Terancam Pasal Berlapis, Ini Penampakan Pendeta Cabuli Jemaat Selama 17 Tahun Saat Ditangkap






[ AyoJalanTerus.com ]  Ditangkap di kawasan Perumahan Pondok Candra, Waru, Sidoarjo, HL (50), pendeta yang mencabuli jemaatnya, langsung digelandang ke Polda Jatim. Tersangka ditangkap di rumah temannya pagi hari tanpa perlawanan.
Pantauan di lokasi, tersangka, yang memakai kemeja krem dan celana jins biru, dibawa petugas ke Polda Jatim. Tersangka tiba menggunakan mobil warna putih sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca : Terungkap, Pendeta Hanny Layantara Akui Chabuli Korbannya di Gereja selama 17 Tahun


Dikawal dua petugas laki-laki dan seorang perempuan, tersangka berjalan menuju gedung Direskrimum, yang berjarak sekitar 20 meter. Selama berjalan, tersangka menunduk dan menutupi wajahnya dengan saputangan.
Direskrimum Kombes Pitra Andrias Ratulangi mengatakan tersangka saat ini sudah didampingi kuasa hukumnya. Tersangka masih menjalani proses penyelidikan sebagai tersangka setelah ditangkap.
"Sudah didampingi kuasa hukumnya," ujar Pitra kepada detikcom saat dimintai konfirmasi, Sabtu (7/3/2020).
Menurut Pitra, setelah ditangkap, tersangka akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Meski begitu, dia belum bisa menyampaikan hasilnya karena masih dalam proses.
"Setelah kami lakukan penangkapan, ini akan kami lakukan pemeriksaan sebagai tersangka. Dan hasil pemeriksaan sebagai tersangka ini, kami belum tahu karena masih proses," tandasnya.
HL (50), pendeta yang mencabuli jemaatnya selama 17 tahun, ditangkap pagi tadi. Saat itu polisi mendapat kabar pendeta tersebut akan ke luar negeri karena ada undangan. Khawatir melarikan diri, polisi langsung mengamankan pelaku di rumah temannya.


Pendeta Cabuli Jemaat Selama 17 Tahun di Surabaya Terancam Pasal Berlapis



Pendeta yang mencabuli jemaatnya selama 17 tahun di Surabaya ditangkap. Kini, tersangka terancam dengan pasal berlapis.
Direskrimum Kombes Pitra Andrias Ratulangi menegaskan tersangka disangkakan pasal tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Adapun pasal lainnya yakni pencabulan dengan ancaman hukumannya 9 tahun penjara.
"Ancaman hukuman kalau pasal 82 itu 15 tahun. Kemudian kalau kita terapkan 294 KUHP itu 7 sampai 9 tahun," ungkap Pitra kepada detikcom, Sabtu (7/3/2020). Saat ditanya apakah ada korban lain? Pitra menyebut saat ini masih satu korban. Namun saat pemeriksaan sebagai tersangka, tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya.
Sebelumnya, Polda Jatim akhirnya menetapkan status tersangka pendeta yang diduga mencabuli jemaatnya selama 17 tahun. Tersangka sendiri telah ditangkap hari ini, Sabtu (7/3/2020).
"Betul kita telah melakukan penangkapan terhadap saudara terlapor," kata Direskrimum Polda Jatim Kombes Pitra Andrias Ratulangi kepada wartawan.



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4929565/ini-penampakan-pendeta-cabuli-jemaat-selama-17-tahun-saat-ditangkap?tag_from=wp_cb_mostPopular_list&_ga=2.68308113.1283481132.1583110574-627794774.1555634609





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top