Alasan Kenapa Pria Berjenggot yang 'Nyunnah banget' Adalah Sosok Suami Idaman






[ AyoJalanTerus.com ]  Apakah kalian adalah tipikal kaum hawa yang menyukai laki-laki dengan jenggot? Jika jawabannya ya, maka beruntunglah diri Anda. Selain terlihat gagah, pria berjenggot dinilai lebih setia dalam menjaga hubungannya dengan pasangan. Hmmmm, benarkah demikian?











Ini sih bukan kata mimin ya, hal tersebut merupakan kesimpulan dari penelitian berjudul The Masculinity Paradox (2013), yang dilakukan oleh Barnaby J. Dixson, seorang psikolog di Universitas Queensland, Australia. Dengan melibatkan 8.520 responden wanita, separuh dari kaum hawa itu ternyata memilih pria dengan jenggot tebal. Alasan lainnya? Simak ulasannya di bawah berikut ini.

Aura ‘dewasa’ dianggap sangat menenangkan hati wanita


Masih menurut Dixson, pria dengan jenggot dianggap menarik bagi wanita karena memiliki aura ‘dewasa’, yang bagi mereka menjadi salah satu syarat kesiapan untuk menjalin sebuah hubungan serius. Hal inilah yang kemudian membuat kaum hawa memilih pria berjenggot karena mampu menenangkan hatinya.


Dinilai sebagai sosok yang setia dalam menjaga hubungan


Dalam studi The Masculinity Paradox, Dixson menyebutkan bahwa pria yang memelihara jenggotnya merupakan tipikal suami yang setia. Tak salah bila mereka banyak dipilih oleh kaum wanita karena dinilai mampu menjaga hubungan dalam jangka waktu yang panjang. “Temuan kami menunjukkan jenggot lebih menarik pada wanita yang memiliki hubungan jangka panjang,” ungkap Dixson yang dikutip dari Onlinelibrary.wiley.com (04/08/2016).

Terlihat maskulin dan memberikan rasa aman pada wanita


Rambut di wajah alias jenggot dianggap sebagai simbol maskulinitas pada pria oleh para wanita. Oleh sebab itu, penampilan tersebut dianggap mewakili kejantanan pada diri seorang pria. Tak heran jika wanita merasa sangat terlindungi dan merasa aman dengan penampilan yang demikian.




Sifat antara maskulin dan feminin yang berimbang pada pria berjenggot


Pria berjenggot menjadi idaman para wanita karena dianggap mampu menyeimbangkan antara sifat maskulin dan feminin. Hal ini dipublikasikan pada jurnal penelitian Journal of Evolutionary Biology, yakni The Masculinity Paradox oleh peneliti Barnaby J. Dixson. Keseimbangan tersebut, membuat sang pria tidak terlalu menonjolkan dirinya pada satu sisi saja, melainkan keduanya sekaligus.
Mungkin bagi tipe wanita Asia seperti di Indonesia, tipikal pria dengan jenggot mungkin bukan menjadi pilihan utama dalam mencari pendamping hidup. Selain kultur dan budaya, tentu mereka mempunyai pertimbangan lain soal kriteria pasangan hidupnya. Btw, kamu suka yang pria yang berjenggot atau nggak nih girls?



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top