Sudah Faham Apa Beda nya Sunnatullah dan Inayatullah ? (Cara Kerja Allah)


Artikel Terbaru Lainnya :



  Ayo   Jalan Terus    - Dalam hidup kita sering mendengar istilah pertolongan Allah dan juga anjuran mengenai pentingnya sikap tolong menolong antar-manusia. Apakah kedua hal itu saling bertentangan?

Secara istilah dan pengertian, sunnatullah dan inayatullah memang berbeda namun bukan berarti bertentangan. Dalam kitab tafsir Al-Misbah karya Prof Quraish Shihab dijelaskan, sunnatullah merupakan ketetapan-ketetapan Allah SWT yang lazim berlaku dalam kehidupan nyata.
Contohnya seperti hukum sebab dan akibat. Contohnya adalah orang sakit yang dianjurkan untuk berobat dan meminta pertolongan ke dokter hingga sembuh. Kendati demikian, beliau berpendapat, jangan dikira bahwa dokter atau obat yang diminum yang menyembuhkan penyakit yang diderita.
Allah mengambil peran dalam penentuan sembuh tidaknya seseorang melalui dokter dan obat yang diminum. Artinya, pertolongan dari manusia berkolerasi dengan pertolongan langsung dari Allah.
Sedangkan inayatullah merupakan pertolongan dan bimbingan Allah di luar kebiasaan-kebiasaan yang berlaku. Dalam bahasa Alquran, hal ini dinamai madad, namun madad sendiri biasanya hadir setelah ada upaya sebelumnya dari manusia.
Contohnya, orang yang berobat karena sakit tadi telah divonis dokter akan batasan waktu kemampuan tertentu untuk menjalani hidup di dunia. Namun di luar dugaan dokter, waktu yang diperkirakan itu meleset bahkan si pasien dinyatakan sembuh. Hal ini adalah bentuk dari inayatullah, pertolongan dengan cara yang tidak lazim. (rol)



Sunnatullah, Cara Kerja Allah


 Saat dunia ini mengalami ketidakseimbangan, maka dengan sendirinya dunia akan mencari jalan untuk menyeimbangkan diri lagi. Hal ini terjadi karena sunnatullah, yang sudah bekerja seiring dengan proses penciptaan sejak dulu kala.


Sunnatullah adalah kebiasaan atau cara Allah dalam mengatur alam dunia. Di dalam Alquran surah Ar-rahman dikatakan, "Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keseimbangan)." (QS ar-Rahman [55]:7).

Meskipun tidak asing dengan istilah ini, sebagian umat Islam mungkin masih ragu terhadap istilah sunnatullah. Karena itu, sunnatullah perlu untuk dikaji dan dipahami lebih dalam lagi, bahwa sunnatullah merupakan kebiasaan atau cara kerja Allah dalam menyelenggarakan alam ini.

M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah menjelaskan dari segi bahasa sunnatullah terdiri dari kata sunah dan Allah. Kata sunna  berarti kebiasaan, yaitu kebiasaan-kebiasaan Allah dalam memperlakukan masyarakat. (Tafsir Al-Misbah Vol.13. hlm. 205).

Secara istilah, kamus besar Indonesia juga mendefinisikan bahwa sunnatullah sebagai hukum-hukum Allah yang disampaikan kepada umat manusia melalui para rasul, undang-undang keagamaan yang ditetapkan oleh Allah yang termaktub di dalam Alquran, dan hukum alam yang berjalan tetap dan otomatis.

Dalam Alquran kata sunnatullah dan yang semakna dengannya seperti sunnatina atau sunnatul awwalin terulang sebanyak 13 kali. Seluruh kata tersebut mengacu kepada hukum-hukum Allah yang  berlaku  kepada masyarakat. Seperti misalnya dalam surah QS al-Ahzab [33]:  38, 62), QS al-Fathir [35]; 43), dan QS Ghafir [40]: 85).,



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info  

📢  Sumber  

Repulished by AyoJalanTerus.com ]  Membuka Mata Melihat Dunia 



😉 Anda Sudah Membaca ✔️ Sudah Faham Apa Beda nya Sunnatullah dan Inayatullah ? (Cara Kerja Allah)

Artikel Terbaru Lainnya



Artikel Terkait Lainnya

________________________________

Asyik . Unik . Baik

Back to Top