Akhir Tragis Panglima Pasukan Salib Hasil Tantangan dan Kecongkakan-nya




 Sebuah berita duka sampai di telinga Shalahuddin Al-Ayyubi, bahwa panglima perang Prancis Arnath (Rheinald de Chatillon), yang juga penguasa Karak dan ketika itu menetap di wilayah Palestina, melakukan kejahatan terhadap kafilah haji. Ia bahkan membunuh kaum wanita dan anak-anak. Lalu berkata kepada mereka: "Katakan kepada Muhammad agar ia membela kalian..!!!"


Adalah kehendak Allah juga, bahwa seorang dari kafilah haji tersebut dapat menyelamatkan diri dan berhasil menemui Shalahuddin Al-Ayyubi. Ia pun menceritakan kepadanya segala yang telah terjadi.




Lalu bagaimana Shalahuddin al-Ayyubi menyikapi berita pilu tersebut? Berita duka itu membuatnya berdiam diri di rumahnya dua hari penuh. Seraya memohon kepada Allah dengan penuh kesungguhan disertai tangis sedih. Dalam doanya ia
merintih: "Ya Allah, adakah Engkau izinkan aku menggantikan posisi Rasul-Mu Muhammad Saw. memberi pembelaan bagi umatnya?" Ia terus mengulang-ulang doa itu dalam munajatnya. Pada hari kedua ia pun menyiapkan pasukannya, dan kepada mereka ia berkata dalam khutbah singkatnya: "

"Wahai pasukan Muhammad Saw...!! Sungguh Arnath, Penguasa Karak telah berlaku angkuh dan congkak. Ia juga membantai hujjaj Baitullah. Bahkan membunuh anak-anak dan para wanita muslimah. Ia juga berkata kepada kaum muslimin yang dibunuhnya, "Mintalah kepada nabi kalian, Muhammad, agar dapat membela kalian." Aku sendiri telah menghibahkan diri dan jiwaku sebagai pengganti Muhammad Saw. dalam membela umatnya. Maka siapa saja dari kalian yang ingin berangkat bersamaku ke Medan perang, maka ia bisa mengikutiku." Serentak pasukannya menjawab: "Kami adalah pembela RasuluLLah Saw...!!"

Perang Hiththin antara pasukan Shalahuddin al-Ayyubi dan Kaum Salibis pun berkecamuk. Dan perang bersejarah itu pun dimenangkan kaum Muslimin. Gubernur Karak, Arnath juga berhasil ditawan. Shalahuddin lalu bertanya kepadanya:

"Apakah engkau yang berkata, "Katakan kepada Muhammad supaya membela kalian ..?"

"Ya.." jawab Arnath.

"Dan aku, hamba yang fakir sebagaimana yang engkau lihat di hadapanmu, sebagai pengganti Muhammad untuk membela umatnya." Jawab Shalahuddin Al-Ayyubi.

Dan Ia kemudian memenggal lehernya...

Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !

Back to Top


Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini