Harganya Tembus Rp 2 Juta, Ini Manfaat Masker N95 dan Cara Tepat Menggunakannya






[ AyoJalanTerus.com ]  Presiden Jokowi menyatakan dua WNI positif terkena virus corona. Dua WNI ini adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan putrinya yang berusia 31 tahun. Keduanya terserang corona setelah berinteraksi dengan seorang warga Jepang yang sudah terlebih dulu positif corona.
"Orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri. Orang Jepang ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu," kata Jokowi, Senin (2/3).
Tak lama berselang, kumparan mengecek harga masker di toko online, yang menunjukkan adanya kenaikan harga lagi. Termasuk untuk masker N95.
Dalam kondisi normal, harga masker jenis N95 hanya Rp 200.000 per kotak berisi 20 lembar atau setara Rp 10.000 per lembar. Tapi beberapa waktu lalu harga masker jenis ini sempat melambung hingga Rp 1,3 juta per kotak.
Beberapa waktu lalu, harga masker jenis ini sempat turun. Tapi kini harganya melambung lagi. Pengecekan kumparan di toko online, harga yang ditawarkan berkisar Rp 750.000 hingga Rp 800.000 per kotak. Bahkan ada yang menawarkan Rp 100.000 per buah atau setara Rp 2 juta per kotak (isi 20 buah).



“Harga untuk 1 pc (pieces). Stok terbatas,” tulis penjual di akun salah satu e-commerce terkemuka yang dilihat kumparan Senin (2/3).
“Jadi naik harganya?” tanya satu akun calon pembeli yang dibenarkan oleh penjual.
Di antara berbagai jenis masker, tipe N95 yang harganya jadi mahal ini diyakini punya kualitas bagus. Menurut penjelasan pedagang, dalam satu lembar masker N95, ada banyak lapisan (ply) untuk mencegah masuknya kuman, debu, hingga virus berbahaya yang berada bebas di udara.
"Kalau masker N95 ini ada 9 lapis. Makanya mahal, banyak dicari," kata Leo, pedagang alat kesehatan di Pasar Pramuka, Jakarta, Sabtu (1/).
Masker N95 biasanya berwarna putih. Meski lapisannya lebih tebal, tapi bahannya lembut. Jika dipakai dengan benar, tidak akan susah bernafas. Selain dipakai secara umum, masker ini banyak digunakan di lingkungan pekerjaan proyek infrastruktur.
Selain N95, ada juga masker jenis dust (debu) merek Safeguard. Lapisan dalam masker ini tak sebanyak N95, tapi tetap tebal untuk menghalau debu yang masuk.
"Harganya juga naik, sekarang Rp 750.000 per dus," katanya.
Selain kedua jenis itu, di bawahnya ada lagi masker jenis duckbill atau pitta. Menurut pedagang lain, Nabil, masker duckbill lebih nyaman untuk dipakai sehari-hari karena bentuknya yang mengikuti lengkung di hidung.
Masker ini lebih ringan dibandingkan masker N95 dan dust mask dari sisi kiri dan kanan wajah. Sementara pada bagian hidung dan mulut, jauh lebih tebal.


Manfaat Masker N95 dan Cara Tepat Menggunakannya


Lebih efektif dibanding masker biasa

Penyebaran virus Corona yang sedang ramai di beberapa negara Asia menimbulkan kekhawatiran masyarakat luas. Tak heran berbagai cara dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona mematikan ini. Salah satu yang bisa dilakukan adalah menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Banyak jenis masker yang ada, tetapi tak semuanya diperuntukan mencegah berbagai virus. Salah satu masker yang banyak direkomendasikan adalah masker N95. Walaupun harga masker N95 lebih tinggi dibandingkan masker bedah, masker ini dinilai mempunyai kelebihan tersendiri. Berikut ini Jakmall.com telah merangkum manfaat masker N95 dalam menangkal penyebaran virus.




1. Fungsi Masker N95 bisa menyaring partikel-partikel kecil di bawah 10 PM


Particulate matter atau yang biasa disingkat dengan PM adalah suatu istilah untuk partikel padat atau cair yang ditemukan di udara. Menggunakan masker N95 lebih efektif dibandingkan penggunaan masker biasa yang hanya bisa menyaring partikel debu besar.

2. Sesuai dengan namanya, masker N95 bisa menyaring hingga 95% partikel di udara

Masker N95 memiliki lebih dari satu lapisan filtrasi dan mampu menyaring hingga 95% partikel di udara. Oleh sebab itu, masker ini sering digunakan oleh para pegawai industri dan tenaga medis yang menangani pasien dengan berbagai virus menular.

3. Selain mencegah virus, masker N95 juga dapat menangkal bahaya kabut asap

Saat kabut asap melanda di beberapa wilayah Indonesia, masker N95 menjadi salah satu masker yang disarankan untuk digunakan ketika berhadapan dengan paparan kabut asap. Karena, kabut asap mengandung campuran gas, zat kimia, dan partikel debu yang bisa dicegah dengan penggunaan masker N95.

4. Punya berbagai kelebihan, ini cara pakai masker N95

Kelebihannya
Masker N95 bisa melindungi diri penggunanya dari partikel kecil di udara yang mungkin mengandung kuman atau virus yang menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan.
Dokter Reisa Broto mengatakan masker ini bisa digunakan berulang, tidak seperti masker bedah. Setidaknya masker N95 bisa digunakan sebanyak 5 kali.
Meskipun masker ini tidak menjamin 100% terhindar dari penyakit, tapi masker ini bisa memberikan tambahan perlindungan akan risiko penularan penyakit.


Walaupun terlihat lebih tebal dan kokoh, ternyata ada aturan khusus saat menggunakan masker untuk virus yang satu ini. Masker N95 untuk anak-anak tidak dianjurkan. Selain anak-anak, ibu hamil dan pengidap penyakit paru-paru kronik sebaiknya mengurangi penggunaan masker ini. Dikarenakan desain masker N95 yang cukup ketat dan bisa membuat sulit saat bernafas.

Selain itu, sebaiknya masker ini diganti setelah penggunaan selama 8 jam. Karena setelah 8 jam, masker dinilai sudah tidak efektif lagi dalam menangkal virus atau asap berbahaya. Agar penggunaannya tak sia-sia, jangan lupa memastikan tidak ada celah yang terbuka saat menggunakan masker N95 ya!

Nah itu dia beberapa manfaat masker N95 dan cara memakai masker N95. Selain masker N95 3m, terdapat juga masker N99 dan N100 yang ampuh mencegah penyebaran berbagai virus.




Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top