Mahasiswa Ingatkan Potensi Gelombang Aksi Masa Rongrong Jokowi: Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja!

Artikel Terbaru Lainnya :

Mahasiswa Ingatkan Potensi Gelombang Aksi Masa Rongrong Jokowi: Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja! 

KONTENISLAM.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan mengubah menjadi PPKM Level 4.

Hal tersebut dianggap dianggap sebagai langkah gagap pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya, PPKM Darurat belum mampu mengendalikan pandemi Covid-19, malah justru kian meningkat.

Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 hingga Kamis, 22 Juli 2021, menunjukkan, ada penambahan 49.509 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini terdapat 3.033.339 kasus sejak 2 Maret 2020.

"Di situasi krisis yang dahsyat ini pemerintah masih percaya diri dengan PPKM sebagai kebijakan yang mampu menekan laju Covid-19, kebijakan yang justru meniadakan harapan masyarakat untuk bisa bebas dari pandemi," ujar Ketua Bidang Pemberdayaan Umat Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Ali Zakiyudfin dalam keterangannya, Kamis, 22 Juli 2021.

Di tengah pembatasan kegiatan, ia menyatakan, kondisi ekonomi masyarakat kian tak menentu.

Perpanjangan PPKM ini pun dikhawatirkan akan makin mengikis kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo dalam menangani pandemi.

"Kami mengamati telah terjadi beberapa aksi protes masyarakat yang menolak untuk diberlakukan kembali PPKM di beberapa wilayah. Artinya ada potensi gelombang aksi masa yang sedikit banyak akan merugikan posisi politik Presiden Joko Widodo," ujarnya.

Terlebih, kebijakan PPKM yang serba ambigu ini diperparah dengan penerbitan beberapa kebijakan yang menimbulkan kegaduhan publik, seperti Peraturan Presiden tentang Statuta Rektor Universitas Indonesia.

"Bangsa ini harus memilih jalan keluarnya sendiri jika negara terbukti gagal dan alpa dalam setiap kebijakannya. Sudah terlalu banyak yang menjadi tumbal dari kebijakan PPKM," sesalnya.

Namun kebijakan kini sudah terlanjut dibuat. Oleh karenanya, PB HMI mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan menghargai imbauan pemerintah untuk taat protokol kesehatan dan menghindari aktivitas di luar rumah.

"Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Masyarakat mungkin akan kehilangan kesabaran, tapi kita harus saling bergotong-royong melewati masa sulit ini," tandasnya.

Pengamat Ekonomi Ichsanuddin Noorsy pun mengingatkan perihal tersebut. Aksi gelombang ketidakpuasan masyarakat terhadap langkah pemerintahan Jokowi mulai terjadi di sejumlah daerah.

Menurutnya, jika hal tersebut tidak ditangani dengan baik maka aksi protes di sejumlah daerah bisa mulai membesar.

"Ya kita belajar dari aksi tahun 1998, dimulai dari Timur, terus ke Surabaya dan terus mengalir hingga terakhir di Trisakti," ujarnya. [pikiran-rakyat]



from Konten Islam https://ift.tt/3BuyyS3
via IFTTT
Back to Top