[BREAKING NEWS] Hasil Tes Swab: Habib dan Keluarga, Serta 169 Tetangga Negatif Covid-19 / Nonreaktif Semua

Artikel Terbaru Lainnya :


[BREAKING NEWS] Hasil Tes Swab: Habib Rizieq dan Keluarga Negatif Covid-19

 JAKARTA - Wakil Sekjen Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar menyebut Habib Rizieq Shihab dipastikan negatif Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil tes swab.

“(Hasil tes swab) Keluar tadi sore, hasilnya negatif,” ujar Aziz saat dikonfirmasi, Senin (23/11/2020) malam. 

Menurut Aziz, Imam Besar FPI Habib Rizieq melakukan tes swab pada Minggu (22/11/2020). Tes Swab terhadap Habib Rizieq dan keluarga dilakukan tim medis dari Mer-C dan Hilmi. Keduanya diketahui memiliki alat yang lengkap.

Selain Habib Rizieq, Aziz mengungkapkan ada beberapa keluarga yang juga mengikuti tes swab, yakni istri, anak, serta menantunya. “Semuanya negatif,” ucapnya. 

Azis menambahkan bahwa tes swab bukan baru pertama dilakukan Habib Rizieq. Saat datang ke Indonesia Selasa (10/11/2020) lalu, Habib Rizieq dan keluarga juga melakukan swab test. Saat itu hasilnya juga diketahui negatif.

Sumber: Sindonews


169 Tetangga Habib Rizieq Rapid Test, Hasil Nonreaktif Semua


 Kanit Patroli Polsek Tanah Abang Kompol Margiyono menyatakan ada 169 warga Petamburan, Jakarta, yang ikut menjalani rapid test virus corona (Covid-19) dalam dua hari terakhir dengan hasil nonreaktif.

Mereka menjalani rapid test lantaran sebelumnya terjadi kerumunan di Petamburan saat massa FPI menyambut kedatangan Rizieq Shihab. Puluhan orang sudah dinyatakan positif virus corona.

“Kemarin 89 warga terus hari ini 80. Hasilnya non-reaktif semua, bagus semua,” kata Margiyono saat dikonfirmasi, Senin (23/11).

Namun, Margiyono tidak bisa memastikan, apakah dari total 169 orang itu ada keluarga Habib Rizieq yang ikut rapid test atau tidak.

“Oh ya gimana ya kurang tau juga apa itu ada salah satunya dari keluarga Habib, yang jelas itu warga Petamburan gitu, enggak tahu, kan cuman ditulis datanya tuh, nama kemudian alamat. Enggak diketahui,” ucap dia.

Margiyono mengatakan rapid test itu akan dilaksanakan hingga Selasa (24/11). Ada sekitar 200 rapid test yang disiapkan.

“Di samping rapid juga ada juga penyemprotan disinfektan tiga hari berturut-turut sepanjang jalur KS Tubun,” kata dia.

Terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan bahwa setiap warga bisa dikenai sanksi denda jika menolak menjalani tes virus corona.

Sanksi itu, kata Riza sudah diatur dalam Perda No 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

meminta agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab melakukan swab test untuk memastikan tak terpapar covid-19.

Terkait penolakan di Petamburan itu, Riza menyatakan bakal berkoordinasi dengan Satpol PP untuk penerapan Perda Covid-19.

“Ya nanti diatur. Ada nanti ketentuannya, nanti ada pihak dari Dinkes, Satpol PP yang mengatur penerapan dari Perda,” ucap dia. (*)



Artikel Terkait Lainnya

Back to Top

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini