Sambil Bersujud, Ketua Sekte Gereja Yesus Shincheonji Minta Maaf Jadi Penyebar Virus Corona di Korsel






[ AyoJalanTerus.com ]  Pemimpin sekte agama minoritas Gereja Yesus Shincheonji, Lee Man-hee meminta maaf atas melonjaknya penyebaran virus corona (Covid-19) di Korea Selatan. 




Sekte tersebut diyakini terkait dengan separuh lebih dari 4.000 total kasus corona di negeri ginseng tersebut.

"Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada orang-orang atas nama anggota," kata Lee dengan suara pecah pada Senin seperti dimuat Japan Times.

Lee kemudian berlutut sembari kepalanya menyentuh lantai sebanyak dua kali depan wartawan di Gapyeong.

"Meskipun tidak disengaja, banyak orang telah terinfeksi," katanya.




“Kami melakukan upaya terbaik kami tetapi tidak dapat mencegah semuanya. Saya mencari pengampunan dari orang-orang," lanjut pria 88 tahun tersebut.

Lee sendiri sangat dihormati oleh para pengikutnya yang berjumlah 144 ribu orang. Ia diyakini sebagai "pastor yang dijanjikan" yang bisa membawa mereka ke surga pada Hari Penghakiman.

Sebelumnya, seorang wanita berusia 61 tahun yang menderita gejala terinfeksi menghadiri empat layanan gereja di Daegu. Ia kemudian diketahui mengidap corona dan menularkannya pada jemaah gereja.

Saat ini, pemerintah sendiri tengah melakukan pemeriksaan pada lebih dari 260 ribu orang yang terkait dengan Shincheonji.

Pemerintah Kota Seoul juga telah meminta jaksa penuntut untuk mengajukan dakwaan, termasuk pembunuhan, terhadap Lee dan 11 pemimpin sekte lainnya karena gagal bekerja sama dalam menahan penyebaran virus korona yang mematikan. (rm)


South Korean church leader Lee Man-hee apologizes for virus outbreak







Sekte Shincheonji dan Hubungannya dengan Penyebaran Massal Virus Corona di Korsel





Pendiri sekte agama minor Gereja Yesus Shincheonji, Lee Man-hee diuji untuk penyakit dari virus corona. Saat ini, hasil dari pengujian tersebut masih ditunggu.

Dilansir di Yonhap News, Lee Man-hee menjalani tes pada Sabtu (29/2/2020) lalu dan sedang menunggu hasilnya. Sebelumnya, kelompok tersebut mengatakan mereka sudah melakukan pembicaraan dengan pusat kesehatan masyarakat setempat mengenai penjadwalan tesnya. Lee juga telah dikarantina di rumahnya di Provinsi Gyeonggi, dekat Seoul.

Otoritas kesehatan Korea Selatan percaya, hampir 60 persen kasus virus di negara itu terkait dengan Shincheonji. Jumlah kasus terkait Covid-19 yang dikonfirmasi di antara anggota Shincheonji diperkirakan akan meningkat.


Hampir 95 persen dari 239 ribu pengikut Shincheonji telah diuji terkait Covid-19 pada Sabtu pekan lalu. Menurut pihak berwenang, sebanyak 8.563 anggota dan 393 peserta pelatihan telah menunjukkan gejala.

Sekitar 4.000 pengikut Shincheonji di seluruh Korea Selatan belum terjangkau. Hal ini menyebabkan pemerintah setempat memutuskan untuk bekerja sama dengan polisi untuk melacak mereka.

Di dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada para pemimpin Korea Selatan, Shincheonji meminta mereka untuk berhenti menggambarkan sekte tersebut sebagai organisasi kriminal.

"Kami sedang bekerja dengan otoritas regional yang terbaik, yang kami bisa untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kami ingin meminta bantuan Anda sehingga kami akan terus bekerja sama dalam upaya ini," kata pernyataan itu.

Banyak yang menduga, sekte Shinceonji disebut sebagai aktor utama melonjaknya kasus virus corona di Korea Selatan.

Otoritas kesehatan setempat mengatakan pihaknya masih menyelidiki asal mula wabah tersebut, tetapi lima atau enam anggota gereja lainnya terinfeksi bersama dengan 'Pasien 31'.

Menurut pemimpin Shincheonji, Lee Man-hee, penyakit ini perbuatan iblis untuk menghentikan pertumbuhan cepat Shincheonji.

"Kasus penyakit ini adalah perbuatan iblis untuk menghentikan pertumbuhan cepat Shincheonji," kata Lee dalam sebuah pesan pada Jumat lalu.

Shincheonji dikenal tertutup dan taktik rekrutmen yang sering agresif membuat gereja tersebut menjadi kontroversial di komunitas agama Korea Selatan.

Korea Selatan melaporkan sebanyak 586 kasus tambahan terkait virus corona pada Minggu (1/3/2020). Saat ini, jumlah total yang terinfeksi di Korea Sealtan menjadi 3.736.



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top