Tere Liye: Sudahlah Bos, Berdamai Saja dengan Corona, Jangan Bergaya Melarang Orang Lain, Padahal Kamu Sendiri Cuek Melanggar Aturan

Artikel Terbaru Lainnya :


 Sejak November 2020, saya sudah berdamai dengan pandemi ini. 


1. Sejak bulan itu, saya sudah mulai jalan2, sy bikin acara di Lampung, Palembang, Jakarta, Cirebon, Solo, Yogyakarta, Kediri, Malang, dll dsbgnya. Acaranya sih online, sy pindah dari toko buku ke toko buku berikutnya. Di toko jika ada peserta yg mau minta ttd, dikasih. Petugas toko mengatur antrian, semua pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dulu.

2. Saya juga sudah jalan2 wisata. Sy sudah ke Jatim Park 3, lihat dinosaurus di sana. Saya sudah menikmati senja di penyeberangan Bakauheni-Merak. Ketemu dgn wisatawan lain yg bandel, ingatkan. Mereka keras kepala, lapor petugas wisata. Petugas wisatanya cuek, baiklah, lupakan sj, toh sy sudah ingatkan. Cukup. 

3. Saya sudah makan di luar, nge-mol, nonton di bioskop. Nonton Godzilla vs King Kong, nonton Raya The Last Dragon. Sama, pakai masker, jaga jarak, dll. Ada penonton yg bandel, itu biasa. Syukur2 petugas bioskopnya mau disiplin. Tapi sudahlah, sy telah berdamai dgn corona. Mau apa lagi.

Saya yakin, sebagian besar penduduk NKRI ini sudah berdamai dgn corona. Yang belum itu adalah: aparat yang masih sok galak, padahal selama ini sangat diskriminatif. Pejabat yang sok panik larang2 mudik, padahal keluarga dia, bahkan dia sendiri masih mondar-mandir kemana2 keluar kota. Hanya mereka saja yang masih drama sekarang. Padahal dulu, persis di momen paling kritis pandemi, mereka yg ngasih diskon tiket pesawat, bikin anggaran influencer biar wisata menggeliat, dll.

Sudahlah, bos. Pandemi itu telah setahun lebih. Kalau kamu mau rusuh, harusnya dulu, kayak China, 3 bulan pertama, seperti perang strateginya. Lihat, China adalah negara dgn pertumbuhan ekonomi positif tahun 2020, dan tahun 2021 ini sepertinya meroket 8% lebih. Itu baru definisi penanganan pandemi yg dahsyat. Dan itu sungguh meroket. Lah, sudah setahun, kamu baru drama, kalau mau betulan di test semua 250 juta penduduk NKRI, boleh jadi banyak sekali yg sudah say hello sama virus ini. Setahun gitu loh.

Kalian sudah berdamai dgn corona? Bagus. Mari kita berdamai saja. Toh, ini kadang lucu, sok ngatur2 orang lain, gaya sekali melarang2 orang lain, pada kenyataannya kamu sendiri yg cuek melanggar peraturan tsb. Mending sekarang kamu pikirkan sajalah itu utang BUMN karya yang totalnya 200 trilyun lebih. Coba cek di lapangan, ada berapa banyak sub-kontraktor yg belum dibayar? Kasihan anak-istri mereka, kasihan usaha mereka mampet. Bayar utangnya. Jangan ngulur2 waktu.

(By Tere Liye)

*fb

Back to Top