Video Viral Sadisnya Cara Buat Bantal Isi Bulu, Dicabuti dari Angsa Hidup









[ TahukahAnda.info ]  Manfaat bulu angsa dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk isi bantal, guling serta membuat jaket. Namun, akun @malegorgon menemukan fakta mengerikan tentang bagaimana bantal bulu angsa dibuat. 
Selama ini ia mengira bahwa bulu angsa diambil saat mereka sudah mati. Justru sebaliknya, bulu angka dicabuti ketika hewan malang itu masih hidup. 

Selama ini gue pikir bantal/ guling dibuat dari angsa yang udah mati. Ternyata.... 😭💀


View image on TwitterView image on TwitterView image on TwitterView image on Twitter


Setelah ditelusuri lebih lanjut, dapat dibuktikan bahwa pencabutan bulu dari angsa yang masih hidup ini terjadi di Cina melalui video dari akun resmi organisasi People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) United Kingdom. Video tersebut memperlihatkan proses pencabutan bulu dari angsa yang masih hidup. 
Para pekerja menginjak leher dan sayap angsa serta mengikat kakinya agar memudahkan mereka dalam melakukan pekerjaannya. Hal ini menyebabkan trauma berupa rasa sakit yang luar biasa serta luka yang menganga pada tubuh angsa. Banyak dari angsa yang mengalami penyiksaan ini beberapa kali sebelum akhirnya disembelih.



Pemasok bulu angsa mengakui berbohong soal pencabutan bulu saat masih hidup atau yang disebut live-plucking ini kepada distributor, karena mereka paham bahwa hal tersebut adalah hal yang mengerikan untuk disampaikan kepada pembeli. Mereka juga mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara bulu yang dicabuti ketika angsa masih hidup maupun yang sudah mati.
Untuk menghentikan kejahatan pemetikan terhadap hewan hidup dan memastikan tidak ada burung yang menderita karena pakaian atau tempat tidur anda, akun Facebook Earth in Crisis menegaskan untuk menggunakan bahan alternatif seperti Polartec, PrimaLoft dan Plumtech. 
Namun jika anda tetap ingin membeli barang dengan bahan dasar bulu hewan, pastikan perusahaan yang membuat barang tersebut memiliki sertifikat Responsible Down Standard (RDS) yang dapat dilihat DI SINI. Distributor bulu hewan juga harus menerapkan aturan lima kesejahteraan hewan, yaitu hewan harus terbebas dari 1) kelaparan dan haus, 2) ketidaknyamanan, 3) rasa sakit, cidera atau penyakit, 4) ketakutan dan kesulitan serta 5) hewan bebas untuk mengekspresikan perilaku normal. 
#TrendingDunia






📢 Republished by [Tahukah Anda ?]  




Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !



Back to Top