakar oleh orang-orang kepercayaannya, sesuai dengan instruksinya sebelum kematian. Ia tak ingin jasadnya bernasib sama seperti Mussolini. Setidaknya itulah yang tertulis dalam biografinya.

Namun beberapa teori konspirasi menyebutkan bahwa sang fuhrer sebenarnya tidak tewas di bunkernya. Pria yang mati di sana adalah orang lain yang memiliki fisik yang mirip dengan Hitler. Sebuah rumor menyebutkan bahwa Hitler berhasil menyelamatkan diri dan pergi ke Amerika Selatan. Di sana ia bersembunyi di balik identitas baru hingga akhir hayatnya.

Father Krespi yang Misterius

Father Krespi/Crespi

Father Krespi atau Crespi atau nama lengkapnya Carlos Crespi Croci sebenarnya memiliki latar belakang yang cukup misterius. Tak ada yang benar-benar tahu siapa ia sebenarnya. Ia mengklaim dirinya berasal dari keluarga Italia/Austria yang lahir di Italia Utara tahun 1891. 

Ia sempat belajar antropologi di University of Milan sebelum akhirnya menjadi pendeta. Krespi datang ke Vatikan pada musim gugur tahun 1943 dan diberi posisi sebagai kurator seni di sana. Posisi ini membuatnya bertanggung jawab untuk membuat katalog tentang benda-benda seni yang bernilai sangat mahal tersebut.

Menurutnya, ia menerima koleksi seni yang sangat mahal itu dan memang sangat mirip dengan yang telah diambil dari Nazi. Dan entah bagaimana bisa berada di Vatikan setelah perang usai.

Krespi kemudian dikirim ke Cuence, Ekuador. Entah kebetulan atau bagaimana, kota ini sendiri dikenal sebagai tempat persembunyian beberapa tokoh penting Nazi yang melarikan diri dari Jerman. Salah satunya adalah Martin Bormann.

Di Cuence, Krespi menjalani kehidupan yang tertutupp sebagai pendeta dan dilaporkan seringkali memberikan uang kepada setiap anggota jemaatnya pada akhir kebaktian. Dia juga dilaporkan membayar sejumlah uang kepada penduduk desa untuk melindungi identitasnya. Beberapa orang mengatakan bahwa beberapa pria Jerman seringkali mengunjunginya.

Father Crespi dan salah satu benda seninya

Father Krespi juga dikenal sebagai seorang dengan kemampuan di berbagai bidang. Selain sebagai pendeta dan pengajar, ia juga memiliki pengetahuan luas di berbagai bidang mulai dari antropologi, seni, musik, hingga botani.

Selain itu juga ia dikenal akan kedermawanannya. Ia membangun panti asuhan dan juga fasilitas pendidikan dan kesehatan di Cuenca. Ia bahkan memberi makanan dan uang kepada penduduk di sana. Penduduk desa sangat senang dengan keberadaan Krespi dan mereka juga menaruh hormat padanya.


Pertemuan Wendell Stephens dan Father Krespi

Tak ada sama sekali rumor tentang sang pendeta adalah Adolf Hitler hingga pada tahun 1981 seorang pensiunan angkatan darat Amerika berkunjung ke Ekuador. Wendell Stephens melakukan perjalanan ke Ekuador tahun 1981. Di sana di sebuah kota kecil bernama Cuenca, dirinya bertemu dengan seorang pendeta yang dipanggil masyarakat sekitar dengan nama Father Krespi. 
Setelah bertemu dengan sang pendeta, Stephens merasa bahwa sosok itu sungguh sangat mirip dengan Adolf Hitler. Stephens mungkin telah ribuan kali mengecek foto-foto lama Hitler dan membandingkannya dengan Krespi.
Father Krespi dan Adolf Hitler

Semakin ia membandingkan keduanya, ia semakin yakin bahwa keduanya adalah orang yang sama. Stephens juga melihat sendiri bagaimana sang pendeta memiliki benda seni yag nilainya bisa mencapai jutaan dolar tersimpan di kediamannya. Meskipun demikian, tak ada seorang pun yang mempercayai klaimnya tersebut.


