Demokrat Bertanya, Fitnah Wamen Budi Arie Sikap Resmi Kemendes Atau Negara?

Artikel Terbaru Lainnya :

Demokrat Bertanya, Fitnah Wamen Budi Arie Sikap Resmi Kemendes Atau Negara? 

KONTENISLAM.COM - Partai Demokrat mulai merasa geram dengan sikap diam yang dilakukan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi usai mengunggah poster yang dirasa menyinggung partai mereka.

Poster yang dimaksud adalah postingan sebuah gambar yang diunggah oleh Wamendes, Budi Arie Setiadi di akun media sosial. Gambar itu memperlihatkan sebuah tulisan dan karikatur. Tulisannya adalah "Pakai Tangan Adik-adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya #Bongkarbiangrusuh".

Sedangkan karikatur yang ada pada gambar itu memperlihatkan sebuah telapak tangan dan dijarinya ada sebuah karikatur orang yang di kepalanya ada sebuah kursi, seseorang memegang uang, dua orang menggunakan baju warna merah dan biru tengah bergelut, dan pada jari kelingking bergambar orang yang menggunakan baju kusam.

Di sela-sela jari itu, terdapat sebuah tulisan. Yaitu, DE-MO-K-RA-SI, akan tetapi, pada huruf SI ditutupi oleh huruf T.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan kini meminta Jurubicara Kementerian Desa atau menterinya untuk memberikan klarifikasi terhadap postingan yang dianggap sebuah fitnah.

"Karena Wamendes masih diam, saya minta Jubir Kemendes atau Menteri Desa bisa bantu jawab pertanyaan saya bersama jutaan kader, konstituen serta pemilih Partai Demokrat. Apakah fitnah ini merupakan sikap resmi dari Kemendes atau negara?" ujar Ossy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/7).

Staf Pribadi Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini meminta langsung kepada Wamendes Budi Arie untuk memberikan penjelasan dan motif atas mengunggah postingan yang dianggap menebar fitnah terhadap Partai Demokrat.

"Kalau Wamendes memang laki tulen, coba yang bersangkutan jelaskan apa maksud dan motifnya menebar fitnah terhadap partai demokrat," kata Ossy sebelumnya.(RMOL)



from Konten Islam https://ift.tt/3y5zVV1
via IFTTT
Back to Top