Momen hakim gemetar saat HRS teriak pengadilan akhirat: Ada yang aneh

Artikel Terbaru Lainnya :

Rocky Gerung 

KONTENISLAM.COM - Persidangan vonis Habib Rizieq Shihab ramai menjadi sorotan. Salah satunya adalah momen ketika hakim terlihat pucat pasi ketika eks imam besar FPI HRS meneriakkan sampai bertemu di pengadilan akhirat.

Momen ini belakangan tengah ramai dipergunjingkan netizen. Karena seolah hakim hanya sekadar moderator pesanan dari skenario sebenarnya.

Setidaknya analisa itu yang disampaikan Pengamat Politik Rocky Gerung. Kata Dosen Universitas Indonesia ini, dia heran dengan psikis dan mental hakim HRS yang seolah kelihatan terganggu di saat persidangan digelar.

“Salah satunya menyuruh HRS untuk ajukan grasi ke Presiden Jokowi. Kenapa belum inkrah nyuruh grasi. Kalau dalam teori drama, ini terlihat jelas ada psikologi di bawah sadar hakim yang tiba-tiba terucap. Seolah-olah hakim sudah ingin menyudahi proses persidangan,” kata Rocky di saluran Youtube-nya, dikutip Jumat 25 Juni 2021.

Hal yang menjadi perhatian selanjutnya adalah momen pucat pasi hakim ketika HRS meneriakkan sampai bertemu di pengadilan akhirat. Rocky menduga sang hakim sadar kalau orang yang divonisnya tak main-main, bergelar habib dan mengerti akibat-akibat perbuatan dunia.

Hakim HRS bergetar

Dari sana, Rocky membaca bagaimana rapuhnya psikologi hakim. Dia memaklumi pucatnya hakim karena sebagai muslim tentu bergetar mendengar demikian. Apalagi diucapkan dari mulut seorang habib.

“Wajah hakim pucat pasi seperti calon jenazah, wajar dia muslim, dan mungkin paham apa yang diucapkan habib dengan konsekuensi akhirat. Yang awalnya hakim gagah, begitu dengar soal akhirat berubah,” katanya lagi.

Rocky juga mengungkap kejanggalan lain dari psikis hakim HRS. Ini terlihat ketika dia juga menawarkan pengampunan hukuman dari presiden alias grasi kepada dua orang lain selain HRS.

Padahal vonis hukumannya hanya 1 tahun penjara. Sementara grasi hanya berlaku pada seseorang yang divonis hukuman di atas 2 tahun.

“Ini ngaco, seolah dia pengen buru-buru lepas dari persidangan ini. Ini kekacauan, kegelisahan dari hakim. Suupaya tugas dia buru-buru selesai. Sampai istilah grasi pun enggak lagi dia ngerti.”[hops]



from Konten Islam https://ift.tt/3hbA961
via IFTTT
Back to Top