Kematian Father Krespi dan Peristiwa-Peristiwa Aneh

Setahun kemudian, 30 April 1982, Krespi meninggal dunia di usia 90 tahun. Saat kematiannya itulah ada banyak hal aneh yang membuat sebagian orang berpikir bahwa Krespi bukanlah orang biasa. 

Bagaimana tidak, saat pemakamannya, ada lebih dari 2000 orang yang hadir dan pemakamannya dilakukan dengan amat megah seperti layaknya pemakaman untuk seorang raja. Kepala polisi kota Cuence melaporkan bahwa banyak orang Jerman yang datang ke pemakaman itu dengan pengawalan bersenjata. Tak diketahui siapa sebenarnya mereka.

Sementara itu, makam Krespi juga berlapis marmer putih yang dilaporkan selalu dibersihkan setiap harinya dan selalu ada bunga-bunga segar yang diletakkan di pusaranya sepanjang waktu. Menurut kabar yang beredar, semua itu didanai oleh seseorang yang tak dikenal.

Tak hanya itu saja, setelah kematiannya diketahui bahwa Krespi memiliki barang-barang seni dengan nilai yang tak main-main. Orang-orang menyebut bahwa benda-benda seni tersebut adalah koleksi pribadi Adolf Hitler. Hitler sendiri memang dikenal sebagai kolekstor benda-benda seni dan nyaris semua koleksinya lenyap setelah perang dunia usai.

Father Crespi dan benda-benda seni koleksinya

Pada tanggal 16 Mei 1982, atau 2 mingguan setelah meninggalnya Father Krespi, dua jet kargo mendarat di kota kecil itu dan dimuati penuh dengan benda-benda seni milik Krespi. Segera setelah itu kedua jet tadi pergi tak diketahui ke mana tujuannya. Benda-benda seni yang sangat berharga itu pun sampai saat ini tak diketahui keberadaannya.


Kesamaan atau Hanya Sebuah Kebetulan?

Pada akhir Perang Dunia II, diketahui bahwa catatan kesehatan Hitler telah dimusnahkan dan semua dokter yang pernah memeriksanya menghilang secara misterius. Namun ada seorang asisten dokter gigi muda yang pernah membantu dokter gigi membersihkan gigi Hitler. Asisten dokter gigi ini kemudian ditangkap oleh tentara Uni Soviet.

Ia dipaksa untuk menggambar susunan gigi Hitler dengan tujuan untuk mencocokkannya dengan sisa-sisa jasad hangus yang mereka temukan di luar bunker yang dikalim sebagai jasad Hitler. Asisten dokter ini sempat mengalami penyiksaan berhari-hari.

Dengan ingatan samar-samar yang ia miliki tentang gigi sang fuhrer, ia kemudian menggambarnya. Tentara-tentara Soviet itu kemudian memutuskan bahwa gambar itu cocok dengan jasad yang mereka temukan di luar bunker.

Sementara itu, entah mengapa Father Krespi dan Hitler memiliki banyak kesamaan. Tanggal kematian Hitler 30 April 1945, sementara Krespi meninggal dunia tanggal 30 April 1982. Krespi adalah seorang vegetarian, sama seperti Hitler. Selain itu Krespi juga memiliki aksen pengucapan "R" yang memutar sama seperti bagaimana Hitler mengucapkannya. Berikut ini adalah salah satu video langka wawancara dengan Father Crespi.


Referensi:

https://coolinterestingstuff.com/was-father-krespi-hitler
https://www.ancient-origins.net/news-general/truth-about-father-crespi-and-his-missing-artifacts-finally-revealed-005498



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 



*★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★**★*――――*★*

Asyik . Unik . Baik


Artikel Terbaru :


Back to Top