"Aksi Sinterklas" Bagi-bagi Sembako di Pinggir Jalan, Pendukung Sebut Mirip Umar Bin Khattab




[ AyoJalanTerus.com ]  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mirip sahabat Rasulullah Umar bin Khattab yang membagikan sembako di pinggir jalan baik malam, siang, dan pagi bagi rakyat yang membutuhkan.

Demikian dikatakan Koordinator Pandu Jokowi, Haryanto Subeki dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (28/4/2020). “Presiden Jokowi sangat peduli terhadap rakyat kecil,” ungkapnya.





Kata Haryanto, prinsip Presiden Jokowi berbagai kepada sesama manusia terlebih di tengah pandemi corona.

“Yang suka mencibir itu tidak bagi-bagi sembako, bisanya hanya komentar dan nyinyir kepada Presiden Jokowi,” jelas Haryanto.

Menurut Haryanto, Presiden Jokowi bagi-bagi sembako agar kebutuhan rakyat segera tercukupi. “Coba tanya rakyat yang terima sembako dari Presiden Jokowi, mereka mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden,” paparnya.

Haryanto mengatakan, Presiden Jokowi juga telah mengeluarkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. “Kebijakan Jokowi dengan bansos langsung menyentuh kepada masyarakat,” pungkas Haryanto. [suaranasional]

Gak Kapok! Kembali Bagi-bagi Sembako Di Jalanan, Gak Pakai Masker Lagi, Menyalahi Aturan PSBB



BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membagikan paket sembako di jalanan.

Dari sebuah tayangan video yang disiarkan iNewsTV, Minggu (26/4/2020), Jokowi bersama rombongan membagikan paket sembako di Jalan Raya Kedung Halang, Bogor, tepatnya di depan Kopem.

Saat itu, Jokowi bersama rombongan sedang melintas dari arah Kota Bogor. Pembagian sembako dilakukan dari dalam mobil iring-iringan Presiden.

Rupanya Jokowi gak kapok bagi-bagi sembako di jalanan di saat wabah corona dan aturan social distancing. Padahal beberapa waktu lalu sudah banyak yang protes.

Kedua, dari tayangan video terlihat Jokowi membuka kaca mobilnya dan terlihat Jokowi tidak pakai masker. Padahal aturannya, PSBB, pengendara dan penumpang roda dua maupun roda empat Wajib Pakai Masker.

Seperti diketahui, mulai 15 April wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi (Bodebek) mulai menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

PSBB, Naik Mobil Pribadi Wajib Pakai Masker
https://www.beritasatu.com/megapolitan/619065-psbb-naik-mobil-pribadi-wajib-pakai-masker

Tidak Pakai Masker di Dalam Mobil Saat PSBB Bisa Dipidana

Hari Pertama PSBB di Bogor, Polisi Beri Teguran Tertulis Pengendara Tak Pakai Masker
https://www.beritasatu.com/megapolitan/621281-hari-pertama-psbb-di-bogor-polisi-beri-teguran-tertulis-pengendara-tak-pakai-masker

[Video - Jokowi]


Hati-hati, Aksi Sinterklas Bisa Picu Pertentangan Kelas

 Aksi bagi-bagi sembako di jalanan DKI Jakarta dan Bogor yang terus dipertontonkan Presiden Joko Widodo bisa memicu pertentangan kelas. Ini lantaran mereka yang mendapat bingkisan sembako hanya orang miskin yang ada di perkotaan. Begitu tegas Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi kepada redaksi, Selasa (28/4).

“Bagi-bagi bingkisan ala Sinterklas ini bisa picu pertentangan kelas,” tegasnya.

Menurutnya, Jokowi seperti abai dengan nasib orang miskin di desa. Padahal jumlah mereka lebih besar dan lebih sengsara dalam menyambung hidup.

Mereka, sambungnya, lebih membutuhkan bingkisan yang dibagi-bagikan Jokowi di jalanan.

Untuk itu, mantan Jurubicara Presiden Gus Dur tersebut meminta Jokowi menggunakan kekuasaan yang dimiliki untuk menyejahterakan semua orang yang hidup di bumi Indonesia. Caranya dengan membuat kebijakan yang pro rakyat.

“Bukankah lebih baik bikin kebijakan yang menyenangkan lebih banyak orang?” tutupnya. [rmol]


BLLK, Bantuan Langsung Lempar Keluar

Langkah Presiden Joko Widodo yang masih saja memberikan bantuan langsung kepada masyarakat di pinggir jalan terus menuai kritik.

Aksi memberi bantuan dari dalam mobil, kemudian warga berlarian dan berkerumun dinilai tidak mencerminkan physical distancing yang kerap didengungkan pemerintah.

Tidak hanya itu, politisi PKS Nasir Djamil bahkan menyebut Jokowi tidak mengindahkan sila kedua Pancasila, yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab.

Nasir Djamil bahkan meminta agar Presiden Joko Widodo membagikan bantuan sembako kepada rakyat dengan cara yang lebih santun dan sopan.

“Dengan segala hormat, saya mengharapkan agar Pak Jokowi menyetop cara pembagian sembako dengan cara mirip sinterklas itu dan terkesan seporadis,” ujar Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/4).

Anggota Komisi III DPR ini juga menyayangkan cara Presiden Joko Widodo yang membagikan sembako dari dalam mobilnya sambil dilempar dan direbut masyarakat kecil yang berlari-larian mengejar mobil orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Baginya, bantuan sembako dari Jokowi itu cocok disebut sebagai BLLK yang merupakan kependekan dari Bantuan Langsung Lempar Keluar.

“Jadi kalau dulu ada Bantuan Langsung Tunai (BLT), maka cara Pak Jokowi itu bisa saja disebut BLLK atau Bantuan Langsung Lempar Keluar,” tandasnya. (Rmol)








Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top