Kenapa di India Covid 19 melonjak lagi ?

Artikel Terbaru Lainnya :

 *Murah dan Mudah

Tabel yang ada di postingan ini adalah data terakhir pasien Covid-19 di India. Di sana, pandemi menggila. Sehari, bisa 300.000 lebih pasien baru. Jumlah yang meninggal juga ribuan. Rumah Sakit kacau balau, pun kremasi korban meninggal ada di banyak tempat. Lihat foto yg diambil dari Reuters.

Kenapa di India melonjak lagi? Simpel: protokol kesehatan diabaikan. Varian baru muncul, masyarakat bandel, sempurna sudah, virus bebas kemana2.





Ketahuilah, virus corona itu sebenarnya 'lemah' sekali. Virus ini tdk bisa terbang, tdk bisa jalan sendiri. Demam berdarah masih lebih powerful, karena dia numpang lewat nyamuk. Susah cegah itu nyamuk. Virus corona, dia numpang pd manusia. Maka sejatinya, ada cara murah dan mudaaah sekali. Apa itu? Protokol kesehatan. Kita bisa mengendalikannya kalau mau.

Maka, ayolah, biar kita itu tdk seperti India, apa susahnya kembali disiplin. Mau mudik dilarang, mau mudik boleh, tetap pakai masker. Mau pandemi ini hoax, mau dusta, mau sekadar lebay media, tetap pakai masker. Sebelum kadung menggila lagi. Mau apapun pemahamanmu soal corona ini, ayo pakai masker lagi. Disiplin. Pakai yg benar.

Kita pernah mengalami sakitnya 3 bulan lebih nyaris semua aktivitas berhenti bukan? Serba susah. Nah, apa susahnya menjaga situasi yg sudah jauh lebih baik dengan cara: pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan. Kita memang tidak perlu takut2 amat sama corona, tapi jangan pula cuek, malah ditantang. Apalagi ngeyelnya minta ampun.

Ketahuilah, kelak kita itu akan ditanya, apa sih kontribusi kita saat pandemi terjadi? Ada yg menjawab, dia jadi garda terdepan, petugas kesehatan. Ada yg menjawab, dia rajin pakai masker, menjaga sekitar. Masa' kamu jawabnya: bodo amat, ogah, pakai masker itu bikin sesak. 

Maka, ayo, mau corona ini hoax, dll, tetaplah pakai masker. Hormati orang lain. Sayangi orang lain. Jangan egois. Jangan bebal, bengak, bego, malah nantangin balik. Kan kita itu manusia toh? Masa' diajak, dihimbau baik2 tidak bisa. Hanya monyet yang tetap tidak mau pakai masker, saat dia sudah diingatkan baik2, dinasihati baik2. Namanya monyet, begitulah. Dan sy sering ketemu monyet2 ini di tempat publik. 

Lihat foto kremasi massal di postingan ini. Bayangkan, langit2 kota jadi buram gara2 kremasi tsb. Kita tidak mau jadi begitu kan? Cukuplah India ini sebagai hikmah. Jangan mengotooot mulu. Sesekali ambil bagian, dik. Karena sungguh, pakai masker di tempat publik itu tidak susah. Mari lupakan sejenak soal politik, dll, dsbgnya. Apapun sikap dan pandanganmu soal ini, ayo mari edukasi lagi sekitarnya: disiplin pakai masker. Pakai yg benar.

*Tere Liye

Back to Top