Ngabalin : "Virus Corona Tidak Berkembang Kuat di Negara Tropis", Pengamat: Ini Orang Ahli Apa Sebenarnya?







Ngabalin Bilang Ngabalin Bilang Virus Corona Tidak Berkembang Kuat di Negara Tropis




Ali Mochtar Ngabalin di tvOne saat sebelum Presiden Jokowi mengumumkan posifif corona bilang bahwa virus corona tidak berkembang kuar di negara tropis seperti Indonesia.

Ngabalin mengklaim ada penjelasan para ahli bahwa virus corona tidak berkembang dengan kuat di negara-negara Tropis.

Padahal: Belum Ada Bukti Ilmiah Iklim Tropis Bikin Virus Corona Tidak Aktif.

Hal ini dinyatakan oleh Prof. Dr. Amin Soebandrio, PhD, SpMK (K).

Apakah benar jika iklim tropis seperti di Indonesia, dapat membuat virus corona tidak aktif?

Prof. Dr. Amin Soebandrio, PhD, SpMK (K) menjawab:

"Jadi gambaran umum dari virus corona itu memang agak sensitif terhadap lingkungan yang ekstrem, yang panas. Karena dia mati dalam suhu 56 derajat celcius. Tetapi khusus untuk virus yang sekarang ini Novel Coronavirus 2019 (2019-nCoV), kita belum punya cukup bukti apakah dia memang bisa bertahan pada suhu tropis. Karena suhunya hanya berkisar 30-34 derajat celcius. Paling tinggi sekitar 40an derajat celcius. Dan tubuh manusia 36-37 derjat celcius, itu pasti dia (virus) hidup. Jadi kita sekali lagi belum ada scientific evidence (bukti ilmiah) yang mendukung itu atau menolak."

Link: https://news.detik.com/dw/d-4881775/belum-ada-bukti-ilmiah-iklim-tropis-bikin-virus-corona-tidak-aktif

Klaim Ngabalin di tvOne itu jadi sorotan.

"Kek gini nie corong pemerintah, ngibul andalan mereka, klo ngibulnya ketahuan ngeles kek bajay kejar setoran!" kicau akun @Raj4Purwa.

Said Didu menimpali: "Masih ingat pernyataa ybs ttg darah Pak Wiranto yg keluar saat ditikam sebanyak 2 liter ?".

[Video - Ngabalin]



Ngabalin Bicara Corona di TV, Pengamat: Ini Orang Ahli Apa Sebenarnya?


[ AyoJalanTerus.com ]  Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin sempat menegaskan bahwa virus Corona atau Covid-19 tidak berkembang di Indonesia mengingat Indonesia sebagai negara tropis.

Penegasan itu disampaikan Ngabalin pada wawancara di Apa Kabar Indonesia Malam TVOne 29 Fenruari 2020. Bahkan ketika ditanya presenter Tv One Tysa Noveni bahwa Singapura sebagai negara tropis tetapi juga terkena wabah Covid-19, Ngabalin berkelit.

“Indonesia itu kan adalah negara tropis, kalau Singapura kan tidak sama dengan Indonesia, dalam mengonsumsi berbagai macam kebutuhan harian," kata Ngabalin.

Setelah Presiden Joko Widodo menggelar konferensi pers soal dua WNI pertama yang terkena Covid-19, pernyataan Ngabalin itu kembali viral di sosial media.

Pengamat politik Umar Syadat Hasibuan menyoal penampilan Ngabalin yang bicara Covid-19 di televisi. “Ngabalin sekarang ngomong virus corona. Ucapannya seolah-olah dia paham banget tentang virus corona. Dia ngomong hukum, ngomong ekonomi, ngomong agama sekarang corona. Nih orang sebenarnya ahli apa sih gaes?” sindir Umar di akun Twitter @GusUmarhs.

Berbeda dengan pernyataan Ngabalin, masuknya Covid-19 di Indonesia sudah diperkirakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Perwakilan WHO untuk Indonesia Dr N. Paranietharan menyatakan tidak terkejut dengan kepastian dua kasus Covid-19 di Indonesia seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo bersama Menkes Terawan Agus Putranto.

"Kami tak terkejut dengan pengumuman ini dan kami mengantisipasi munculnya kasus-kasus lagi di hari-hari ke depan ini. Deteksi dini kasus dan kepastian [hasil uji] laboratorium sangat penting," kata Paranietharan.


Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top