2 Warga Depok Positif Corona, Warga Ramai-ramai Serbu Supermarket hingga Habiskan Stok






[ AyoJalanTerus.com ]  Tanggapi kasus pertama virus corona di Indonesia, Menkes dan beberapa pejabat lain seperti Anies Baswedan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melindungi diri dengan rajin mencuci tangan.

Melalui infografis Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang dibagikan oleh Kementerian Sosial, masyarakat juga diimbau untuk menghindari konsumsi makanan mentah, selalu mencuci tangan pakai sabun, dan menggunakan masker ketika terkena gejala batuk dan flu.





Dari berbagai imbauan yang diberikan dan pemberitaan yang besar-besaran, masyarakat terlihat memberikan respon yang cukup cepat, terkhusus bagi mereka yang tinggal di wilayah Jabodetabek lantaran Depok merupakan tempat tinggal pasien positif virus corona dan Jakarta adalah tempat dirawatnya pasien.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bukan hanya masker dan hand sanitizer, akan tetapi beberapa komoditas makanan juga diborong oleh masyarkat usai Jokowi mengonfirmasi dua WNI di asal Depok positif terinfeksi virus corona.

Banyak netizen di twitter saling bercerita satu sama lain tentang kondisi supermarket hari ini yang habis diborong oleh masyarakat yang panik lantaran dikonfirmasinya satu virus corona ini bisa saja membuat Jabodetabek perlahan-lahan menjadi kota tanpa mobilitas lantaran orang-orang sibuk melindungi diri di dalam rumah.

Menurut penuturan dari pemilik akun Twitter @fadiputra, dari hasil pantauannya di Grand Lucky Superstore, Jakarta Selatan, masyarakat memborong berbagai komoditas makanan sebagai langkah awal menanggapi kasus positif virus tersebut.

"Beras, mi instan, susu, gula, tisu adalah barang-barang yang terlihat diborong di supermarket ini," tulis pemilik akun Twitter @fadiputra.

Fadiputra juga menyampaikan bahwa parkiran di sekitaran Grand Lucky Superstore tumpah hingga ke luar, bahkan beberapa dari mobil-mobil pelanggan diparkirkan di depan rambu dilarang berhenti.

Barang-barang antisipasi seperti hand sanitizer dan masker baik itu tipe N95 maupun yang sekali pakai juga menjadi salah satu yang paling diincar entah itu di minimarket, supermarket, bahkan hingga di toko online.

Di twitter sendiri, kata kunci masker sempat menjadi salah satu dari 20 trending hari ini.

Pembicaraan tentang masker yang ramai di twitter bukan hanya dipicu oleh kebutuhan masker dalam kondisi genting, akan tetapi beberapa oknum memanfaatkan situasi genting ini dengan menjual masker dengan harga yang cukup berbeda jauh dengan harga dari toko online seperti di Shoppe, Lazada, maupun Tokopedia.

Mengingat mencuci tangan juga menjadi salah satu yang paling penting, masyarakat makin panik dan mulai mengeluhkan kondisi kosongnya stok sabun dan hand sanitizer di supermarket.

Hal tersebut jug dikeluhkan oleh pemilik akun twitter @dianmartha, "Baru dua yang resmi corona, udah berefek sabun dettol dijual sampai Rp 300.000 di online. Di supermarket sabun-sabun diborong pakai troli. Inilah kenapa pemerintah tidak gegabah mengungkapkan korban corona di Indonesia seelum fix!," tulis dia.

Diluar dari kepanikan yang timbul, sebagian dari masyarakat juga menyayangkan akan respon yang berlebihan terhadap pembelian stok makanan hari ini.

Puluhan dus mi instan, berkarung-karung beras, dan puluhan makanan kaleng menjadi incaran bagi mereka yang mampu mengumpulkan stok makan ditengah wabah virus mematikan yang mulai masuk ke Indonesia ini.

Namun, dibalik kesiapan dicampur kepanikan warga yang hari ini sudah memborong berbagai komoditas makanan di supermarket, ada orang yang merasa kesal sebab tindakan memborong supermarket ini dinilai terlalu berlebihan.

"Tipikal kaum aing yeuh (ibu-ibu), rudet nimbun stok makanan sampai sebegitunya di supermarket. Panik boleh, tapi jangan mikirin diri sendiri dong!," tulis pemilik akun Twitter @jastairvine.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga meminta masyarakat untuk tidak panik atas kondisi yang tengah dialami oleh Indonesia, dirinya meminta kepada masyarakat agar waspada dan selalu menjaga diri.(pr)


Warga Mulai Panik ? Kondisi sejumlah supermarket yang dipadati oleh pembeli



AyoJalanTerus.com ]  Warga Mulai Panik ? Kondisi sejumlah supermarket yang dipadati oleh pembeli






berikut update foto dari IG jakarta info







2 Warga Positif Corona, Istana Minta Masyarakat Tak Panik


Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani mengimbau masyarakat tetap tenang usai pemerintah mengumumkan kasus pertama virus corona di Indonesia.

Pihaknya memastikan pemerintah sudah melakukan tindak lanjut atas kondisi ini

"Ini kan masyarakat sudah mulai panik ya. Saya rasa semuanya sudah dalam kendali pemerintah. Masyarakat agar tetap tenang jangan panik," ujar Jaleswari di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).

Dirinya juga meminta masyarakat tetap melakukan aktivitas sehari-hari sambil tetap waspada. Masyarakat diminta lebih berhati-hati menjaga kebersihan dan kondisi tubuh.

''Agar tetap melakukan kegiatan sehari-hari sambil menerapkan gerakan masyarakat sehat itu. Misalnya mencuci tangan sesering mungkin, lalu menggunakan masker dan sebagainya. Itu penting untuk diingatkan," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya dua orang di Indonesia yang positif terjangkit virus corona.

Menurut Jokowi, dua warga negara Indonesia (WNI) tersebut sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.

Warga Jepang itu terdeteksi virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.

Tim Kemenkes pun melakukan penelusuran.

"Orang jepang ke Indonesia bertemu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (2/3/2020).

"Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," tutur Presiden.

Presiden juga memastikan bahwa Ibu dan anak ini sudah dirawat di rumah sakit.

Dengan pengumuman ini, maka untuk kali pertama ada penemuan orang yang terjangkit virus corona di Indonesia.

Sebelumnya, ada sejumlah WNI yang terjangkit virus corona, tetapi mereka berada di luar Tanah Air.





Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  








Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top