Dian Umar: Crisis Management Plan Gubernur DKI Untuk Mengatasi Covid-19 Sudah On The Right Track




 Crisis Management Plan Untuk Mengatasi Covid-19 


Oleh: Dian Anggraeni Umar, M.Si.,IAPR

Crisis Management Plan (CMP) Gubernur DKI untuk mengatasi Covid-19 sudah on the right track. Antisipasi program dan langkah-langkahnya terarah dan sangat jelas.

Tapi semua rencananya selalu dimentahkan oleh Presiden dan para menterinya.

Lockdown DKI Jakarta (yang diusulkan pada Maret lalu, saat baru awal pandemi) ditolak oleh presiden dengan alasan akan mempengaruhi perekonomian. Buzzer pun riuh mencaci kebijakan Pak Anies.





Saat PSBB dijalankan dengan ketat oleh Pak Anies dengan melarang warga Jakarta mudik. Presiden dan menterinya malah memperbolehkan mudik dan melonggarkan transportasi publik.

Mall belum diperbolehkan beroperasi, Menperindag membuat keputusan sebaliknya.

Bahkan Presiden menyerukan agar rakyat berdamai dengan corona dan membiasakan dengan "new normal".

Pak Anies memutuskan untuk melaksanakan PSBB total mulai Senin besok (14/9/2020). Menteri Ekonomi menyatakan IHSG anjlok gara-gara keputusan tersebut.

Heran saja dengan sikap pemerintah pusat, dari CMP saja (Crisis Management Plan) sudah kalah sigap dengan CMP Pemda DKI Jakarta. Bukannya mendukung malah merongrong dan menjegal dengan berbagai alasan/keputusan yang justru malah memperburuk situasi dan kondisi di negeri ini.

Krisis jadi berkepanjangan, dampaknya meluas, kami rakyat menjadi korban atas sikap presiden dan para menterinya. Kebijakan yang diterapkan pemerintah pusat tidak membawa hasil positif malah sebaliknya corona semakin menghebat, korban covid bertambah setiap harinya, dan ekonomi pun jeblok.

Saya berpikir Pak Anies ditunjuk saja sebagai Crisis Team Leader dan memimpin Satgas Covid. Kepemimpinan dan wawasan beliau lebih mumpuni dibandingkan presiden dan para menterinya.

Mohon maaf ya Bapak-bapak, kami sudah gerah dengan sikap para pejabat publik di negeri ini.

Jangan buat rakyat lebih menderita lagi, berbulan-bulan hidup kami terombang-ambing tidak jelas akibat kebijakan dan keputusan yang buruk.

13/09/2020


Artikel Terkait Lainnya

Back to Top

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini