Virus Corona Juga Bikin AS Merana, Trump Temui Sederet Pejabat Top Perusahaan Obat






[ AyoJalanTerus.com ]  Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak tinggal diam melihat peningkatan infeksi virus corona di negaranya. 

Terlebih, satu kasus kematian lainnya akibat virus corona terjadi akhir pekan kemarin. Dengan demikian, tercatat ada dua kasus kematian akibat virus yang juga dikenal dengan nama resmi Covid-19 itu di negeri Paman Sam.





Demi meredam infeksi lebih lanjut dan penanganan maksimal atas kasus virus corona, Trump dan gugus tugasnya yang menangani virus itu menggelar pertemuan dengan sederet eksekutif top perusahaan obat di Amerika Serikat awal pekan ini.

Di antara mereka yang akan ditemui Trump adalah Eksekutif dari perusahaan GlaxoSmith Kline Plc, Sanofi SA, Johnson & Johnson dan Pfizer Inc.

Trump sendiri melalui akun Twitternya mengatakan bahwa rencananya, dalam pertemuan itu dia akan membahas kemajuan vaksin dan penyembuhan virus corona.

Meski begitu, baik Trump maupun Gedung Putih tidak memberikan rincian lebih lanjut soal pertemuan tersebut, termasuk agenda apa saja yang akan dibahas.

Untuk diketahui, di Amerika Serikat sendiri jumlah infeksi virus corona telah meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan lebih dari 75 kasus yang dikonfirmasi termasuk dua kematian yang dilaporkan.

Kedua kasus kematian itu berada negara bagian Washington di mana sekelompok kasus dipusatkan di panti jompo dekat Seattle. Meski begitu, di wilayah lainnya seperti New York dan Florida, juga ditemukan kasus infeksi virus corona.

Kepala unit penyakit menular di Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat, Anthony Fauci, mengatakan bahwa dia khawatir jumlah kasus infeksi virus corona di Amerika Serikat bisa melonjak dalam beberapa minggu mendatang.

"Ketika Anda memiliki sejumlah kasus yang telah Anda identifikasi dan mereka telah berada di komunitas untuk sementara waktu, Anda akan melihat lebih banyak kasus daripada yang Anda perkirakan," jelasnya, seperti dimuat Reuters. (rm)


Pasien Virus Corona Meninggal Dunia di AS Bertambah Jadi 2, Total Kasus 88 Orang


Kasus kematian kedua karena Virus Corona di Amerika Serikat dilaporkan terjadi di daerah Seattle pada Minggu 1 Maret malam waktu setempat. Lebih banyak kasus penyakit akibat Virus Corona juga dikonfirmasi telah muncul di Negara Bagian Washington.

Para pemimpin kesehatan masyarakat di King County, Washington, mengatakan, seorang pria berusia 70-an dengan kondisi kesehatan yang mendasari meninggal di rumah sakit EvergreenHealth di Kirkland. Tempat itu merupakan fasilitas yang sama di mana para pejabat mengidentifikasi kematian pria berusia 50-an akibat Virus Corona pertama di AS pada Sabtu 29 Februari.

Pejabat juga mengumumkan tiga kasus Virus Corona lain yang dikonfirmasi di King County, semuanya di EvergreenHealth. Mereka termasuk seorang wanita berusia 80-an, seorang wanita berusia 90-an dan seorang pria berusia 70-an, seperti dilansir The New York Times, Senin (2/3/2020).

Semua dalam kondisi kritis dengan masalah kesehatan yang mendasarinya. Keempat kasus baru adalah penghuni fasilitas perawatan di Kirkland di mana dua orang lainnya --seorang penduduk dan seorang pekerja-- sebelumnya dinyatakan positif.

King County sebelumnya juga telah melaporkan dua pasien lain, tidak terkait dengan fasilitas keperawatan, yang berada dalam kondisi kritis di rumah sakit di Renton dan Seattle. Hingga Minggu 1 Maret malam, 88 kasus Virus Corona telah diidentifikasi di AS.


Kasus-kasus yang diidentifikasi selama akhir pekan berada di Washington, California, Illinois, Rhode Island, New York, Florida dan Oregon, dan termasuk campuran orang yang telah melakukan perjalanan ke negara-negara berisiko tinggi dan mereka yang diyakini telah tertular Virus Corona di dalam negeri.

Donald Trump Minta Warga Tak Panik

Kematian pertama akibat Virus Corona telah dikonfirmasi di Amerika Serikat. Namun, pada 29 Februari Presiden Donald Trump menegaskan agar warga Amerika tidak panik.

Presiden Donald Trump menegaskan kesiapan Amerika Serikat dalam menangani Virus Corona dengan berkata, "Negara kita siap menghadapi keadaan apa pun," sambil menyerukan agar "media, politisi. dan semua orang yang terlibat untuk tidak melakukan apa pun untuk memicu kepanikan".

Kematian yang terjadi di negara bagian Washington itu dikatakan adalah salah satu dari segelintir orang yang tidak diketahui memiliki hubungan dengan zona panas global untuk tertular Virus Corona, dan adanya indikasi bahwa patogen itu sekarang kemungkinan menyebar di masyarakat, menurut para pejabat kesehatan di Amerika Serikat.

Para pejabat di Amerika Serikat juga mengatakan kepada AFP bahwa kematian itu terjadi di King County, yang merupakan wilayah terpadat di negara bagian dan rumah bagi Seattle, sebuah kota dengan populasi lebih dari 700.000 orang.

Petugas Kesehatan Masyarakat untuk Seattle dan King County, Jeff Duchin, mengatakan bahwa pria yang meninggal tersebut berusia sekitar 50 tahun dan memiliki "kondisi kesehatan yang mendasarinya", seperti dikutip dari AFP, Minggu 1 Maret.



Terima Kasih sudah membaca 😊 , Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu . Sekaligus LIKE fanspage  kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya 📌@Tahukah.Anda.Info   Membuka Mata Melihat Dunia 

📢  Sumber  https://www.liputan6.com/global/read/4191613/pasien-virus-corona-meninggal-dunia-di-as-bertambah-jadi-2-total-kasus-88-orang





Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top