PA 212 Bakal Kepung Istana, Jokowi Kemana Hari Ini?




PA 212 Bakal Kepung Istana, Jokowi Kemana Hari Ini?

 KONTENISLAM.COM - Diperkirakan hari ini (13/10/2020) ribuan orang yang tergabung dalam sejumlah aliansi akan mengepung Istana Presiden.

Sejumlah aliansi tersebut antara lain Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI.

Sementara istana akan dikepung oleh ribuan orang, Presiden Joko Widodo ada di mana?

Presiden Jokowi diperkirakan melakukan acara internal. Namun belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hal itu.

Pada demo besar Kamis (8/10/2020) pekan lalu, Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Kalimantan Tengah pada Kamis 8 Oktober 2020 ini.

Di Kalteng, Presiden Jokowi mengunjungi Kabupaten Pulang Pisau.

Di sana Jokowi meninjau kawasan lumbung pangan yang sedang kita kembangkan berikut penanaman padi, keramba ikan, serta peternakan bebek yang terletak di Kecamatan Pandih Batu

Sementara, Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bamukmin mengatakan aksi kan digelar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

"Aksi ini dilaksanakan di setiap daerah masing-masing kalau masalah jumlah tergantung situasi dan kondisi di daerah masing-masing," ujar Novel Bamukmin kepada Tribun, Senin (12/10/2020).

Novel Bamukmin membagikan poster tertulis "Aksi 1310", Aksi tolak UUCiptaker/Cilaka. Lokasi aksi rencananya akan digelar di depan istana negara hari ini sekiar pukul 13.00 WIB.

Dalam poster juga terdapat sejumlah tuntutan, yakni selamatkan NKRI dan kaum buruh, tolak RUU HIP/BPIP dan bubarkan BPIP.

Novel mengatakan PA 212 merupakan bagian dari aksi tersebut.

"Koordinator Lapangannya Ustaz Damai Hari Lubis dan Komandan Lapangannya Ustaz Abdul Qodir," ujarnya.

Untuk wilayah DKI Jakarta, massa yang akan dikerahkan dalam aksi tersebut bisa mencapai lebih dari10.000 orang.

"Aksi akan dimulai besok pagi di DKI Jakarta. Ada 10.000 orang yang akan bergerak dan turun ke jalan," ungkapnya.

Dalam aksi itu, diserukan kepada massa untuk membawa bendera merah putih, taat kepada komando pimpinan, menjaga ketertiban dan kebersihan.

"Dilarang membawa atau melibatkan anak-anak, dan jangan terprovokasi selama perjalanan," ujar Novel Bamukmin.

Para peserta aksi juga diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Pol) Yusri Yunus mengatakan pihak kepolisian tidak menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan (STPP) demo di tengah pandemi ini.

"Ini kan sedang pandemi Corona, angka Corona masih tinggi, sehingga kita tidak mengeluarkan STTP.
Meski begitu, kita tetap persiapkan pengamanan," ujar Yusri.[tribunnews]



source https://www.kontenislam.com/2020/10/pa-212-bakal-kepung-istana-jokowi.html

Artikel Terkait Lainnya

Terdepan Mengabarkan !

Back to Top

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini