Ilham Habibie: Virus Corona Bikin Indonesia Dibanjiri Barang Barang Tiongkok






[ AyoJalanTerus.com ]  Wabah virus corona yang terjadi di daratan Tiongkok diprediksi bakal berdampak besar terhadap perekonomian Indonesia. Wabah penyakit mematikan ini diperkirakan akan memaksa Tiongkok melakukan ekspansi barang secara besar-besaran ke berbagai negara.



Kasus virus corona (Covid-19) yang terus menyebar ke berbagai negara membuat daya serap masyarakat Negeri Tirai Bambu yang melemah. Sehingga, pengusaha asal Tiongkok akan membuat barang dari negara mereka dikirim ke negara lain.

1. Wabah virus corona akibatkan perekonomian Tiongkok ambruk

President Internasional Chambers of Commerce (ICC) Indonesia, Ilham Habibie, mengatakan bahwa virus corona membuat ekonomi Tiongkok ambruk, sehingga pertumbuhan Negeri Tirai Bambu diperkirakan turun sekitar 1 persen dari sebelumnya 6,4 persen.

Karena itu, pihaknya memperkirakan Indonesia akan menjadi negara tujuan ekspor barang dari Tiongkok. Terlebih hubungan perdagangan Indonesia dan Tiongkok terjalin sangat erat.

"Akibat wabah virus Corona menimbulkan konsekuensi untuk kita. Indonesia akan semakin dibanjiri produk impor dari sana," ujarnya dalam diskusi Economic Outlook 2020 dalam acara Pelantikan Pengurus Kadin Kabupaten Bandung periode 2019-2024, Jumat (28/2).

2. Produk impor Tiongkok akan semakin murah


Dia menjelaskan barang impor dari Tiongkok di Indonesia akan semakin murah. Para pelaku usaha China memilih banting harga agar barang produksinya bisa diserap.

Menurut Ilham, fenomena tersebut bisa menimbulkan dampak negatif bagi Indonesia sehingga pemerintah harus hati-hati dalam bersikap dan membuat kebijakan.

Namun jika disikapi dengan bijak maka Indonesia bisa mengambil banyak manfaat dari semakin derasnya barang impor Tiongkok.

"Tidak mungkin stop barang impor Tiongkok karena bisa kena sanksi WTO. Karena itu diambil manfaatnya dan dicegah dampak negatifnya agar tidak terlalu parah," katanya.

3. Perang dagang dunia antara Tiongkok dan Amerika Serikat


Selain akibat virus corona, dia menjelaskan ekonomi dunia juga dihadapkan perang dagang Tiongkok dan Amerika Serikat. Presiden Donald Trump masih menerapkan tarif tinggi bagi barang Tiongkok yang masuk ke Negeri Paman Sam.

Namun, kata Ilham, hal ini kurang berdampak terhadap Indonesia mengingat nilai ekspor yang masih minim. Selain itu, Indonesia juga masih mengandalkan konsumsi domestik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Indonesia masih aman karena masih mengandalkan konsumsi. Pasar domestik kita sangat besar," katanya.

4. Wabah virus corona menjadi tantangan pengusaha di Indonesia


Sementara itu, Ketua Kadin Kabupaten Bandung Ferry Sandiyana, mengatakan ancaman melemahnya ekonomi global akibat mewabahnya virus Corona harus dianggap sebagai sebuah tantangan oleh para pengusaha.

Selain itu, ancaman semakin membanjirnya produk impor asal Tiongkok ke Indonesia juga harus bisa dimanfaatkan agar menjadi sebuah peluang baru.

"Sebagai pengusaha, kami harus menganggap hal tersebut sebagai sebuah tantangan dan peluang," katanya.

Menurutnya, pasar domestik masih terbuka lebar sehingga perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh para pengusaha khususnya yang berada di Kabupaten Bandung.

Agar bisnis pengusaha bisa terus tumbuh, pihaknya terus memperkuat hubungan sinergitas dengan pemerintah, BUMN/BUMD, akademisi, komunitas, stakeholders terkait lainnya.

"Bangun sinergitas untuk memperkuat bisnis, bangun kemitraan dengan berbagai pihak agar jaringan jaringan," katanya.





Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top