Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini

Cebah Wabah Virus Corona, Tompi: "Lockdown, Jangan Ngeyel ! " ~ Ini Logika Sederhananya


Artikel Terbaru Lainnya :



0 komentar | ✍️ Apa Komentar mu ? Tulis komentarmu, klik disini



[ AyoJalanTerus.com ]   Penyanyi Tompi menjadi salah satu orang yang berharap lockdown dilakukan di Indonesia. Ia terus menyerukan hal tersebut. Di Twitter sudah beberapa kali ia berkicau soal lockdown. Tompi meminta orang-orang untuk tidak keras kepala.

"LOCK DOWN! jgn ngeyel!"

tulisnya.





Pelantun 'Sedari Dulu' itu sampai memohon lockdown dilakukan. Ia punya alasan terus menyerukan hal tersebut.

"Wahai pemangku kebijakan, kecuali anti viralnya sudah ketemu... LOCK DOWN!" tweetnya lagi.




Tompi juga menjelaskan maksud lockdown. Lalu ia bicara soal virus yang diyakini bisa dilawan dengan cara yang dikemukakan.

"LOCKDOWN yg saya maksud bukan extrim ampe ga boleh berhub dengan dunia luar sama sekali, gak kontak ama siapapun. BUKAN ITU," katanya.

"Virus itu self limited disease: artinya dia ada masanya, akan sembuh dengan sendirinya. Nah, kita tinggal mensupport diri supaya gak keok duluan sebelum si virusnya yang mampus," lanjutnya. [detik]


Logika Sederhana Lockdown


 Mumpung virus corona itu belum tersebar luas dan kondisi masyarakat masih fit, maka justru sekarang di lockdown agar virusnya tidak menyebar. Kalaupun khawatir rakyat panik, mereka panik dalam keadaan sehat. Paniknya paling-paling beberapa menit. Setelah itu kembali sadar, dan segera berfikir apa yang mesti dilakukan.

Tapi kalau virusnya sudah menyebar, di sana sini sudah bergelimpangan korban, baru di-lockdown, rakyat akan panik dalam keadaan sakit dan susah. Itu bisa dipastikan paniknya berlipat-lipat kuadrat.

Kalau pun perekonomian anjlok dengan lockdown, anjloknya dalam kondisi badan sehat. Yang akan difikirkan hanya isi perut. Tidak bisa dibayangkan bila penyakit mewabah, korbannya banyak, otomatis ekonomi akan lebih anjlok lagi. Di samping memikirkan apa yang akan dimakan, juga memikirkan biaya berobat.

 Cuma, mungkin karena ini logika sederhana, sementara pemegang kebijakan logika yang mereka miliki jauuuuuuuuh di atas rata-rata.

 Apakah ketika diri atau keluarganya yang jadi korban baru ia sadar? Logika sederhananya baru muncul?

Ya Allah, selamatkan kami dari perangai para "sufaha'".

(Ustadz Zulfi Akmal)



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





😉 Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Cebah Wabah Virus Corona, Tompi: "Lockdown, Jangan Ngeyel ! " ~ Ini Logika Sederhananya

Artikel Terkait Lainnya

________________________________

Asyik . Unik . Baik



Back to Top
  PERKEMBANGAN    COVID-19