Tanjungpinang Kebanjiran, HNW: Biasanya Ada Relawan FPI Membantu, Tapi Kini Hanya…

Artikel Terbaru Lainnya :

Tanjungpinang Kebanjiran, HNW: Biasanya Ada Relawan FPI Membantu, Tapi Kini Hanya… 

KONTENISLAM.COM - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid kembali menyayangkan sikap pemerintah karena telah membubarkan dan melarang semua kegiatan Front Pembela Islam (FPI).

Padahal, ormas besutan Habib Rizieq Shihab (HRS) itu lah salah satu ormas yang selalu hadir di garda terdepan bersama relawan PKS membantu warga saat ada bencana alam di seluruh wilayah Indonesia.
 
Namun, kebanjiran yang terjadi di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kali ini tampak hanya tim relawan PKS yang membantu warga mengkut barang-barang warga terdampak banjir.

Sementara relawan FPI tak terlihat.

Demikian disampaikan Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu melalui akun Twitter-nya @hnurwahid dikutip Pojoksatu.id, Rabu (6/1/2021).

“Tanjungpinang kebanjiran. Biasanya ada relawan FPI dan @PKSejahtera membantu korban kebanjiran. Kini Relawan PKS dengan taati prokes Covid-19,” tulisnya.

Pria akrab dipanggil HNW itu pun memberikan ucapan terimakasih kepada tim relawan PKS karena telah membantu warga yang terdampak kebanjiran.

“Tetap lanjutkan khidmat membantu melayani rakyat korban kebanjiran. Jazakumullah khairan,” lanjut tulisan HNW.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan, pemerintah melarang kegiatan dan membubarkan FPI.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menjelaskan, sejak 21 Juni 2019, FPI secara de jure telah bubar sebagai ormas.

Ia menyebutkan karena FPI belum memenuhi persyaratan untuk memperpanjang surat keterangan terdaftar (SKT) sebagai ormas hingga kini di Kemendagri.

Sementara itu, lanjut guru besar hukum tata negara Universitas Islam Indonesia (UII) itu masa berlaku SKT FPI yang sebelumnya hanya berlaku hingga 20 Juni 2019.

“Berdasarkan peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan putusan MK Nomor 82 PUU 11 Tahun 2013 tertanggal 23 Desember 2014, pemerintah melarang aktivitas FPI,” Jelas Mahfud dalam keterangan persnya, Rabu (30/12/2020).
 
Sumber: pojoksatu.id



source https://www.kontenislam.com/2021/01/tanjungpinang-kebanjiran-hnw-biasanya.html

Artikel Terkait Lainnya

Back to Top

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini