Viral Kode Diskon dan Gratis PLN R1, R1t R1M, dan R1MT, Begini Penjelasan PLN






[ AyoJalanTerus.com ]  Pihak Perusahaan Listrik Negera angkat bicara soal informasi yang beredar di masyarakat terkait kode gratis dan diskon listrik.

Sebelumnya sebuah pesan berisi informasi mengenai adanya kode gratis, kode diskon, dan kode tidak diskon untuk tarif listrik viral di aplikasi WhatsApp pada Jumat (3/4/2020).

Hingga kini pesan tersebut masih beredar di WhatsApp dan menjadi pertanyaan banyak pihak.

Seperti dilansir dari Kompas.com, juru Bicara PLN UID Jaya Pelaksana Harian Senior Manager (PLH SRM) General Affairs, Suparyanto melalui Humas PLN, Dita Artsana menjelaskan soal kabar tersebut.




Dalam pesan tersebut, kode-kode itu terdiri dari R1, R1T, R1M, dan R1MT.

Berikut bunyi pesan tersebut:

"Harap di cermati info Listrik gratis dan diskon. Yg dapat gratis dan diskon :

1. R1/450 VA (gratis)

2. R1T/450 VA (gratis)

3. R1/900 VA (diskon)

4. R1T/900 VA (diskon)

Yg tidak dapat diskon :

1. R1M/900 VA

2. R1MT/900 VA


Jd kalo ada pertanyaan “Saya dapat diskon gak?”, jawabannya adalah “Silahkan dicek di struk pembayaran rekening terakhir atau pembelian pulsa terakhir”.

Kalo masuk 2 tarif diatas berarti gak dapat diskon.

R1 M = mampu R1 itu buat yg pasca bayar R1T itu untuk token (R adalah Rumah tangga...ini yg dpt bantuan)

Kode M berarti yg tidak bersubsidi.

Jadi cek rekening listrik anda..

Jika kode R 1M dan R 1MT..brrt tidak dpt bantuan Jika kode R1 dan R 1T ..dpt bantuan"

Penjelasan PT PLN (Persero)

Menanggapi adanya pesan tersebut, Juru Bicara PLN UID Jaya Pelaksana Harian Senior Manager (PLH SRM) General Affairs, Suparyanto melalui Humas PLN, Dita Artsana mengungkapkan, informasi kode dalam pesan yang beredar luas tersebut adalah benar.

"Betul, kode tersebut dari PLN," ujar Dita saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/4/2020).


Menurutnya, kode R1 berarti rumah tangga yang menggunakan metode pascabayar, R1M artinya rumah tangga yang mampu (tidak bersubsidi), R1MT artinya rumah tangga mampu dan menggunakan token.

Kemudian untuk kode R1T artinya rumah tangga yang menggunakan metode token.

Adapun informasi kemudahan tarif listrik ini berdasarkan besarnya daya yang dipakai oleh rumah tangga tertentu.

Lihat Foto PLN listrik gratis 3 bulan untuk 450 VA dan diskon 50 persen untuk 900 VA (PLN) Pelanggan rumah tangga daya 450 VA (R1/450) Untuk pelanggan yang menggunakan pembayaran rekening reguler (pascabayar) dikenai rekening listrik gratis dengan biaya pemakaian dan biaya beban.

Sementara, untuk pelanggan prabayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulan tertinggi dari pemakaian 3 bulan terakhir setiap bulannya.

Pelanggan rumah tangga daya 900 VA (R1/900) Untuk pelanggan yang menggunakan pembayaran rekening reguler (pascabayar) dengan daya 900 VA akan dikenai subsidi atau dibayar 50 persen dari biaya pemakaian dan biaya beban.

Sementara, untuk pelanggan prabayar dengan daya 900 VA akan diberikan token gratis sebesar 50 persen yang dikalikan dengan pemakaian bulan tertinggi dari pemakaian 3 bulan terakhir.

Masa berlaku Selain itu, masa berlaku dari kemudahan ini juga memiliki waktu yang berbeda yakni untuk pelanggan reguler berlaku untuk rekening listrik April, Mei, dan Juni 2020.

Kemudian, untuk pelanggan prabayar dapat menikmati kemudahan bagi pembelian token listrik di Bulan April, Mei, dan Juni 2020.

Progres Create Free Token Di sisi lain, Dita juga menjelaskan bahwa sistem ini akan dilaksanakan secara bertahap untuk pelanggan yang menggunakan token.


Hal inilah yang disebut sebagai progres create free token (proses pembagian token bebas tagihan dan diskon tarif listrik).

"Karena harus develop untuk 24 juta pelanggan, (dilakukan) bertahap mulai 1-11 April 2020," katanya lagi.

Kemudahan warga di tengah wabah corona Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini menyampaikan, tindakan kemudahan dan keringan biaya listrik ini sebagai tindakan konkrit dan keepdulian PLM dalam upaya untuk meringankan bebas masyarakat akibat wabah Covid-19.

Ia menjelaskan, proses keringanan biaya ini diharapkan akan tuntas dalam sepekan ke depan.

"Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan, sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya," ujar Zulkifli dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com pada Rabu (1/4/2020).

"Mekanisme kami buat yang paling mudah dan mungkin, sehingga tidak menyulitkan pelanggan," lanjut dia.

Sebagai infromasi tambahan, bagi pelanggan yang terlanjur membeli token, token gratis akan tetap diperhitungkan pada pembelian bulan berjalan.

Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top