Gejala – gejala ini Menandakan Mobil Sudah Waktunya Turun Mesin


Artikel Terbaru Lainnya :



[ AyoJalanTerus.com ]  Jenis perbaikan apa yang paling ditakuti para pengguna roda empat?

Yap, perbaikan yang paling ditakuti banyak orang adalah overhaul atau umumnya dikenal dengan turun mesin. Apabila sang mekanik udah menyarankan perbaikan ini, maka pemilik mobil otomatis akan kaget dan biasanya langsung ngecek dompet...


Respon yang demikian mungkin wajar dialami ama pemilik mobil GanSis, soalnya turun mesin selain makan waktu yang lama, biaya yang dikeluarin juga gak sedikit GanSis, karena kemungkinan besar pemilik akan banyak ganti komponen mesin dengan yang baru. Tujuannya jelas untuk mengembalikan peforma mesin.

Tapi sebenarnya proses turun mesin ini dianjurkan sama pabrikan GanSis, supaya mobil selalu dalam kondisi yang prima. Anjuran dari pabrikan adalah tiap 150 riku kilometer. Wajar lah yah turun mesin kalau udah kilometer segitu.

Namun, angka diatas masih bisa lebih kecil loh, tergantung dari pemakaian si pemilik. Ada beberapa gejala yang membuat pemilik mobil harus mempertimbangkan untuk turun mesin atau tidak:

Keluar asap putih dari knalpot


Asap putih yang muncul dari knlapot mengindikasikan kalau ada masalah pada ruang bakar. Biasanya ini dikarenakan oli udah masuk ke dalam ruang bakar. Masuknya oli ke ruang bakar disebabkan oleh ring piston yang udah aus atau adanya baret pada boring piston. Kalau saran Ane sih, kalau kondisinya udah kayak gini, mending segera diperbaiki, selain dampaknya gak baik untuk mesin, ini juga bakalan nambah polusi...hihihi

Mesin pincang

Kondisi ini bisa dirasakan ketika peforma mesin mengalami penurunan, mesin brebet saat berakselerasi, suara mesin jadi aneh, penurunan rpm pada putaran mesin tinggi. Mesin pincang disebabkan oleh fungsi busi yang udah gak maksimal atau mengalami penurunan percikan api. Hal in karena adanya kerak yang numpuk akibat oli naik ampe busi.







Mesin sering panas


Suhu mesin yang sering panas umumnya dikarenakan adanya kerusakan pada sistem pendinginan. Namun mesin panas juga bisa disebabkan karena adanya kebocoran kompresi. Ini dikarenakan oleh packing kepala silinder yang udah getas. Kondisi ini akan menyebabkan air radiator terus berkurang karena masuk ke ruang bakar dan akhirnya membuat suhu mesin menjadi lebih panas bahkan bisa overheat.




Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  sumur





😉 Anda Sudah Membaca ✔️ Gejala – gejala ini Menandakan Mobil Sudah Waktunya Turun Mesin

Artikel Terbaru Lainnya



Artikel Terkait Lainnya

________________________________

Asyik . Unik . Baik

Back to Top