Organ Tubuh Tokoh Dunia yang Dipamerkan di Sejumlah Museum (Kepala, Otak, sampai Jari-jemari)




Beberapa museum menyimpan sekaligus memamerkan benda-benda bersejarah yang memiliki nilai seni tinggi, bahkan berharga fantastis. Entah itu peninggalan zaman purba maupun warisan kerajaan.

Nah, beberapa museum berikut menyimpan organ tubuh sejumlah tokoh dunia yang ternyata masih tersisa dan diawetkan.

Melansir Listverse, berikut tokoh dunia yang dimaksud beserta organ tubuh mereka:

1. Otak 
Albert Einstein

Bagian otak Einstein dipamerkan di Mutter Museum, Philadelphia. Einstein sebenarnya ingin dikremasi setelah kematiannya, namun pada 1955, seorang ahli patologi bernama Thomas Harvey, mencuri otak dan bola mata penemu teori Relativitas itu. Harvey memotong otak Einstein menjadi 1.000 irisan dan dimasukkan ke slide kaca.


Charles Babbage

Charles Babbage adalah penemu komputer modern. Sebelum meninggal, Babbage telah menulis wasiat bahwa dia bersedia otaknya disimpan di museum. Setengah otak Babbage disimpan di Science Museum, London sementara setengah lainnya di Museum Hunterian in Royal College of Surgeons, London.
Meskipun telah lama meninggal dunia, sejumlah hal tentang tokoh dunia terkenal memang selalu mencuri perhatian masyarakat




2. Organ intim 

Napoleon Bonaparte

Organ intim Napoleon Bonaparte diambil saat jenazahnya diautopsi. Tim dokter terkejut melihat ukuran organ intim Napoleon sangat kecil dan pendek, hanya 3,8 cm.


Seorang kolektor membeli organ intim Napoleon pada 1924 dan dijual kembali pada Museum Of French Art, New York. Pada 1977, organ intim Napoleon dibeli oleh John L. Lattimer dalam acara lelang untuk dikoleksi sendiri.


Grigori Rasputin

Ingin mengetahui bagaimana bentuk serta ukuran Penis milik tokoh terkenal dunia? Mungkin kamu bisa datang ke Museum Erotica di mana di dalamnya, kamu bisa melihat Penis milik penasihat sekaligus ahli spiritual keluarga Dinasti Romanov, Grigori Rasputin. Meskipun belum jelas terkait siapa yang mencopot Penis Rasputin setelah wafat, tetapi yang jelas di Museum tersebut, kamu bisa leluasa memandangi Penis berukuran 33 cm milik legenda Rusia tersebut.







Namun, Rasputin tidaklah sendiri lantaran Penis milik Napoleon Bonaparte juga sempat diambil setelah wafat. Namun, berbeda dengan 'nasib kelamin Rasputin', Penis milik Kaisar Prancis ini diketahui dipotong ketika proses autopsi oleh Dr. Francesco Autommarchi. Setelah berpindah-pindah tangan serta dipajang di Museum French Art di New York, Penis Bonaparte pun akhirnya dibeli oleh ahli urologi Amerika Serikat (AS), John Lattimer pada 1977.


3.  Kepala utuh

Antonio Scarpa

Antonio Scarpa adalah ahli anatomi dan ahli saraf legendaris asal Italia yang wafat pada 31 Oktober 1982 silam. Namun, semasa hidupnya, ia justru dikenang sebagai sosok ilmuwan yang dimusuhi banyak orang karena kerap melakukan nepotisme hingga menyebarkan desas-desus tidak benar tentang orang lain.






Diduga karena sifat kejam itulah, setelah mati, mantan asisten Scarpa, Carlo Beolchin, mengautopsi sekaligus membredeli beberapa bagian tubuhnya, termasuk ibu jari, jari telunjuk, saluran kemih hingga bagian kepala. Setelah sempat hilang, Museum Sejarah Universitas Pavia, Italia akhirnya memajang kepala utuh Scarpa, dan menyimpan bagian tubuh lainnya di tempat penyimpanan mereka.



Jeremy Bentham

Ada begitu banyak filsafat dunia terkenal, salah satunya adalah Jeremy Bentham. Bentham adalah seorang filsafat Inggris yang sangat eksentrik. Masa hidupnya antara tahun 1748 sampai 1832. Setelah meninggal, Bentham memiliki sebuah permintaan. Ia menginginkan tubuhnya diawetkan dengan tujuan agar bisa mengunjungi pesta yang diadakan oleh temannya.



Sesuai dengan keinginannya, tubuh Bentham diawetkan di museum. Namun yang diawetkan hanyalah bagian kepalanya. Kepalanya bisa dilihat di museum yang berada di University College London. Pengawetan kepala Bentham dilakukan dengan menggunakan metode pengawetan yang dilakukan oleh Suku Maori dari New Zealand.




4. Tengkorak 


Chief Mkwavinyika

Ketika Jerman berusaha untuk mengkolonisasi wilayah Tanzania, pasukan Jerman mendapatkan perlawanan sengit dari Suku Hehe. Suku Hehe yang dipimpin oleh Chief, sebutan untuk kepala Suku Hehe, Chie Mkwavinyika Munyigumba Mwamuyinga, tidak mau wilayahnya dikuasai oleh Jerman dan pasukannya.




Melakukan perlawanan sengit, Suku Hehe berhasil dikalahkan tapi Chief Mkwavinyika Munyigumba Mwamuyinga atau Chief Mkwawa, gagal ditangkap. Di tahun 1898, Chief Mkwawa, menembak kepalanya sendiri ketika dikerumuni oleh pasukan Jerman. Pasukan Jerman kemudian mengambil tengkoraknya dan mengirimnya ke Berlin. Sekarang, kepala Chief Mkwawa dipajang di Mkwawa Memorial Museum di Kalenga, Tanzania.



Mata Hari
Mata Hari adalah mata-mata wanita paling hebat dan terkenal pada abad 20-an. Meski awalnya dia adalah pelacur yang dimanfaatkan oleh Prancis, tidak ada negara yang mau mengakuinya. Jenazah Mata Hari dijadikan studi anatomi dan tengkoraknya dipamerkan di Museum Anatomi, tapi menghilang secara misterius.






4. Gigi & jari  
Galileo Galilei

Beberapa penggemar Galileo mencuri tiga jari, gigi, dan tulang belakang saat mayat Galileo dipindahkan ke sebuah makam baru.Salah satu jarinya disimpan di Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan di Florence, Italia.

Sisanya, dua jari dan gigi disimpan oleh keluarga yang kemudian hilang pada abad 20. Pada 2009, jari dan gigi itu muncul lagi dan disimpan di museum yang sama.








Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top