Keindahan Kabah-Masjidil Haram & Makam Nabi Muhammad SAW saat Ditutup






[ AyoJalanTerus.com ]  Pemerintah dan Kerajaan Arab Saudi telah menutup sejumlah area yang berada di Kota Suci Mekah dan Madinah. Khususnya sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Penutupan beberapa lokasi di sekitar dua masjid besar Umat Islam dunia itu mulai diberlakukan secara bertahap dari Rabu hingga Kamis 4 dan 5 Maret 2020.





Area Kabah, Bukit Safa dan Marwah, lalu area air Zamzam telah ditutup sejak selepas Salat Isya dan dibuka lagi satu jam sebelum Salat Subuh atau Jumat pagi 6 Maret 2020 waktu Indonesia.

Sementara di Kota Madinah, pemerintah menutup area sekitar kamar suci tempat makam Nabi Muhammad SAW dan kedua sahabatnya Abu Bakar Siddiq serta Umar bin Khatab.

Selama proses penutupan berlangsung, wajah kedua kota suci itu berubah drastis, yang tadi ramai dan tak pernah kosong dari jemaah dan peziarah umrah, kini benar-benar tampil beda.

Di sekitar Kabah di Masjidil Haram saja contohnya, sejauh mata memandang terlihat hanya hamparan lantai putih hingga bangunan Kabah seutuhnya dapat terlihat.

Memang masih ada orang yang tampak beraktivitas di Kabah, tapi mereka itu semua petugas dari berbagai pihak yang melakukan sterilisasi.

Situs Haramain melalui Twitter resminya menampilkan beberapa foto penampakan suasana Masjidil Haram dan Mekah dari berbagai sisi selama proses penutupan. Dan meski dalam kondisi kosong, lokasi ini benar-benar memancarkan keindahannya.

Berikut foto-fotonya:



Kondisi di kedua kota suci itu memang sedang genting usai mewabahnya virus corna. Apalagi sudah ada satu warga Arab yang positif terjangkit virus mematikan itu.[vv]


Kabah dan Makam Nabi Muhammad SAW



Pemerintah Arab Saudi telah memberlakukan penutupan sementara area sekitar Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Penutupan kedua masjid agung Umat Islam dunia itu diberlakukan di waktu khusus, seperti yang terjadi pada Kamis 5 Maret 2020, misalnya.

Pemerintah menutup kedua masjid dari segala aktivitas terhitung mulai waktu setelah Salat Isya dan dibuka kembali satu jam sebelum Salat Subuh waktu setempat atau Jumat pagi waktu Jakarta.





Diberitakan ArabNews, kedua masjid itu ditutup sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus maut corona alias COVID-19.

Selain itu, usai menerbitkan larangan bagi peziarah umrah pada Rabu, area sekitar Kabah dan tempat peziarah berjalan mengelilinginya serta antara Bukit Safa dan Marwah, masih ditutup total.

Belum diketahui pasti kapan area ini bakal bisa didatangi peziarah umrah, yang pasti sampai pihak kerajaan mengeluarkan pernyataan resmi tentang pembukaan. Selama masa penutupan, peziarah diperbolehkan berdoa di Masjidil Haram.





Tak cuma itu saja, pemerintah juga melarang peziarah membawa makanan dan minuman ke dalam masjid. Akses menuju penampungan air Zamzam juga ditutup.

Sementara itu di Kota Madinah, pemerintah juga menutup area kamar suci di Masjid Nabawi dari aktivitas jemaah. Kamar suci itu merupakan lokasi makam Nabi Muhammad SAW dan makam Abu Bakar Siddiq serta Umar bin Khatab.

Kondisi di kedua kota suci itu memang sedang genting usai mewabahnya virus corona di dunia. Apalagi sudah ada satu warga Arab yang positif terjangkit virus mematikan itu. Kondisi ini semakin mengancam saja

Akibat penutupan ini, suasana di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menjadi lengang, di sekitar Kabah yang tampak petugas yang sedang melakukan sterilisasi dan pemeriksaan tempat itu.[vv]




Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top