Bangga ! Alugoro-405, Kapal Selam Pertama Buatan Indonesia, Spesifikasi & Fakta Fakta nya







Perdana Bikinan Anak Bangsa, Ini Spesifikasi Kapal Selam Alugoro


[ AyoJalanTerus.com ]   Alugoro, merupakan kapal selam yang pertama kali digarap anak bangsa. Kapal selam yang diproduksi PT PAL (Persero) ini seluruh proses produksinya di galangan kapal milik PT PAL, Surabaya, Jawa Timur.


Seperti apa spesifikasi Alugoro? Dikutip dari situs PT PAL, Rabu (22/1/2020), Alugoro memiliki panjang 61,3 meter. Alugoro mampu bergerak dengan kecepatan maksimal 21 knot saat menyelam dan kecepatan maksimal di permukaan 12 knot.




Kapal selam ini berjenis Diesel Electric Submarine U209 / 1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class) pesanan TNI Angkatan Laut hasil kerja sama antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan, dalam skema transfer teknologi.
Indonesia sendiri memesan tiga kapal selam dari DSME, sebanyak dua unit sudah dibuat di Korea Selatan yaitu KRI Ardadedali 404 dan KRI Nagapasa 403 dan sudah digunakan TNI AL. Sedangkan KRI 405 Alugoro diproduksi di galangan kapal PT PAL.



PT PAL mengklaim, pembangunan Kapal Selam Alugoro menjadikan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membuat kapal selam.

Alugoro sendiri baru saja berhasil menjalani tahapan Nominal Diving Depth (NDD) di Perairan Utara Pulau Bali. NDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT) yang mesti dipenuhi sebuah kapal selam. Dalam tes itu, Alugoro berhasil menyelam sedalam 250 meter.

"Tahapan NDD ini sangat penting karena setelah tahapan NDD berhasil dilaksanakan dapat disimpulkan 90% proses pembangunan kapal selam telah berhasil," ujar Kepala Divisi Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) Satriyo Bintoro, dikutip dari situs PT PAL.

Kenalkan Alugoro! Kapal Selam Garapan Anak Bangsa


PT PAL Indonesia (Persero) berhasil memproduksi kapal selam. Kapal selam itu dinamakan Alugoro dan menjadi kapal selam yang pertama kali digarap anak bangsa.

Alugoro sendiri baru saja berhasil menjalani tahapan Nominal Diving Depth (NDD) di Perairan Utara Pulau Bali. NDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT) yang mesti dipenuhi sebuah kapal selam. Dalam tes itu, Alugoro berhasil menyelam sedalam 250 meter.
"Tahapan NDD ini sangat penting karena setelah tahapan NDD berhasil dilaksanakan dapat disimpulkan 90% proses pembangunan kapal selam telah berhasil," ungkap Kepala Divisi Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) Satriyo Bintoro, dikutip dari laman website utama PT PAL, pal.co.id, Rabu (22/1/2020).

Alugoro sendiri merupakan kapal selam ketiga yang berhasil digarap dari kerja sama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

PT PAL mengklaim, pembangunan Kapal Selam Alugoro menjadikan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membuat kapal selam.

Alugoro sepenuhnya dibangun di Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero). Kapal selam ini sendiri sudah diluncurkan sejak 11 April 2019 di Dermaga Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero). Setelah itu Kapal Selam Alugoro menjalani berbagai proses pengujian.

Mulai dari tes Harbour Acceptance Test (HAT) dan SAT. Direncanakan kapal ini bakal diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan pada bulan Desember 2020. Untuk nantinya akan digunakan oleh TNI AL.

Alugoro memiliki spesifikasi panjang 61,3 meter, kecepatan maksimal saat menyelam 21 knot dan kecepatan maksimal di permukaan 12 knot. Kegiatan SAT dilaksanakan di perairan utara Pulau Bali yang merupakan area latihan TNI AL serta memiliki kedalaman laut yang memadai.





Selama pengujian, Kapal Selam Alugoro dikawal oleh KRI RE Martadinata-331. Selama pelaksanaan SAT Kapal Selam Alugoro menggunakan Dermaga APBN, Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi sebagai sarana dan fasilitas berlabuh.


Simak Video " Top! Kapal Selam Pertama Indonesia Lulus Tes Nominal Diving Depth"

(dna/dna)

Hanya di ASEAN, Kapal Selam Made in RI Sukses Uji Selam 310 M


 Indonesia menjadi satu-satunya produsen kapal selam di ASEAN. Kini, Indonesia sedang membangun Kapal selam Alugoro yang telah berhasil menjalani tahapan uji Tactical Diving Depth (TDD) hingga kedalaman 310,8 meter di Perairan Utara Pulau Bali pada Rabu (4/3). Sebelumnya Kapal Selam Alugoro juga telah berhasil melaksanakan Nominal Diving Depth (NDD) 250 meter pada 20 Januari 2020 lalu.

Dalam penjelasan resminya, PT PAL Indonesia selaku pembuat Alugoro menyatakan TDD adalah tes kedalaman taktis bagi sebuah Kapal Selam pada kedalaman di bawah layer laut yang sulit dideteksi kapal atas air, TDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT) Kapal Selam Alugoro.

Kepala Divisi Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) Satriyo Bintoro menegaskan tahapan TDD penting untuk uji kekedapan sebuah kapal selam. Selain itu, uji kedalaman dengan tekanan bawah laut yang tinggi menjadi ujian yang dilakukan sekali dalam seumur hidup sebuah kapal selam.

"Terbukti kapal selam dapat mempertahankan kekedapan pada kedalaman 300 meter dengan tekanan lingkungan pada kedalaman tersebut sebesar 30 bar. Uji kekuatan struktur ditinjau dan diikuti langsung Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh," katanya dikutip, Jumat (6/3).

Kapal Selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari Batch Pertama kerjasama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan. Keberhasilan pembangunan ini menjadikan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara/ASEAN yang mampu membangun kapal selam di Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero).

Dalam pengerjaan joint section PT PAL Indonesia (Persero) berhasil menyelesaikan dengan predikat zero defect. Launching atau peluncuran serta pemberian nama kapal dilaksanakan pada 11 April 2019 di Dermaga Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero).

Setelah itu Kapal Selam Alugoro menjalani berbagai proses pengujian seperti Harbour Acceptance Test (HAT), SAT, dan direncanakan akan  diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan untuk digunakan oleh TNI AL pada Desember 2020.

Kapal selam Alugoro berjenis Diesel Electric Submarine U209 / 1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class) pesanan TNI Angkatan Laut hasil kerja sama antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan, dalam skema transfer teknologi.

Indonesia memesan tiga kapal selam dari DSME, sebanyak dua unit sudah dibuat di Korea Selatan yaitu KRI Ardadedali 404 dan KRI Nagapasa 403. Sedangkan Kapal Selam Alugoro diproduksi di galangan kapal PT PAL.







(hoi/hoi)



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top